E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Kasus Dokter di NTT Jadi Alarm Penting Perlindungan Tenaga Kesehatan

Diterbitkan
Rabu, 1 Jul 2026 23.11 WIB
Bagikan:
Kasus Dokter di NTT Jadi Alarm Penting Perlindungan Tenaga Kesehatan

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher, saat ditemui Parlementaria di Jakarta.|Foto: Yohanes/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menegaskan perlindungan terhadap tenaga kesehatan harus diperkuat, menanggapi meninggalnya seorang dokter muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga mengalami tekanan psikologis setelah insiden saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).


Menurutnya, kasus tersebut menjadi pengingat bahwa tenaga kesehatan membutuhkan lingkungan kerja yang aman, bebas dari intimidasi, serta didukung layanan kesehatan jiwa yang memadai. 


Netty menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dr. Eliza Princila atau dr. Icha dan berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara objektif sehingga penyebab peristiwa tersebut dapat terungkap secara jelas.

Lihat Juga :

Lita Machfud Arifin: Kasus Begal Brutal Pelajar di Palembang Jadi Alarm Perlindungan Anak

Lita Machfud Arifin: Kasus Begal Brutal Pelajar di Palembang Jadi Alarm Perlindungan Anak

Netty: Perlindungan Tenaga Kesehatan Harus Diperkuat Secara Komprehensif

Netty: Perlindungan Tenaga Kesehatan Harus Diperkuat Secara Komprehensif


“Pertama-tama saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Kita semua berharap proses penyelidikan dapat berjalan secara objektif sehingga penyebab peristiwa ini menjadi terang," ujarnya kepada Parlementaria di Jakarta, Rabu (1/7/2026).


Menurut Netty, terlepas dari proses hukum yang masih berlangsung, peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan dokter dan tenaga kesehatan bekerja berdasarkan standar profesi dan pertimbangan medis sehingga harus terbebas dari segala bentuk intimidasi maupun intervensi saat memberikan pelayanan.


"Tenaga kesehatan membutuhkan lingkungan kerja yang aman agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Tidak boleh ada tindakan yang membuat mereka merasa tertekan dalam menjalankan profesinya," tegas politisi PKS tersebut. 


Netty menilai perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik dan hukum, tetapi juga kesehatan jiwa. Menurutnya, beban kerja yang tinggi dan tekanan emosional yang dihadapi tenaga kesehatan harus direspons melalui sistem dukungan yang lebih kuat.


"Kesehatan mental tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius. Mereka menghadapi beban kerja tinggi, tekanan emosional, bahkan dalam situasi tertentu berhadapan dengan konflik di lapangan. Negara harus memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang memadai," jelasnya.


Ia mengungkapkan isu perlindungan tenaga kesehatan juga telah menjadi perhatian Komisi IX DPR RI dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan. Salah satu dorongan yang disampaikan Komisi IX adalah perlunya skrining kesehatan jiwa secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap masalah kesehatan mental tenaga kesehatan dan tenaga medis.


"Kami mendorong Kementerian Kesehatan segera melakukan skrining kesehatan jiwa secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap masalah kesehatan mental tenaga kesehatan dan tenaga medis. Jangan menunggu setelah terjadi tragedi baru kita bertindak," ujarnya.


Selain itu, Netty meminta Kementerian Kesehatan menyusun program dukungan psikologis yang komprehensif bagi tenaga kesehatan, tenaga medis, serta peserta pendidikan klinis, termasuk peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan dokter residen, terutama yang bertugas di unit-unit dengan tingkat tekanan tinggi seperti IGD, ICU, lokasi bencana, maupun daerah konflik.


"Mereka adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang setiap hari menghadapi tekanan luar biasa. Negara wajib memastikan mereka memiliki sistem dukungan yang kuat, baik dari sisi kesehatan mental maupun perlindungan saat menjalankan tugas," katanya.


Lebih lanjut, Netty juga meminta setiap rumah sakit memiliki mekanisme perlindungan yang jelas terhadap tenaga kesehatan apabila menghadapi intimidasi, ancaman, maupun konflik saat memberikan pelayanan kepada pasien.


"Rumah sakit tidak boleh membiarkan tenaga kesehatannya menghadapi tekanan seorang diri. Harus ada sistem perlindungan, pendampingan, dan pelaporan yang jelas sehingga mereka dapat bekerja secara profesional dan aman," pungkasnya. (als/ssb)

Berita terkait

Lita Machfud Arifin: Kasus Begal Brutal Pelajar di Palembang Jadi Alarm Perlindungan Anak
Kesejahteraan Rakyat
Lita Machfud Arifin: Kasus Begal Brutal Pelajar di Palembang Jadi Alarm Perlindungan Anak
Netty: Perlindungan Tenaga Kesehatan Harus Diperkuat Secara Komprehensif
Kesejahteraan Rakyat
Netty: Perlindungan Tenaga Kesehatan Harus Diperkuat Secara Komprehensif
Edy Wuryanto Dorong Penguatan Layanan Kesehatan NTT dan Perlindungan Pekerja Informal
Kesejahteraan Rakyat
Edy Wuryanto Dorong Penguatan Layanan Kesehatan NTT dan Perlindungan Pekerja Informal
Tags:#dokter
Sebelumnya

Anggaran Perawatan Jalan Hanya Cukup 2 Bulan, Legislator Soroti Dampak Ekonomi dan Risiko Kecelakaan

Selanjutnya

Tak Cukup Ganti Logo, Eko Hendro Purnomo Desak Perumnas Bangun Identitas Baru

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1071)
  • Industri dan Pembangunan(3736)
  • Isu Lainnya(1058)
  • Kesejahteraan Rakyat(3723)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4612)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Rapat Paripurna DPR RI
Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Guru|Sensus Ekonomi|RUU Migas|RAPBN 2027|Dosen|Kesejahteraan Guru|kesejahteraan dosen|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|NTB|hakim agung|hakim adhoc
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h