E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Statistik|Transportasi|Infrastruktur|Sensus Ekonomi|Desa|karhutla|Batam|Desa Wisata Mandiri|Desa Wisata Cibiru Wetan|APBN|Investasi|Ekonomi|Bansos
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Statistik|Transportasi|Infrastruktur|Sensus Ekonomi|Desa|karhutla|Batam|Desa Wisata Mandiri|Desa Wisata Cibiru Wetan|APBN|Investasi|Ekonomi|Bansos
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Statistik|Transportasi|Infrastruktur|Sensus Ekonomi|Desa|karhutla|Batam|Desa Wisata Mandiri|Desa Wisata Cibiru Wetan|APBN|Investasi|Ekonomi|Bansos
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Legislator Dorong BVet Banjarbaru Jadi Garda Terdepan Cegah Wabah Penyakit Hewan

Diterbitkan
Minggu, 5 Jul 2026 17.15 WIB
Bagikan:
Legislator Dorong BVet Banjarbaru Jadi Garda Terdepan Cegah Wabah Penyakit Hewan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di BVet Banjarbaru, Kalimantan Selatan.|Foto: TRA/Mahendra

PARLEMENTARIA, Banjarbaru - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto menegaskan pentingnya optimalisasi peran (BVet) Balai Veteriner Banjarbaru sebagai pusat laboratorium kesehatan hewan yang melayani seluruh Pulau Kalimantan dan menjadi garda terdepan cegah wabah penyakit hewan. 

 

Menurut Panggah, keberadaan laboratorium dengan fasilitas modern menjadi modal penting dalam memperkuat sistem pengawasan kesehatan hewan nasional, terutama untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), antraks, maupun penyakit strategis lainnya.

Lihat Juga :

Rieke Ingatkan Peran Imigrasi Jadi Garda Terdepan Cegah TPPO

Rieke Ingatkan Peran Imigrasi Jadi Garda Terdepan Cegah TPPO

Hari Antikorupsi Sedunia, Puan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Lawan Korupsi

Hari Antikorupsi Sedunia, Puan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Lawan Korupsi

 

"Kami melihat laboratorium veteriner ini merupakan pusat laboratorium yang melayani seluruh Pulau Kalimantan untuk pemeriksaan kesehatan ternak, khususnya sapi dan domba. Tadi saya melihat gudangnya baru dibangun pada 2024, kemudian fasilitas laboratoriumnya juga baru dan cukup lengkap. Harapan kami tentu fasilitas ini bisa efektif menjadi pusat laboratorium kesehatan hewan di Kalimantan," ujar Panggah kepada Parlementaria dalam rangkaian Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di BVet Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026).

 

Keberadaan laboratorium yang representatif, lanjutnya, menjadi investasi penting dalam upaya pencegahan penyakit hewan. Menurutnya, penanganan penyakit akan jauh lebih efektif jika dilakukan melalui deteksi dini dibandingkan setelah wabah meluas.

 

"Kalau kita sudah terkena persoalan seperti PMK, tentu akan membutuhkan waktu yang panjang untuk membersihkan wilayah dari virus yang sudah terlanjur menyebar. Karena itu saya kira laboratorium ini menjadi sangat penting ke depan sebagai instrumen pencegahan, sehingga kita tidak lagi bertindak setelah penyakit telanjur beredar," jelas politisi frapksi Partai Golkar itu.

 

Panggah menambahkan, penyakit seperti PMK dan antraks merupakan ancaman yang kerap muncul berulang sehingga kesiapan infrastruktur laboratorium harus terus diperkuat. Namun demikian, menurutnya pembangunan fisik saja belum cukup apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

 

"Dengan kelengkapan laboratorium dan infrastruktur yang dimiliki untuk melayani seluruh Pulau Kalimantan, tentu SDM-nya juga harus dipersiapkan. Ini menjadi bagian dari optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia dan harus menjadi perhatian bersama," ungkapnya.

 

Disamping penguatan laboratorium, Komisi IV DPR RI juga menaruh perhatian terhadap keberadaan penyuluh pertanian dan peternakan sebagai ujung tombak pembangunan sektor pangan di lapangan. Panggah menilai dengan adanya kebijakan pengalihan pembinaan penyuluh ke pemerintah pusat merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas layanan penyuluhan kepada masyarakat.

 

"Para penyuluh memang menjadi ujung tombak, tidak hanya di bidang peternakan tetapi juga pertanian. Dengan pembinaan yang kini berada di pemerintah pusat, saya kira ini merupakan perubahan yang cukup signifikan. Apalagi dengan dukungan kesejahteraan yang semakin baik, tentu akan menarik minat generasi muda untuk menjadi penyuluh," ujarnya.

 

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan jumlah penyuluh harus dibarengi dengan penguatan kompetensi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah.

 

"Tentu mereka harus dibekali pengetahuan dan teknologi terbaru, karena teknologi pertanian maupun peternakan terus berkembang. Perlu adanya pembaruan kapasitas secara berkala agar para penyuluh mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menyampaikan inovasi tersebut kepada para petani maupun peternak," pungkas Panggah. (tra/we)

Berita terkait

Rieke Ingatkan Peran Imigrasi Jadi Garda Terdepan Cegah TPPO
Politik dan Keamanan
Rieke Ingatkan Peran Imigrasi Jadi Garda Terdepan Cegah TPPO
Hari Antikorupsi Sedunia, Puan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Lawan Korupsi
Kesejahteraan Rakyat
Hari Antikorupsi Sedunia, Puan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Lawan Korupsi
Komisi IV Dorong Penguatan Karantina Kepri Garda Terdepan Keamanan Pangan
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dorong Penguatan Karantina Kepri Garda Terdepan Keamanan Pangan
Tags:#Penyakit Mulut dan Kuku#Kesehatan Hewan
Sebelumnya

Lihat Hutan 'Bopeng' dari Udara, Legislator Soroti Dampak Pertambangan

Selanjutnya

Legislator Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026, Demi Kebijakan Tepat Sasaran

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(969)
  • Industri dan Pembangunan(3417)
  • Isu Lainnya(1026)
  • Kesejahteraan Rakyat(3404)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4161)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Statistik|Transportasi|Infrastruktur|Sensus Ekonomi|Desa|karhutla|Batam|Desa Wisata Mandiri|Desa Wisata Cibiru Wetan|APBN|Investasi|Ekonomi|Bansos
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 56%
Angin: 12 km/h