E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Heboh Koper Haji! Selly Andriany Minta Tak Lagi Dikelola Maskapai

Diterbitkan
Rabu, 15 Apr 2026 10.02 WIB
Bagikan:
Heboh Koper Haji! Selly Andriany Minta Tak Lagi Dikelola Maskapai

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina dalam rapat kerja bersama Menteri Haji dan Umrah RI.|Foto : Arief/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mengingatkan agar pengadaan koper jemaah haji tidak menjadi ajang “permainan” pihak tertentu, termasuk maskapai penerbangan. Ia menegaskan bahwa koper merupakan kebutuhan mendasar jemaah yang harus dikelola secara serius oleh pemerintah tanpa hambatan distribusi.

 

Dalam rapat kerja bersama Menteri Haji dan Umrah RI, Selasa (14/4/2026), Selly mempertanyakan mekanisme pengadaan koper yang selama ini melibatkan maskapai. Ia mengusulkan agar ke depan pengadaan dilakukan langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia agar distribusi lebih terkontrol.

Lihat Juga :

Duka Tiga WNI Terlantar di Gurun, DPR Minta Tak Ada Lagi Haji dengan Visa Ilegal

Duka Tiga WNI Terlantar di Gurun, DPR Minta Tak Ada Lagi Haji dengan Visa Ilegal

Timwas Haji Minta Kemenag Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Tak Terlambat

Timwas Haji Minta Kemenag Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Tak Terlambat

 

“Koper itu jangan lagi jadi permainan. Ini urusan jemaah. Kenapa harus maskapai (yang melakukan pengadaan koper haji)? Tahun depan kenapa bukan Kemenhaj saja yang mengelola,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Menurutnya, jika pengadaan dilakukan langsung oleh kementerian, proses distribusi dapat lebih efektif karena bisa disalurkan melalui kantor wilayah hingga ke tingkat kabupaten/kota secara berjenjang.

 

Selain persoalan koper, Selly juga menyoroti distribusi seragam petugas haji yang dilaporkan belum merata. Ia mempertanyakan koordinasi antar pihak terkait agar kebutuhan petugas di lapangan tidak terganggu.

 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI M. Irfan Yusuf menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan memberikan peringatan kepada maskapai atas keterlambatan distribusi koper.

 

“Kami sudah mengirimkan surat peringatan dan tengah menyiapkan mekanisme sanksi (punishment) atas keterlambatan ini,” kata Irfan.

 

Ia menjelaskan, progres distribusi koper saat ini masih belum merata. Maskapai Saudi Arabian Airlines telah mendistribusikan sekitar 74,1 persen koper jemaah, sementara Garuda Indonesia baru mencapai 50,8 persen.

 

Pemerintah menargetkan seluruh distribusi koper rampung paling lambat 17 April 2026 agar seluruh jemaah telah menerima perlengkapan sebelum keberangkatan.

 

Untuk mempercepat proses tersebut, pemerintah juga mengirimkan tim asistensi guna memantau dan membantu distribusi di lapangan, termasuk meninjau langsung sejumlah titik distribusi yang mengalami kendala.

 

“Kami pastikan paling lambat 17 April koper sudah diterima jemaah,” ujar Irfan menegaskan. (ssb/rdn)

Berita terkait

Duka Tiga WNI Terlantar di Gurun, DPR Minta Tak Ada Lagi Haji dengan Visa Ilegal
Kesejahteraan Rakyat
Duka Tiga WNI Terlantar di Gurun, DPR Minta Tak Ada Lagi Haji dengan Visa Ilegal
Timwas Haji Minta Kemenag Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Tak Terlambat
Kesejahteraan Rakyat
Timwas Haji Minta Kemenag Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Tak Terlambat
Ketua Timwas Haji Minta Ancaman Bom pada Pesawat Haji Tidak Dianggap Sepele
Populer
Ketua Timwas Haji Minta Ancaman Bom pada Pesawat Haji Tidak Dianggap Sepele
Tags:#Haji
Sebelumnya

Khalid : Pengelolaan Dana Otsus Aceh Belum Berdampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Selanjutnya

Dinilai Belum Berdaulat, Daniel Johan Dorong Payung Hukum Potensi Karbon Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(805)
  • Industri dan Pembangunan(2998)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2900)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3617)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 82%
Angin: 2 km/h