E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Jangan Sampai Deviasi 8 Persen Bikin Kualitas Sekolah Rakyat Dikorbankan

Diterbitkan
Jumat, 3 Apr 2026 14.29 WIB
Bagikan:
Jangan Sampai Deviasi 8 Persen Bikin Kualitas Sekolah Rakyat Dikorbankan

Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Safei Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Safei saat Kunjungan Kerja Komisi V di Soreang, Kabupaten Bandung.

PARLEMENTARIA, Bandung — Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Safei, menyoroti adanya deviasi progres pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Kabupaten Bandung, yang mencapai sekitar 8 persen dari target awal. Temuan ini muncul dalam kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI bersama Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, serta pihak penyedia dan manajemen konstruksi (MK) di lokasi proyek.

Meski terdapat selisih antara progres fisik dan waktu yang direncanakan, Ahmad Safei mengaku tetap optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu. Keyakinan tersebut diperoleh setelah melakukan diskusi langsung dengan seluruh pihak terkait di lapangan.

“Memang ada deviasi sekitar 8 persen, itu cukup jauh. Tapi dari hasil diskusi, kita mendapat keyakinan bahwa semua pihak—baik dari Kementerian Sosial sebagai penanggung jawab, penyedia, maupun MK—optimistis pekerjaan ini bisa selesai sesuai target,” ujarnya usai diwawancarai Parlementaria di Desa Soreang, Bandung, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap proyek ini. Menurutnya, pemantauan berkala menjadi kunci untuk memastikan deviasi yang terjadi dapat segera dikejar melalui langkah-langkah percepatan yang terukur.
“Ini bagian dari pengawasan kami. Kita akan terus perhatikan progresnya. Mudah-mudahan apa yang disampaikan di lapangan benar-benar bisa tercapai, meskipun tentu akan membutuhkan kebijakan-kebijakan tertentu untuk mengejar ketertinggalan,” jelasnya.

Namun demikian, Ahmad Safei mengingatkan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas. Ia menekankan dua prinsip utama yang harus dijaga secara bersamaan, yakni ketepatan waktu dan mutu konstruksi.

“Kita ingin dua hal berjalan seimbang. Pertama selesai tepat waktu, kedua kualitas tetap terjaga. Jangan sampai karena dikejar target, kualitas justru ditinggalkan. Itu yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Sebagai informasu, Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan rentan. Oleh karena itu, aspek kualitas menjadi sangat krusial mengingat fasilitas ini akan digunakan sebagai sekolah berasrama.

“Program ini luar biasa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengangkat derajat anak-anak kita yang kurang mampu. Mereka akan tinggal dan belajar di sini, jadi bangunannya harus benar-benar layak dan berkualitas,” pungkasnya. (blf/um)

Berita terkait

Perbatasan Negara Wajah RI, Rakyat Jangan Sampai Marah karena Negara Tidak Hadir!
Politik dan Keamanan
Perbatasan Negara Wajah RI, Rakyat Jangan Sampai Marah karena Negara Tidak Hadir!
Edy Wuryanto: Jangan Sampai 31 Persen Warga Kalsel Tak Terlindungi Jaminan Kesehatan
Isu Lainnya
Edy Wuryanto: Jangan Sampai 31 Persen Warga Kalsel Tak Terlindungi Jaminan Kesehatan
Sturman Panjaitan: Hilirisasi Bauksit Jangan Sampai Rugikan Penambang Rakyat
Industri dan Pembangunan
Sturman Panjaitan: Hilirisasi Bauksit Jangan Sampai Rugikan Penambang Rakyat
Tags:#Pendidikan#sekolah rakyat
Sebelumnya

Teknologi Konstruksi Potensi Jadi Kunci Sekolah Rakyat Soreang Rampung Tepat Waktu

Selanjutnya

Bukan Sekadar Pendidikan, Sekolah Rakyat Jadi Pembinaan Sosial

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(765)
  • Industri dan Pembangunan(2757)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2628)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3300)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h