E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Sarmuji Minta InJourney Lakukan Pemetaan Segmentasi yang Tepat

Diterbitkan
Jumat, 24 Apr 2026 15.24 WIB
Bagikan:
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Sarmuji Minta InJourney Lakukan Pemetaan Segmentasi yang Tepat

Anggota Komisi VI DPR RI Sarmuji, dalam Kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI, di Yogyakarta.| Foto: Tra/Karisma

PARLEMENTARIA, Yogyakarta — Anggota Komisi VI DPR RI Sarmuji menekankan pentingnya strategi pariwisata yang terukur dalam upaya mencapai target peningkatan dua juta wisatawan mancanegara di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Oleh karena itu, ia meminta InJourney sebagai pengelola ekosistem pariwisata untuk tidak melakukan promosi secara generalis, melainkan melalui pemetaan segmentasi yang tepat.

 

"Wisatawan di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu memiliki karakter yang khas dan berbeda dengan tempat lain. Kita mesti melihat segmentasi wisatawan, karakter wisatawan apa yang suka datang pada jenis wisata seperti itu, supaya promosinya tepat. Karena tanpa memetakan itu, kita akan buang-buang waktu," jelas Sarmuji ke Parlementaria pada sela-sela kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI, di Yogyakarta, Rabu (22/4/2026).

Lihat Juga :

Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot

Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot

Yogyakarta Ramai Wisatawan, Erna Minta Kapasitas Basarnas Naik Kelas

Yogyakarta Ramai Wisatawan, Erna Minta Kapasitas Basarnas Naik Kelas

 

Selain aspek promosi, Politisi Fraksi Partai Golkar ini mendorong InJourney untuk lebih aktif merangkul para pemangku kepentingan di daerah. Menurutnya, pengembangan narasi kultural tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh korporasi.

 

"InJourney perlu duduk dengan pemerintah daerah, budayawan, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan serta paham masalahnya. Apalagi kalau kita ingin mengembangkan narasi-narasi yang khas dan kultural, harus ada pihak lain yang diajak bicara," tegasnya.

 

Terkait kinerja Holding Perhotelan BUMN, Sarmuji memberikan catatan kritis terhadap progres konsolidasi aset yang dinilai berjalan lambat. Ia khawatir jika hambatan ini tidak segera diatasi, target pertumbuhan pariwisata akan sulit tercapai.

 

Untuk itu, ia mendorong pihak terkait untuk segera mengidentifikasi kendala utama dalam proses konsolidasi tersebut, baik yang bersifat kebijakan maupun investasi. Ia berharap komunikasi dengan PT Danantara (selaku pihak penunjuk investasi) dapat ditingkatkan guna mencari solusi konkrit.

 

"Saya melihat gerakannya lambat. Banyak sekali aset yang harus dikonsolidasikan, cara penanganannya tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda. Kalau itu tidak segera dikonsolidasikan, apa yang kita harapkan pasti tidak akan bisa kita capai. Kalau masalahnya kebijakan, kami tentu bisa bantu. Tapi kalau masalahnya investasi, harus segera dikomunikasikan ke Danantara," pungkas Sarmuji. (tra/aha)

Berita terkait

Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot
Ekonomi dan Keuangan
Perlu Diagnosa yang Tepat untuk Obati Nilai Tukar Rupiah yang Terus Merosot
Yogyakarta Ramai Wisatawan, Erna Minta Kapasitas Basarnas Naik Kelas
Industri dan Pembangunan
Yogyakarta Ramai Wisatawan, Erna Minta Kapasitas Basarnas Naik Kelas
Yoyok Riyo Dorong Reformasi Visa hingga Penurunan Tarif Penerbangan untuk Dongkrak Pariwisata Indonesia
Industri dan Pembangunan
Yoyok Riyo Dorong Reformasi Visa hingga Penurunan Tarif Penerbangan untuk Dongkrak Pariwisata Indonesia
Tags:#Pariwisata#Reses
Sebelumnya

Penegakan Hukum di NTT Harus Adil Tanpa Tebang Pilih

Selanjutnya

Era Baru Penegakan Hukum: Urgensi Kesiapan APH Di Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1042)
  • Industri dan Pembangunan(3656)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3631)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4465)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Aparat Penegak Hukum|MBG|SDM|Penegakan Hukum|APH|Kalimantan Utara|Pariwisata|layanan kesehatan|SPPG|narkotika|Aceh|Kejaksaan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 30°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h