
Ketua Tim Kunjungan TB Hasanuddin, Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Tangerang Selatan, Banten.|Foto: Syn/Karisma
PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan – Pemerataan infrastruktur digital menjadi sorotan Komisi I DPR RI dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Banten. Ketua Tim Kunjungan TB Hasanuddin menegaskan bahwa penguatan konektivitas, khususnya di wilayah Banten Selatan yang masih menghadapi blank spot, merupakan langkah penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
“Yang pertama membahas dulu adanya kesenjangan antara daerah-daerah baik kabupaten kota di wilayah Banten. Begitu juga wilayah Banten Selatan itu masih terkendala dengan masalah-masalah banyaknya blank spot, juga masih ada kekurangan misalnya fasilitas yang harus disediakan,” ujar TB Hasanuddin kepada Parlementaria usai pertemuan pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Tangerang Selatan, Banten, Selasa, (2/6/2026).
Menurutnya, keterbatasan akses digital tersebut berdampak langsung terhadap berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kondisi itu dinilai menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memanfaatkan peluang ekonomi dan layanan publik berbasis digital.
Komisi I DPR RI juga meminta penjelasan mengenai capaian program, strategi pengembangan infrastruktur digital, serta berbagai kendala yang dihadapi BAKTI Komdigi dalam mendukung agenda transformasi digital nasional. Dari hasil diskusi, lanjut TB Hasanuddin, terdapat komitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan konektivitas agar masyarakat tidak lagi terkendala oleh keterbatasan akses digital.
“Tadi disimpulkan akan ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ini sehingga masyarakat tidak terhambat akibat kurangnya kemampuan dari penyelenggaraan masalah digital itu,” pungkas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini. (syn/we)