E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Revitalisasi Sekolah|BBM|Pariwisata|LPG|sekolah|Bali|Konflik Agraria|Kesehatan|Guru|Ekonomi|layanan kesehatan
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 46%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Revitalisasi Sekolah|BBM|Pariwisata|LPG|sekolah|Bali|Konflik Agraria|Kesehatan|Guru|Ekonomi|layanan kesehatan
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 46%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Revitalisasi Sekolah|BBM|Pariwisata|LPG|sekolah|Bali|Konflik Agraria|Kesehatan|Guru|Ekonomi|layanan kesehatan
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 46%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Perkuat Diplomasi Budaya, JAFF Berperan Penting sebagai Katalisator Perfilman Indonesia

Diterbitkan
Minggu, 7 Jun 2026 17.11 WIB
Bagikan:
Perkuat Diplomasi Budaya, JAFF Berperan Penting sebagai Katalisator Perfilman Indonesia

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Tim Panja KDFN, Chusnunia Chalim, saat memimpin pertemuan Komisi VII dengan Yayasan Sinema Yogyakarta atau Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta.|Foto: Yohan/Arifman

PARLEMENTARIA, Yogyakarta - Komisi VII DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Kreativitas dan Distribusi Film Nasional (KDFN) menyoroti pentingnya penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan kebijakan perfilman nasional. Pengawasan ini difokuskan pada program pemerintah di bidang perfilman dan pemerataan distribusi karya kreatif.

 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Tim Panja KDFN, Chusnunia Chalim, saat memimpin pertemuan Komisi VII dengan Yayasan Sinema Yogyakarta atau Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta, (05/06/2026).

Lihat Juga :

BKSAP: Kolaborasi Parlemen dan Akademisi Perkuat Diplomasi Indonesia

BKSAP: Kolaborasi Parlemen dan Akademisi Perkuat Diplomasi Indonesia

DPR RI-Parlemen Tunisia Perkuat Diplomasi Budaya dan Kerja Sama Wisata

DPR RI-Parlemen Tunisia Perkuat Diplomasi Budaya dan Kerja Sama Wisata

 

"Panja KDFN dibentuk untuk memastikan bahwa kreativitas dan distribusi film nasional tidak hanya berjalan secara normatif, tetapi benar-benar implementatif, inklusif, dan mendukung daya saing sineas Indonesia di tingkat global," imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB ini menilai JAFF memiliki peran strategis sebagai katalisator ekosistem perfilman Indonesia. Ia menyebutkan bahwa festival internasional berbasis Asia ini terbukti mampu memperluas distribusi film nasional sekaligus memperkuat diplomasi budaya.

 

Tak hanya itu, JAFF juga dinilai berdampak langsung dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif beserta promosi pariwisata daerah.

 

"Namun, di tengah peran besar tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dicermati, antara lain keterbatasan pembiayaan, akses distribusi yang belum merata, serta kebutuhan penguatan kapasitas kelembagaan agar mampu bersaing dengan festival film internasional lainnya," urainya.

 

Terkait hal itu, Chusnunia mendorong agar forum dialog industri yang ada dimanfaatkan secara optimal untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan yang telah berjalan. Ia mengusulkan pendekatan sistematis dengan beberapa langkah penyelesaian masalah.

 

Pertama, mengidentifikasi berbagai kendala regulasi dan implementasi di lapangan, serta kedua, menghimpun aspirasi para pelaku industri film secara komprehensif.

 

"Kami berharap dialog ini menjadi ruang konstruktif untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang strategis dan aplikatif," pungkasnya.(ysw/rdn)

Berita terkait

BKSAP: Kolaborasi Parlemen dan Akademisi Perkuat Diplomasi Indonesia
Politik dan Keamanan
BKSAP: Kolaborasi Parlemen dan Akademisi Perkuat Diplomasi Indonesia
DPR RI-Parlemen Tunisia Perkuat Diplomasi Budaya dan Kerja Sama Wisata
Politik dan Keamanan
DPR RI-Parlemen Tunisia Perkuat Diplomasi Budaya dan Kerja Sama Wisata
BSDI Berperan sebagai Orkestrator Satu Data Indonesia, Bukan Pengumpul Data Pribadi
Politik dan Keamanan
BSDI Berperan sebagai Orkestrator Satu Data Indonesia, Bukan Pengumpul Data Pribadi
Tags:#Diplomasi#Film
Sebelumnya

Komisi VII Dukung Pertumbuhan Industri Film Berbasis Komunitas Masyarakat

Selanjutnya

Dukungan Pemerintah terhadap SDM Kreatif Perlu Diperkuat Guna Pengembangan Industri Animasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1033)
  • Industri dan Pembangunan(3609)
  • Isu Lainnya(1036)
  • Kesejahteraan Rakyat(3590)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4425)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Revitalisasi Sekolah|BBM|Pariwisata|LPG|sekolah|Bali|Konflik Agraria|Kesehatan|Guru|Ekonomi|layanan kesehatan
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 46%
Angin: 6 km/h