E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare: Negara Harus Bertindak

Diterbitkan
Senin, 27 Apr 2026 12.31 WIB
Bagikan:
Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare: Negara Harus Bertindak

Anggota DPR RI, Eva Monalisa.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Kasus kekerasan terhadap anak, khususnya yang dititipkan di daycare, terus berulang. Kasus kekerasan ini pernah viral sebagaimana terjadi di Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada 2024 lalu, di mana terjadi penyiraman air panas kepada balita oleh pengasuhnya.

 

Kini kasus kekerasan terhadap anak di daycare terjadi kembali. Sedikitnya, 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di daycare Little Aresha, di Yogyakarta.

Lihat Juga :

UMKM di Bandara Harus Naik Kelas, Negara Harus Hadir

UMKM di Bandara Harus Naik Kelas, Negara Harus Hadir

Negara Harus Bertindak Cepat dan Tenang dalam Kasus Hilangnya Pesawat ATR 42-500 Yogya-Makassar

Negara Harus Bertindak Cepat dan Tenang dalam Kasus Hilangnya Pesawat ATR 42-500 Yogya-Makassar

 

“Ini bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi indikasi kegagalan sistem perlindungan anak yang serius dan berulang,” jelas Anggota DPR RI Eva Monalisa dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

 

Politisi Fraksi PKB ini menegaskan kasus kekerasan ini adalah bentuk pelanggaran berat terhadap hak anak yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Karena itu, ia menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kelalaian pengawasan.

 

“Jika kasus serupa terus berulang dari Depok hingga Yogyakarta, maka jelas ada yang salah dalam sistem pengawasan daycare di Indonesia,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI ini.

 

Ia menambahkan persoalan ini bukan lagi soal oknum, tapi kegagalan sistem. Sebab, ketika jumlah korban mencapai puluhan anak, ini menunjukkan kegagalan kolektif, baik pengelola, pengawas, maupun regulasi.

 

“⁠Anak-anak adalah kelompok paling rentan, dan negara wajib hadir melindungi mereka. Saya mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit nasional seluruh daycare di Indonesia,” tegasnya.

 

Selain itu, ia mendesak adanya standar ketat pengasuh dan operasional daycare, termasuk memberlakukan pengawasan real-time melalui adanya CCTV transparan untuk orang tua. Ia pun mendorong adanya penjatuhan sanksi maksimal tanpa kompromi kepada pelaku dan pengelola, serta membentuk sistem pengaduan cepat dan responsif di seluruh daerah.

 

“Kasus daycare bukan lagi soal oknum, tapi kegagalan sistem pengawasan dan perlindungan anak. Negara harus hadir dengan regulasi ketat, pengawasan nyata, dan sanksi tanpa kompromi. Kita lihat bagaimana daycare little aresha ini tidak mengantongi izin,” jelasnya.

 

“Kejadian ini harus menjadi titik balik, bukan sekadar berita sesaat. Jika negara gagal melindungi anak di ruang yang seharusnya paling aman, maka kita sedang menghadapi krisis perlindungan anak yang nyata,” pungkasnya. (rdn)

Berita terkait

UMKM di Bandara Harus Naik Kelas, Negara Harus Hadir
Ekonomi dan Keuangan
UMKM di Bandara Harus Naik Kelas, Negara Harus Hadir
Negara Harus Bertindak Cepat dan Tenang dalam Kasus Hilangnya Pesawat ATR 42-500 Yogya-Makassar
Industri dan Pembangunan
Negara Harus Bertindak Cepat dan Tenang dalam Kasus Hilangnya Pesawat ATR 42-500 Yogya-Makassar
Bantuan Bencana terus Dilanjutkan, Abdul Wachid: Negara Harus Hadir di Tengah Penderitaan Rakyat
Kesejahteraan Rakyat
Bantuan Bencana terus Dilanjutkan, Abdul Wachid: Negara Harus Hadir di Tengah Penderitaan Rakyat
Tags:#perlindungan anak#daycare
Sebelumnya

DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta

Selanjutnya

Gas Bumi Jadi Piihan Energi Lebih Bersih dan Efisien Topang Pariwisata Bali

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(788)
  • Industri dan Pembangunan(2939)
  • Isu Lainnya(990)
  • Kesejahteraan Rakyat(2853)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3569)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|energi|Pariwisata|perlindungan anak|daycare|BBM|listrik|jaringan gas|Kesehatan|sampah|UMKM|Subsidi|Haji
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 36°C
Lembab: 69%
Angin: 2 km/h