E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi XII DPR RI Dorong Pengembangan Jargas untuk Perluas Pemanfaatan Gas Bumi

Diterbitkan
Senin, 27 Apr 2026 12.42 WIB
Bagikan:
Komisi XII DPR RI Dorong Pengembangan Jargas untuk Perluas Pemanfaatan Gas Bumi

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI ke Denpasar, Bali.

PARLEMENTARIA, Bali — Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mendorong pengembangan jaringan gas (jargas) secara lebih masif guna meningkatkan pemanfaatan gas bumi, baik untuk sektor industri maupun masyarakat. 

Menurutnya, pengembangan jargas menjadi langkah strategis untuk mendukung kegiatan ekonomi, khususnya sektor pariwisata seperti perhotelan dan restoran yang membutuhkan pasokan energi yang andal dan efisien.

Lihat Juga :

Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur

Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur

Apresiasi BBM Subsidi Tetap, Komisi XII Dorong Penguatan Infrastruktur Energi

Apresiasi BBM Subsidi Tetap, Komisi XII Dorong Penguatan Infrastruktur Energi

 

“Kami mendorong penggunaan gas melalui jaringan pipa agar lebih masif, termasuk untuk mendukung sektor pariwisata,” ujar Patijaya kepada Parlementaria dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI ke Denpasar, Bali, Minggu (26/4/2026).

 

Ia menjelaskan, pengembangan jargas saat ini dilakukan melalui dua skema, yakni yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh Kementerian ESDM, serta pengembangan oleh (PGN). Namun demikian, ia mengakui tarif jargas yang dikelola PGN relatif lebih tinggi sehingga selama ini lebih banyak dimanfaatkan oleh kawasan industri.

 

“Jargas dari APBN dan dari PGN berjalan, tetapi yang dikelola PGN tarifnya relatif lebih tinggi,” katanya.

 

Meski demikian, Bambang menilai pemanfaatan gas bumi perlu diperluas hingga masyarakat, salah satunya melalui pengembangan jargas. Langkah ini juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan pada LPG bersubsidi. “Kita perlu meningkatkan rasio penggunaan gas di masyarakat melalui jargas, apalagi subsidi LPG cukup besar,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, pengembangan jargas perlu didukung perencanaan yang matang agar mencapai keekonomian. Salah satunya dengan memastikan adanya konsumen utama (anchor buyer) serta kawasan permukiman yang padat. “Agar ekonomis, harus ada anchor buyer dan kawasan permukiman yang cukup padat,” ungkapnya.

 

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengembang perumahan dalam mempercepat pembangunan jargas, sehingga jaringan dapat dibangun lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat. “Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengembang perumahan menjadi penting untuk memperluas jangkauan jargas,” jelasnya.

 

Terkait aspek keamanan, ia memastikan penggunaan gas melalui jaringan pipa tetap aman selama didukung perencanaan, spesifikasi, serta pengawasan yang baik. “Keamanan bergantung pada perencanaan, spesifikasi, pembangunan, dan pengawasan yang baik,” katanya.

 

Menutup pernyataan, ia menekankan bahwa keberhasilan pengembangan jargas tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kepastian pasokan gas. “Yang terpenting adalah ketersediaan gas. Infrastruktur tidak akan bermanfaat jika pasokan tidak ada,” pungkasnya. (hal/um)

Berita terkait

Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur
Industri dan Pembangunan
Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur
Apresiasi BBM Subsidi Tetap, Komisi XII Dorong Penguatan Infrastruktur Energi
Industri dan Pembangunan
Apresiasi BBM Subsidi Tetap, Komisi XII Dorong Penguatan Infrastruktur Energi
Komisi XII: Kehadiran Tambang Harus Beri Dampak Nyata untuk Perekonomian Daerah
Industri dan Pembangunan
Komisi XII: Kehadiran Tambang Harus Beri Dampak Nyata untuk Perekonomian Daerah
Tags:#Reses#jaringan gas
Sebelumnya

Komisi III: Polda DIY Harus Beri Atensi Penuh Kasus Kekerasan di Daycare Yogya

Selanjutnya

Bambang Patijaya Dorong Genset Berbasis Gas Demi Perkuat Cadangan Listrik Bali

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(788)
  • Industri dan Pembangunan(2939)
  • Isu Lainnya(990)
  • Kesejahteraan Rakyat(2853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3569)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h