E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 79%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 79%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 79%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Harga Gabah Naik di Atas HAP, Riyono Sebut Hasilnya Lampaui Target Pemerintah

Diterbitkan
Selasa, 30 Jun 2026 15.23 WIB
Bagikan:
Harga Gabah Naik di Atas HAP, Riyono Sebut Hasilnya Lampaui Target Pemerintah

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono, saat melakukan Kunjungan Dapil di Ngawi, Jawa Timur.|Foto: Ist/Karisma

PARLEMENTARIA, Ngawi - Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani di Kabupaten Ngawi tercatat mencapai Rp7.700 per kilogram atau sekitar 19 persen di atas harga acuan pembelian pemerintah (HAP). Temuan tersebut diperoleh Anggota Komisi IV DPR RI Riyono saat melakukan pengawasan langsung ke lokasi panen di Desa Pacing, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk memastikan implementasi kebijakan harga gabah benar-benar dirasakan oleh petani.

 

Menurut Riyono, harga GKP di tingkat petani harus mengacu pada ketentuan dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang dijabarkan melalui Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 14 Tahun 2025. Regulasi tersebut menetapkan harga acuan pembelian pemerintah (HAP) sebesar Rp6.500 per kilogram dengan syarat kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen.

Lihat Juga :

Menkeu: DPR Apresiasi Capaian Penerimaan Pajak Pemerintah Lampaui Target di 2024

Menkeu: DPR Apresiasi Capaian Penerimaan Pajak Pemerintah Lampaui Target di 2024

Soroti Harga Gabah Naik, Sadarestuwati: Stok Bulog Jangan Hanya Ditumpuk

Soroti Harga Gabah Naik, Sadarestuwati: Stok Bulog Jangan Hanya Ditumpuk

 

"Pengawasan kebijakan ini harus dikawal hingga ke tingkat paling bawah, yaitu sawah dan petani. Laporan pemerintah perlu diverifikasi langsung oleh legislatif tanpa perantara," ujar Riyono dalam keterangannya saat melakukan Kunjungan Dapil di Ngawi, Jawa Timur, Selasa (30/6/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Ia berdialog langsung dengan petani dan pedagang yang membeli gabah di sawah untuk memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan. Dari hasil pemantauan, Riyono menemukan harga GKP di tingkat petani mencapai Rp7.700 per kilogram. Berdasarkan pengamatan langsung, kualitas gabah memenuhi syarat dengan kadar air di bawah 25 persen. Ia juga berdiskusi dengan pedagang yang membeli gabah untuk kemudian memasoknya ke Bulog.

 

"Hasil dialog dengan petani dan pedagang menunjukkan harga GKP sudah jauh melampaui HAP sebesar Rp6.500 per kilogram. Bahkan kenaikannya lebih dari 19 persen, sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani," kata Politisi Fraksi PKS ini.

 

Ia menjelaskan, dengan harga Rp7.700 per kilogram dan produktivitas sekitar 7 ton per hektare, petani berpotensi memperoleh pendapatan kotor sekitar Rp53,9 juta per hektare. Setelah dikurangi biaya produksi yang diperkirakan mencapai Rp30 juta per hektare, petani masih dapat meraih keuntungan sekitar Rp23 juta untuk satu musim tanam atau sekitar tiga bulan.

 

"Petani saat ini menikmati harga gabah yang sangat baik. Kondisi ini membuat mereka lebih sejahtera dan semakin bangga menjalani profesi sebagai petani karena hasil panennya mampu memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk biaya pendidikan anak," tutup Legislator Dapil Jawa Timur VII ini. (we)

Berita terkait

Menkeu: DPR Apresiasi Capaian Penerimaan Pajak Pemerintah Lampaui Target di 2024
Ekonomi dan Keuangan
Menkeu: DPR Apresiasi Capaian Penerimaan Pajak Pemerintah Lampaui Target di 2024
Soroti Harga Gabah Naik, Sadarestuwati: Stok Bulog Jangan Hanya Ditumpuk
Industri dan Pembangunan
Soroti Harga Gabah Naik, Sadarestuwati: Stok Bulog Jangan Hanya Ditumpuk
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Harus Jelaskan Formula dan Dasar Perhitungan secara Transparan
Industri dan Pembangunan
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Harus Jelaskan Formula dan Dasar Perhitungan secara Transparan
Tags:#Gabah Kering Panen#GKP#Harga Acuan Pembelian Pemerintah#HAP
Sebelumnya

Paripurna DPR Sahkan Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony

Selanjutnya

Hak Plasma Masyarakat Tak Boleh Lagi Tertunda, BAM Siap Kawal Hingga Tuntas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1068)
  • Industri dan Pembangunan(3726)
  • Isu Lainnya(1058)
  • Kesejahteraan Rakyat(3715)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4599)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Rapat Paripurna DPR RI
Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|APBN|Ekonomi|RUU Perampasan Aset|miras|EBT|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 79%
Angin: 2 km/h