E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|APBN|BBM|layanan kesehatan|RUU Masyarakat Adat|TNI|Aspirasi|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|APBN|BBM|layanan kesehatan|RUU Masyarakat Adat|TNI|Aspirasi|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|APBN|BBM|layanan kesehatan|RUU Masyarakat Adat|TNI|Aspirasi|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV Serap Masukan Akademisi UNS untuk Penyempurnaan RUU Pangan

Diterbitkan
Minggu, 14 Jun 2026 16.33 WIB
Bagikan:
Komisi IV Serap Masukan Akademisi UNS untuk Penyempurnaan RUU Pangan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat kunjungan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah.|Foto : Dip/Andri

PARLEMENTARIA, Surakarta — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan pentingnya keterlibatan akademisi dalam penyusunan revisi Undang-Undang Pangan. Menurutnya, berbagai masukan dari kalangan pakar akan menjadi bahan penting untuk memperkuat substansi regulasi pangan yang tengah dibahas oleh Panitia Kerja (Panja) Pangan Komisi IV DPR RI.

 

“Kami mengundang tiga pakar Universitas Sebelas Maret. Yang pertama menyampaikan mengenai substansi perubahan yang sebaiknya dilakukan oleh Panja Pangan Komisi IV DPR RI. Yang kedua, menyampaikan tentang agribisnis dan tata kelola pangan, sedangkan yang ketiga membahas inovasi pangan,” ujarnya saat ditemui di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).

Lihat Juga :

Komisi IV Dorong Partisipasi Akademisi dalam Penyusunan RUU Pangan

Komisi IV Dorong Partisipasi Akademisi dalam Penyusunan RUU Pangan

Tekankan Meaningful Participation, Pansus RUU Desain Industri Serap Masukan Akademisi dan Praktisi

Tekankan Meaningful Participation, Pansus RUU Desain Industri Serap Masukan Akademisi dan Praktisi

 

Ia menilai berbagai pandangan yang disampaikan para akademisi memberikan perspektif baru yang dapat memperkaya pembahasan revisi UU Pangan. Oleh karena itu, Komisi IV DPR RI akan berupaya mengakomodasi berbagai masukan tersebut ke dalam norma-norma yang akan diatur dalam revisi undang-undang tersebut.

 

“Saya kira menarik sekali masukan-masukan dari tiga pakar UNS ini. Hal-hal baru yang kami dapatkan insyaallah akan kami coba masukkan dalam norma-norma di revisi Undang-Undang Pangan tersebut,” tambahnya.

 

Terkait kemungkinan pengaturan ekspor dan impor pangan dalam revisi UU Pangan, Kharis menjelaskan bahwa undang-undang tersebut akan berfungsi sebagai payung hukum yang mengatur prinsip-prinsip dasar tata kelola pangan nasional. Sementara ketentuan yang lebih teknis akan diatur melalui regulasi turunan.

 

“Tata kelola ini tidak akan berbicara sesuatu yang detail berkaitan dengan peraturan-peraturan teknis. Undang-undang ini merupakan payung hukum dari seluruh peraturan yang akan diturunkan. Jadi bagaimana teknik ekspor-impor dan lain sebagainya tentu menjadi bagian dari aturan turunan dari Undang-Undang Pangan,” jelas legislator dari Fraksi PKS tersebut.

 

Lebih lanjut, Kharis mengungkapkan salah satu masukan menarik yang diperoleh dari para akademisi adalah mengenai pentingnya perlindungan sumber daya genetik pangan nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan plasma nutfah yang perlu mendapat perhatian dalam regulasi pangan.

 

Ia mencontohkan hasil kajian yang mengungkap bahwa pohon tertua yang menjadi leluhur durian Musang King berada di Salatiga. Begitu pula dengan varietas durian Montong yang memiliki keterkaitan dengan wilayah Karanganyar.

 

Temuan tersebut, lanjutnya, menunjukkan pentingnya pengaturan aspek pemuliaan tanaman dan genetika pangan dalam revisi UU Pangan. Hal ini bertujuan guna menjaga keberlanjutan sumber daya pangan nasional dari hulu hingga hilir.

 

“Tentunya ini harus diakomodasi dalam Undang-Undang Pangan dalam rangka menjaga ketersediaan pangan dari hulu sampai hilir, mulai dari aspek genetika pangannya. Ke depan aspek ini akan semakin membutuhkan sentuhan rekayasa dan teknologi,” tutupnya. (dip/aha)

Berita terkait

Komisi IV Dorong Partisipasi Akademisi dalam Penyusunan RUU Pangan
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dorong Partisipasi Akademisi dalam Penyusunan RUU Pangan
Tekankan Meaningful Participation, Pansus RUU Desain Industri Serap Masukan Akademisi dan Praktisi
Industri dan Pembangunan
Tekankan Meaningful Participation, Pansus RUU Desain Industri Serap Masukan Akademisi dan Praktisi
Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru
Tags:#RUU Pangan
Sebelumnya

Marinus Gea Soroti Transparansi Data WNA, Dorong Sistem Keimigrasian Terintegrasi

Selanjutnya

BKSAP Serap Aspirasi Kabupaten Tangerang untuk Perkuat Diplomasi Ekonomi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(879)
  • Industri dan Pembangunan(3225)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3226)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3925)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|APBN|BBM|layanan kesehatan|RUU Masyarakat Adat|TNI|Aspirasi|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h