
Anggota Komisi V DPR RI, Faujia Helga dalam kunjungan kerja spesifik di Desa Soreang, Bandung.
PARLEMENTARIA, Bandung — Anggota Komisi V DPR RI, Faujia Helga, menekankan pentingnya keseimbangan antara percepatan pembangunan dan kualitas dalam proyek Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung. Dalam kunjungan kerja spesifik bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kabupaten Bandung, ia optimisme bahwa proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan dukungan teknologi konstruksi modern.
“Saya berharap ini bisa tepat waktu. Memang kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan, tapi tetap harus melihat berbagai aspek ke depan, seperti kualitas bangunan dan faktor cuaca,” ujar Faujia kepada Parlementaria di Desa Soreang, Bandung, Rabu (1/4/2026).
Ia juga mengungkapkan, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan percepatan proses pembangunan, termasuk penggunaan material konstruksi dengan zat aditif yang mampu mempercepat masa pengeringan beton tanpa mengurangi kekuatan struktur. Menurutnya, kemajuan ini menjadi peluang untuk menjaga target waktu sekaligus memastikan kualitas tetap terjaga.
“Sekarang kita tidak bisa menutup mata bahwa teknologi sudah jauh lebih maju. Ada bahan-bahan cor dengan kandungan kimia tertentu yang bisa memperpendek waktu pengeringan. Ini bisa jadi solusi untuk mengejar target,” jelasnya.
Faujia pun menaruh kepercayaan besar terhadap para pelaksana proyek di lapangan, mulai dari kontraktor, pihak Kementerian Pekerjaan Umum, hingga tim pengawas yang dinilai memiliki tanggung jawab penuh terhadap kualitas pembangunan. Ia menegaskan pengawasan proyek tidak boleh lengah, mengingat fungsi Sekolah Rakyat sebagai fasilitas pendidikan berasrama yang akan digunakan secara intensif oleh para siswa.
“Ini bukan sekadar bangunan biasa. Anak-anak akan tinggal di sini, beraktivitas selama 24 jam. Jadi saya yakin pengawas dan semua pihak tidak akan lepas tangan, karena ini menyangkut masa depan tunas bangsa,” tegasnya. (blf/um)