E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pelabuhan Cirebon|Pelabuhan Patimban|Pelabuhan|listrik|Kopdes Merah Putih|Koperasi|Pasar|Kesehatan|PERTAMINA|Logistik|energi|RUU Satu Data|minyak
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pelabuhan Cirebon|Pelabuhan Patimban|Pelabuhan|listrik|Kopdes Merah Putih|Koperasi|Pasar|Kesehatan|PERTAMINA|Logistik|energi|RUU Satu Data|minyak
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pelabuhan Cirebon|Pelabuhan Patimban|Pelabuhan|listrik|Kopdes Merah Putih|Koperasi|Pasar|Kesehatan|PERTAMINA|Logistik|energi|RUU Satu Data|minyak
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Dari Desa ke Pasar, Legislator Dorong Koperasi Kuasai Rantai Nilai Pangan

Diterbitkan
Jumat, 19 Jun 2026 14.31 WIB
Bagikan:
Dari Desa ke Pasar, Legislator Dorong Koperasi Kuasai Rantai Nilai Pangan

Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Provinsi Bali.|Foto: Gys/Karisma

PARLEMENTARIA, Denpasar – Peran koperasi sebagai penggerak hilirisasi pangan perlu diperkuat melalui penegasan fungsi, peran, dan posisinya dalam rantai produksi hingga distribusi. Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Provinsi Bali, Kamis (18/6/2026).

 

Menurut Kesuma Kelakan, koperasi harus ditempatkan sebagai simpul utama ekonomi kerakyatan yang tidak hanya menghimpun hasil produksi masyarakat, tetapi juga mengelola proses pengolahan dan memperkuat akses pasar bagi para pelaku usaha di desa dan kelurahan.

Lihat Juga :

Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina

Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina

Komisi IV Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dari Hulu ke Hilir: Karantina Didorong, Cadangan Daerah Diperkuat

Komisi IV Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dari Hulu ke Hilir: Karantina Didorong, Cadangan Daerah Diperkuat

 

“Pertama, koperasi harus berfungsi sebagai agregator atau penghimpun produksi rakyat. Kedua, koperasi harus berperan dalam industri pengolahan di desa dan kelurahan. Ketiga, koperasi juga harus diperkuat dalam distribusi dan pemasaran hasil produksi masyarakat,” kata Kesuma Kelakan kepada Parlementaria usai pertemuan di Denpasar, Bali.

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut menjelaskan, untuk memperkuat pemasaran produk masyarakat, koperasi perlu diarahkan menjalin kerja sama dengan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui skema off-taker. Dengan demikian, hasil produksi masyarakat memiliki kepastian pasar dan dapat diserap secara berkelanjutan.

 

Selain itu, ia menekankan pentingnya kepemilikan alat produksi oleh koperasi. Menurutnya, aset strategis seperti lahan, bangunan, mesin produksi, hingga modal usaha harus berada di bawah kendali koperasi agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

“Jangan sampai alat produksi dimiliki pemilik modal. Kalau itu terjadi, koperasi hanya akan menjadi buruh dari pemilik modal. Kita tidak ingin koperasi justru menjadi alat yang dimanfaatkan untuk menghisap ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Kesuma Kelakan juga mendorong agar koperasi diberi peran strategis sebagai penyalur berbagai kebutuhan bersubsidi, seperti pupuk, benih, hingga energi. Menurutnya, koperasi merupakan lembaga yang paling memahami kebutuhan masyarakat di wilayahnya sehingga distribusi bantuan dan subsidi dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

 

“Koperasi harus diperankan sebagai penyalur utama barang-barang subsidi karena mereka yang mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat di daerahnya. Dengan begitu, distribusi bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

 

Ia mengingatkan agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai outlet penjualan produk milik perusahaan besar. Jika hal tersebut terjadi, koperasi berpotensi bersaing langsung dengan pelaku usaha kecil yang telah lebih dahulu menjalankan usaha di desa.

 

Karena itu, ia meminta pemerintah memperjelas arah kebijakan dan mandat koperasi agar keberadaannya benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar perpanjangan rantai distribusi usaha besar.

 

“Kalau fungsi dan perannya diperjelas sebagai penghimpun produksi, pengolah hasil, penghubung pasar, dan penyalur kebutuhan masyarakat, maka koperasi akan mampu menjadi motor penggerak hilirisasi pangan sekaligus memperkuat ekonomi desa,” pungkas Legislator Dapil Bali tersebut. (gys/we)  

Berita terkait

Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina
Komisi IV Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dari Hulu ke Hilir: Karantina Didorong, Cadangan Daerah Diperkuat
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dari Hulu ke Hilir: Karantina Didorong, Cadangan Daerah Diperkuat
Tidak Cukup Operasi di Lapangan, Rembesnya Gula Rafinasi ke Pasar Konsumsi Harus Diselesaikan dari Hulu
Industri dan Pembangunan
Tidak Cukup Operasi di Lapangan, Rembesnya Gula Rafinasi ke Pasar Konsumsi Harus Diselesaikan dari Hulu
Tags:#Kopdes Merah Putih#Desa#Koperasi#Pasar
Sebelumnya

Pelabuhan Cirebon Dinilai Masih Vital, Roberth Rouw Dorong Penguatan Konektivitas Logistik

Selanjutnya

Dukung Percepatan JLTS, Syaiful Huda: Buka Akses Baru Kawasan Wisata Kuningan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(889)
  • Industri dan Pembangunan(3264)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3993)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pelabuhan Cirebon|Pelabuhan Patimban|Pelabuhan|listrik|Kopdes Merah Putih|Koperasi|Pasar|Kesehatan|PERTAMINA|Logistik|energi|RUU Satu Data|minyak
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h