E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Haji|Pendidikan|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|APBN|Ekonomi|RUU Migas|Anggaran|sekolah
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 79%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Haji|Pendidikan|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|APBN|Ekonomi|RUU Migas|Anggaran|sekolah
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 79%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Haji|Pendidikan|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|APBN|Ekonomi|RUU Migas|Anggaran|sekolah
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 79%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Basis Data yang Valid Dukung Keberhasilan Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Diterbitkan
Senin, 6 Apr 2026 13.22 WIB
Bagikan:
Basis Data yang Valid Dukung Keberhasilan Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Anggota Komisi X DPR RI, Muslimin Bando, dalam kunjungan kerja spesifik Tim Komisi X ke BPS di Palu, Sulawesi Selatan.|Foto: Singgih/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Muslimin Bando, mendorong implementasi kebijakan Satu Data Indonesia serta penguatan sistem pendidikan berbasis data yang valid dan objektif. Dalam kunjungan kerja spesifik Tim Komisi X ke BPS Provinsi Sulawesi Tengah, ia menyatakan bahwa integrasi data lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang sinkron dan terarah.

 

“Kita harapkan seluruh sektor pembangunan menggunakan satu data yang valid, tidak lagi berbeda-beda antardaerah,” ujarnya kepada Parlementaria di Palu,Sulawesi Selatan,Rabu (01/04/2026).

Lihat Juga :

PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

Shadiq Pasadigoe Dukung Satu Data yang Akuntabel Demi Urai Amburadulnya Data Nasional

Shadiq Pasadigoe Dukung Satu Data yang Akuntabel Demi Urai Amburadulnya Data Nasional

 

Ia mencontohkan momentum pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menyatukan data ekonomi nasional agar lebih terintegrasi dan dapat digunakan sebagai acuan bersama.

 

Selain itu, Muslimin juga menyoroti kebijakan pendidikan nasional yang tengah mengarah pada wajib belajar 13 tahun, termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai bagian dari sistem pendidikan formal.

 

“Sekarang wajib belajar tidak lagi 12 tahun, tetapi 13 tahun, termasuk PAUD. Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelas Politisi Fraksi PAN ini.

 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada ketersediaan data pendidikan yang akurat, termasuk dalam menentukan angka harapan lama sekolah di setiap daerah.

 

“Penentuan kebijakan pendidikan sangat bergantung pada data yang objektif dan valid,” katanya.

 

Komisi X DPR RI berharap revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang tengah dibahas dapat memperkuat peran data statistik sebagai dasar utama dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan pendidikan di Indonesia. (skr/rdn)

Berita terkait

PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya
Kesejahteraan Rakyat
PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya
Shadiq Pasadigoe Dukung Satu Data yang Akuntabel Demi Urai Amburadulnya Data Nasional
Politik dan Keamanan
Shadiq Pasadigoe Dukung Satu Data yang Akuntabel Demi Urai Amburadulnya Data Nasional
Ketua Komisi X: Wajib Belajar 13 Tahun Akan Diatur RUU Sisdiknas
Kesejahteraan Rakyat
Ketua Komisi X: Wajib Belajar 13 Tahun Akan Diatur RUU Sisdiknas
Tags:#Pendidikan#statistik#wajib belajar
Sebelumnya

Pastikan Layanan VVIP Optimal, RS Columbia Asia BSD Dinilai Layak Jadi Mitra Jasindo

Selanjutnya

UU Penerapan Hukuman Mati Pertegas Watak Represif Israel, Pemerintah Harus Ambil Langkah Diplomasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1086)
  • Industri dan Pembangunan(3777)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3772)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4633)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTT|Gempa|RAPBN 2027|Haji|Pendidikan|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|BUMN|APBN|Ekonomi|RUU Migas|Anggaran|sekolah
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 79%
Angin: 7 km/h