E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Garut|Komisi XIII|Komisi IX|industri|literasi|BPJS Ketenagakerjaan|RUU Masyarakat Adat|SDM|Hukum|sekolah|pengangguran|pertumbuhan ekonomi|Penerbangan
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Garut|Komisi XIII|Komisi IX|industri|literasi|BPJS Ketenagakerjaan|RUU Masyarakat Adat|SDM|Hukum|sekolah|pengangguran|pertumbuhan ekonomi|Penerbangan
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Garut|Komisi XIII|Komisi IX|industri|literasi|BPJS Ketenagakerjaan|RUU Masyarakat Adat|SDM|Hukum|sekolah|pengangguran|pertumbuhan ekonomi|Penerbangan
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Pendidikan dan Keteladanan Pemimpin, Kunci Salatiga Rawat Predikat Kota Toleran

Diterbitkan
Selasa, 23 Jun 2026 08.06 WIB
Bagikan:
Pendidikan dan Keteladanan Pemimpin, Kunci Salatiga Rawat Predikat Kota Toleran

Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Muh Haris di sela-sela Kunjungan Kerja BAM DPR RI di Salatiga.|Foto : Aar/Andri

PARLEMENTARIA, Salatiga — Anggota Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Muh Haris, menggarisbawahi bahwa kesuksesan Salatiga dalam merawat harmoni sosial tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh fondasi karakter yang kuat melalui sektor pendidikan sejak usia dini. Menurutnya, internalisasi nilai-nilai inklusif di sekolah dasar menjadi modal utama warga untuk saling menghargai perbedaan.


"Pembelajaran dari kecil dari SD itu saya kira sangat penting. Jadi pendidikan toleransi itu memang harus diajarkan dari sekolah dasar menjadi basis sehingga anak-anak itu dari kecil sudah punya semangat toleransi, semangat menghargai terhadap keyakinan yang dipeluk oleh pihak yang lain. Lewat pendidikan inilah seperti yang sekarang ada di Salatiga," ujar Muh Haris di sela-sela Kunjungan Kerja BAM DPR RI di Salatiga, Minggu (21/6/2026).


Selain faktor pendidikan, mantan Wakil Walikota Salatiga dua periode ini menjelaskan bahwa manajemen konflik yang efektif di tingkat bawah sangat dipengaruhi oleh teori keteladanan para pemimpinnya (top-down). Sinergi dan keakuran di tingkat elit kelembagaan daerah dinilai otomatis menetes dan dicontoh oleh seluruh lapisan masyarakat di akar rumput.

Lihat Juga :

Kerukunan dan Toleransi Jadi Kunci Dongkrak IPM Salatiga

Kerukunan dan Toleransi Jadi Kunci Dongkrak IPM Salatiga

80 Persen Ruang Belajar Berkategori Baik, Apresiasi Kinerja Pendidikan Kota Salatiga

80 Persen Ruang Belajar Berkategori Baik, Apresiasi Kinerja Pendidikan Kota Salatiga


"Antar eksekutif, legislatif, kemudian tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat tetap perlu bersinergi karena yang ada di masyarakat itu mengikuti contohnya. Contohnya adalah bahwa walikota, wakil walikota, ketua DPRD, kapolres, dandim, pengadilan negeri, kejaksaan negeri itu akur, rukun, maka nanti pada akhirnya akan menetes ke bawah. Ini saya kira menjadi kunci penting agar situasi kota toleran se-Indonesia itu bisa yang kesembilan kali pada tahun 2027 bisa diraih kembali ketika kondisi elit itu terjaga dengan baik," kata Legislator Dapil Jawa Tengah I tersebut.


Lebih lanjut, Muh Haris meluruskan bahwa predikat mentereng yang disandang Salatiga didasarkan pada penilaian objektif oleh lembaga formal yang sah secara hukum, bukan sekadar klaim sepihak. Data riil di lapangan dipadukan dengan evaluasi terhadap regulasi daerah yang diterbitkan.


"Itu riset yang dilakukan oleh Kementerian Agama Pusat kerja sama dengan Yayasan Setara Institute. Risetnya melalui turun langsung ke bawah, ke lapangan, lalu kemudian melihat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, adakah yang kira-kira mencederai semangat toleransi itu, adakah yang tidak cenderung kepada semangat toleransi. Jadi itu ditinjau dari berbagai aspek dilakukan oleh institusi yang formal, yang resmi, yang diakui legitimasinya oleh negara," pungkasnya.


Melalui penyerapan aspirasi ini, BAM mendorong agar pola pendekatan edukasi berbasis toleransi serta keharmonisan para pemimpin di Salatiga dapat diformulasikan menjadi rekomendasi kebijakan nasional agar bisa direplikasi oleh berbagai kabupaten dan kota lain di Indonesia. (aar/aha)

Berita terkait

Kerukunan dan Toleransi Jadi Kunci Dongkrak IPM Salatiga
Kesejahteraan Rakyat
Kerukunan dan Toleransi Jadi Kunci Dongkrak IPM Salatiga
80 Persen Ruang Belajar Berkategori Baik, Apresiasi Kinerja Pendidikan Kota Salatiga
Kesejahteraan Rakyat
80 Persen Ruang Belajar Berkategori Baik, Apresiasi Kinerja Pendidikan Kota Salatiga
Integrasi Pariwisata dan Pendidikan Kunci Pengembangan Destinasi di Kawasan Timur Indonesia
Kesejahteraan Rakyat
Integrasi Pariwisata dan Pendidikan Kunci Pengembangan Destinasi di Kawasan Timur Indonesia
Sebelumnya

Sokong Anggaran Taman Wisata Religi Salatiga, BAM Siap Ketuk Pintu Pemerintah Pusat

Selanjutnya

Banggar Wajibkan Seluruh Kemenko Susun KPI Ketat untuk APBN 2027

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3681)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3685)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4547)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Garut|Komisi XIII|Komisi IX|industri|literasi|BPJS Ketenagakerjaan|RUU Masyarakat Adat|SDM|Hukum|sekolah|pengangguran|pertumbuhan ekonomi|Penerbangan
Jakarta:
Berawan sebagian
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 15 km/h