E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
/
/
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi III: Polda DIY Harus Beri Atensi Penuh Kasus Kekerasan di Daycare Yogya

Diterbitkan
Senin, 27 Apr 2026 12.40 WIB
Bagikan:
Komisi III: Polda DIY Harus Beri Atensi Penuh Kasus Kekerasan di Daycare Yogya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sahroni.

PARLEMENTARIA, Jakarta - Polda DI Yogyakarta diminta untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sahroni menilai aksi tersebut merupakan tindakan kejam yang harus ditindak secara hukum.

 

"Ini benar-benar kebiadaban yang tidak bisa dimaafkan. Saya minta Kapolda DI Yogyakarta memberikan atensi penuh atas kasus ini dan mengamankan semua pihak yang terlibat, dari pimpinan hingga miss-miss-nya yang diduga kuat pelaku penganiayaan pada anak-anak yang diamanahkan pada mereka," kata Sahroni dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Lihat Juga :

DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta

DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Aparat Harus Petakan Kelompok Berisiko Cegah Berulangnya Kasus Pengerokan Siswa di DIY Hingga Tewas

Aparat Harus Petakan Kelompok Berisiko Cegah Berulangnya Kasus Pengerokan Siswa di DIY Hingga Tewas

 

Menurut Sahroni, seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini harus diusut, termasuk pihak-pihak yang berada di belakang yayasan pengelola daycare tersebut. Sahroni pun mendengar kabar bahwa pimpinan yayasan yang mengelola Daycare merupakan seorang aparat penegak hukum.

 

Selaku anggota Komisi III yang membidangi hukum, dia meminta sang aparat penegak hukum itu juga harus diusut terkait kasus ini.

 

"Info yang beredar juga pimpinan yayasannya adalah seorang hakim aktif. Kalau benar, saya minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung agar pecat yang bersangkutan dan polisi juga lanjut pidanakan. Pokoknya tidak ada kata maaf,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

 

Tidak lupa Sahroni juga meminta kepolisian melalui Unit PPA-nya, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap operasional daycare di setiap wilayah.

 

"Penting juga bagi kepolisian lewat unit PPA untuk lebih meningkatkan pengawasannya atas Daycare yang kini banyak menjamur, terutama terkait izin. Hal ini karena seperti kita ketahui, Daycare little Aresha ini tidak memiliki izin," tutup Sahroni.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat sebanyak 53 anak dari rentan usia 0 hingga balita yang dititipkan di Daycare Little Aresha menjadi korban kekerasan. Pihak kepolisian menyebut jumlah korban masih mungkin bertambah. (rdn)

Berita terkait

DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta
Ekonomi dan Keuangan
DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta
Aparat Harus Petakan Kelompok Berisiko Cegah Berulangnya Kasus Pengerokan Siswa di DIY Hingga Tewas
Politik dan Keamanan
Aparat Harus Petakan Kelompok Berisiko Cegah Berulangnya Kasus Pengerokan Siswa di DIY Hingga Tewas
Menyerupai Rokok Elektrik, Komisi III Minta Polda NTB Waspadai Peredaran Vape Narkoba
Politik dan Keamanan
Menyerupai Rokok Elektrik, Komisi III Minta Polda NTB Waspadai Peredaran Vape Narkoba
Tags:#perlindungan anak#daycare
Sebelumnya

Parliamentary Threshold Diusulkan Naik, Partai Tidak Lolos di Nasional Kursi di Daerah Hangus

Selanjutnya

Komisi XII DPR RI Dorong Pengembangan Jargas untuk Perluas Pemanfaatan Gas Bumi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(788)
  • Industri dan Pembangunan(2939)
  • Isu Lainnya(990)
  • Kesejahteraan Rakyat(2853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3569)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h