E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pajak|APBN|Aspirasi|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Kesehatan|Pemilu|layanan kesehatan|UMKM|Pancasila|sekolah
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 55%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pajak|APBN|Aspirasi|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Kesehatan|Pemilu|layanan kesehatan|UMKM|Pancasila|sekolah
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 55%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pajak|APBN|Aspirasi|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Kesehatan|Pemilu|layanan kesehatan|UMKM|Pancasila|sekolah
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 55%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Putra Nababan Usul Skema Penjaminan Khusus bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Diterbitkan
Rabu, 17 Jun 2026 09.29 WIB
Bagikan:
Putra Nababan Usul Skema Penjaminan Khusus bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan dalam Rapat Kerja dengan Menteri Ekonomi Kreatif terkait pembahasan RKA-KL dan RKP-KL Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Farhan/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan meminta Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif, khususnya melalui skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual (KI). Menurutnya, hingga saat ini banyak pelaku industri kreatif yang masih kesulitan memperoleh akses permodalan karena kekayaan intelektual belum diterima secara luas sebagai agunan kredit.

 

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menyoroti usulan tambahan anggaran Kementerian Ekonomi Kreatif sebesar Rp1,73 triliun, khususnya untuk program pengembangan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual. Ia menilai masih banyak kendala di lapangan karena sektor perbankan belum sepenuhnya menerima kekayaan intelektual sebagai jaminan kredit.

Lihat Juga :

Ledia Hanifa Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Miliki Keterampilan ‘Public Speaking’

Ledia Hanifa Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Miliki Keterampilan ‘Public Speaking’

Komisi VII Minta Kemenparekraf Fokus pada Daerah dan Pelaku Ekonomi Kreatif Akar Rumput

Komisi VII Minta Kemenparekraf Fokus pada Daerah dan Pelaku Ekonomi Kreatif Akar Rumput

 

“Faktanya, pelaku industri kreatif dengan karya dan kekayaan intelektual yang besar pun masih kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Ekonomi Kreatif terkait pembahasan RKA-KL dan RKP-KL Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

 

Karena itu, Putra mendorong adanya intervensi kebijakan yang lebih kuat, termasuk kemungkinan pembentukan skema penjaminan atau mekanisme khusus yang dapat mendukung pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional.

 

Selain itu, Putra juga menyoroti program aktivasi desa kreatif, kelurahan kreatif, dan ruang kreatif yang diusulkan kementerian. Ia mengusulkan agar program tersebut dikolaborasikan dengan konsep desa wisata dan kampung wisata sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan selaras dengan kondisi fiskal yang ada.

 

“Di tengah ruang fiskal yang terbatas, gagasan harus tetap berjalan. Karena itu perlu kolaborasi agar program-program kreatif ini tetap bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Sebagai langkah ke depan, Putra berharap Kementerian Ekonomi Kreatif dapat menyusun program yang lebih terukur dan berpihak pada pelaku industri kreatif, terutama dalam memperluas akses pembiayaan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.(dik)

Berita terkait

Ledia Hanifa Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Miliki Keterampilan ‘Public Speaking’
Isu Lainnya
Ledia Hanifa Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Miliki Keterampilan ‘Public Speaking’
Komisi VII Minta Kemenparekraf Fokus pada Daerah dan Pelaku Ekonomi Kreatif Akar Rumput
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Minta Kemenparekraf Fokus pada Daerah dan Pelaku Ekonomi Kreatif Akar Rumput
Harga Plastik Melonjak, Tekanan Berat bagi UMKM & Ekonomi Kreatif
Industri dan Pembangunan
Harga Plastik Melonjak, Tekanan Berat bagi UMKM & Ekonomi Kreatif
Tags:#Industri kreatif
Sebelumnya

Komisi X Menyetujui Proses Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony

Selanjutnya

Atasi Konflik Tenurial dan Tumpang Tindih Lahan, Revisi UU Kehutanan Perlu Libatkan ATR/BPN

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(883)
  • Industri dan Pembangunan(3236)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3242)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3947)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pajak|APBN|Aspirasi|Prolegnas|RUU Kehutanan|Perempuan|Kesehatan|Pemilu|layanan kesehatan|UMKM|Pancasila|sekolah
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 55%
Angin: 10 km/h