E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Anggaran|tambang|APBN|Investasi|sekolah|Kereta Api|KUR|Batu Bara|perlintasan sebidang|APBN 2025|Kerja Sama|Tailing
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Anggaran|tambang|APBN|Investasi|sekolah|Kereta Api|KUR|Batu Bara|perlintasan sebidang|APBN 2025|Kerja Sama|Tailing
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Anggaran|tambang|APBN|Investasi|sekolah|Kereta Api|KUR|Batu Bara|perlintasan sebidang|APBN 2025|Kerja Sama|Tailing
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Abdul Fikri: Kekurangan Siswa di SD Negeri Perlu Solusi Terintegrasi

Diterbitkan
Rabu, 15 Jul 2026 09.29 WIB
Bagikan:
Abdul Fikri: Kekurangan Siswa di SD Negeri Perlu Solusi Terintegrasi

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai fenomena sejumlah sekolah dasar (SD) negeri yang kekurangan peserta didik baru harus direspons melalui penataan sistem pendidikan nasional secara menyeluruh. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebagai masalah masing-masing sekolah, melainkan membutuhkan kebijakan yang terintegrasi antarseluruh jenjang dan penyelenggara pendidikan.

 

"Kalau ini memang harus bersama. Makanya perguruan tinggi, kemudian pendidikan dasar dan menengah, kemudian pendidikan prasekolah, saatnya untuk bersama-sama," ujar Fikri kepada Parlementaria di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Lihat Juga :

Andina Thresia: Kekurangan Prajurit di Korem 083 Perlu Solusi Nasional

Andina Thresia: Kekurangan Prajurit di Korem 083 Perlu Solusi Nasional

Soroti Perundungan di Pesantren, Fikri Faqih: Perlu Disikapi Serius, Regulasi Formal Tidak Efektif

Soroti Perundungan di Pesantren, Fikri Faqih: Perlu Disikapi Serius, Regulasi Formal Tidak Efektif

 

Politisi Fraksi PKS itu menjelaskan, seluruh penyelenggara pendidikan, baik negeri maupun swasta, perlu duduk bersama menyusun kebijakan yang saling terintegrasi. Ia menilai sudah saatnya paradigma pengelolaan pendidikan yang berjalan sendiri-sendiri ditinggalkan agar distribusi peserta didik dapat berlangsung lebih proporsional.

 

Fikri juga mengingatkan bahwa perubahan demografi Indonesia perlu menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pendidikan. Menurutnya, laju pertumbuhan penduduk yang mulai melambat menyebabkan jumlah anak usia sekolah tidak lagi bertambah secara signifikan, sehingga pemerintah perlu menyesuaikan perencanaan pendidikan dengan kondisi tersebut.

 

"Pertumbuhan jumlah penduduk juga kita sudah mulai melambat. Sehingga jumlah anak-anak kita semakin sedikit. Sementara usia harapan hidup semakin panjang. Ini harus kita sesuaikan dengan pendidikan. Pendidikan kita formatnya seperti apa," katanya.

 

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekolah yang mengalami kelebihan peminat, sementara di sisi lain ada sekolah yang hanya memperoleh sedikit peserta didik baru. Ketimpangan tersebut, menurutnya, menjadi indikator perlunya penataan distribusi peserta didik melalui kebijakan yang lebih terkoordinasi.

 

Lebih lanjut, Fikri menyoroti berbagai program pendidikan yang tengah dikembangkan pemerintah, seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda. Menurutnya, program-program tersebut harus menjadi pelengkap untuk memperluas akses pendidikan, tanpa mengurangi perhatian terhadap sekolah-sekolah yang telah lebih dahulu beroperasi.

 

"Yang existing juga harus diperhatikan sehingga jangan sampai nanti dianggap gara-gara ini kemudian tidak ada atau berkurang. Tidak. Mesti seluruhnya benar," tegasnya.

 

Selain itu, Fikri menilai implementasi putusan Mahkamah Konstitusi terkait pembiayaan pendidikan dasar, termasuk bagi sekolah swasta, memerlukan perencanaan yang matang. Pemerintah, ujarnya, perlu menyusun simulasi pembiayaan secara komprehensif agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara efektif tanpa menimbulkan persoalan baru.

 

Ia menegaskan, koordinasi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh penyelenggara pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan nasional yang adaptif terhadap perubahan demografi dan mampu menjamin pemerataan layanan pendidikan.

 

"Yang dibutuhkan sekarang adalah diskusi bersama. Jadi negeri, swasta, bahkan pendidikan keagamaan maupun yang dikelola kementerian lain harus dikoordinasikan agar sistem pendidikan nasional berjalan selaras," pungkasnya. (fa/ssb)

Berita terkait

Andina Thresia: Kekurangan Prajurit di Korem 083 Perlu Solusi Nasional
Politik dan Keamanan
Andina Thresia: Kekurangan Prajurit di Korem 083 Perlu Solusi Nasional
Soroti Perundungan di Pesantren, Fikri Faqih: Perlu Disikapi Serius, Regulasi Formal Tidak Efektif
Kesejahteraan Rakyat
Soroti Perundungan di Pesantren, Fikri Faqih: Perlu Disikapi Serius, Regulasi Formal Tidak Efektif
EBT Jadi Solusi Kekurangan Listrik di Lampung
Industri dan Pembangunan
EBT Jadi Solusi Kekurangan Listrik di Lampung
Tags:#sekolah#Peserta Didik
Sebelumnya

BAKN Soroti Tata Kelola Penyaluran KUR di Jawa Tengah agar Tepat Sasaran

Selanjutnya

Realisasi APBN 2025 Berjalan Baik, Penerimaan Negara 2026 Harus Terus Ditingkatkan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1008)
  • Industri dan Pembangunan(3508)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3519)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4290)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|Anggaran|tambang|APBN|Investasi|sekolah|Kereta Api|KUR|Batu Bara|perlintasan sebidang|APBN 2025|Kerja Sama|Tailing
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 63%
Angin: 10 km/h