
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di Klaten, Jawa Tengah.
PARLEMENTARIA, Klaten - Komisi VII DPR RI mendorong penguatan tata kelola industri air minum dalam kemasan (AMDK) agar sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menjelaskan kunjungan ini merupakan pendalaman Panja Industri AMDK yang tengah dibentuk.
“Kami ingin memastikan industri ini berkembang secara seimbang, baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan lingkungan serta manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Evita saat wawancara usai pertemuan dengan Bupati Klaten dan Dirut PT Tirta Investama Vera Galuh Sugijanto dan jajaran di Pabrik Aqua Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Evita mengungkapkan Komisi VII menyoroti pentingnya penyederhanaan dan penguatan regulasi. Mengingat saat ini, proses perizinan dinilai masih melibatkan banyak kementerian dan lembaga sehingga Evita berharap ke depan regulasi dapat lebih terintegrasi dan efisien tanpa mengurangi aspek pengawasan.
Lebih lanjut, Evita menegaskan pengelolaan sumber daya air menjadi perhatian utama. Evita menerangkan, Komisi VII saat pertemuan juga menekankan bahwa perusahaan AMDK salah satunya PT Tirta Investama perlu terus memperkuat komitmen terhadap konservasi lingkungan.
“Pengelolaan sumber daya air harus diimbangi dengan upaya pelestarian yang memadai, sehingga keberlanjutan lingkungan tetap terjaga,” tegas Legislator Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.
Selain itu, Komisi VII juga menaruh perhatian pada pengelolaan sampah plastik yang masih menjadi tantangan bersama. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas daur ulang serta mendorong inovasi dalam pengurangan sampah plastik.
Adapun dalam konteks daerah, Evita menilai keberadaan industri dinilai memiliki potensi besar untuk turut mendukung pembangunan lokal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). “Kami juga mendorong agar program CSR dapat lebih diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, penanganan kekeringan, hingga pengembangan potensi daerah,” imbau Evita.
Tak hanya itu, PT Tirta Investama juga didorong untuk turut memperkuat citra dan daya tarik daerah, termasuk melalui promosi potensi lokal yang dapat diintegrasikan dalam branding produk seperti pencantuman destinasi wisata pada kemasan botol mineral. Serta, dukungan terhadap infrastruktur penunjang pariwisata hingga sponsor olahraga.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada saat kesempatan wawancara yang sama menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi VII DPR RI dan berharap adanya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak industri.
“Kami berharap keberadaan industri ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung infrastruktur, penanganan kekeringan, maupun pengembangan potensi daerah,” pungkas Bupati Klaten.
Turut hadir diantaranya Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini, Samuel J.D. Wattimena, Nila Yani Hardiyanti (Fraksi PDI-Perjuangan), Andhika Satya Wasistho (Fraksi Partai Golkar), Rahmawati, Ma’ruf Mubarok (Fraksi Partai Gerindra), Mohammad Toha, Eva Monalisa (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa), Yoyok Riyo Sudibyo, Achmad Daeng Sere (Fraksi Partai NasDem), Hendry Munief (Fraksi PKS) dan Muhammad Hatta (Fraksi PAN). (pun/aha)