E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pengendalian Produksi dan Daur Ulang Potensi Tekan Banjir Kendaraan Bermotor

Diterbitkan
Jumat, 3 Apr 2026 14.35 WIB
Bagikan:
Pengendalian Produksi dan Daur Ulang Potensi Tekan Banjir Kendaraan Bermotor

Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Menoza dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke PT QJ Motor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.

PARLEMENTARIA, Cikarang — Anggota Komisi VII DPR RI Rycko Menoza menyoroti meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia yang dinilai semakin tidak terkendali, terutama di wilayah Pulau Jawa. Ia mempertanyakan peran pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, dalam mengantisipasi lonjakan produksi kendaraan roda dua yang terus bertambah setiap tahun.

Ia tidak memungkiri keberadaan industri otomotif patut disyukuri lantaran berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Walaupun begitu, ia menilai produksi kendaraan baru yang masif tidak diimbangi dengan kebijakan pengurangan kendaraan lama, sehingga memicu kepadatan lalu lintas yang semakin parah.

Perlu diketahui, hingga saat ini belum ada regulasi yang secara tegas membatasi jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kapasitas infrastruktur jalan yang cenderung stagnan, sehingga ketimpangan antara jumlah kendaraan dan daya tampung jalan semakin melebar.

“Perlu dipikirkan bagaimana mengurangi kendaraan lama yang terus menumpuk, sementara produksi kendaraan baru tidak pernah berhenti,” ujar Rycko dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke PT QJ Motor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026).

Tidak henti, dirinya mendorong ide inovasi dari pelaku industri otomotif, seperti program tukar tambah atau daur ulang kendaraan lama agar material yang masih layak dapat dimanfaatkan kembali untuk produksi baru. Baginya, langkah ini tidak hanya dapat menekan jumlah kendaraan, tetapi juga mendukung efisiensi sumber daya.

Menutup pernyataan, Politisi Fraksi Golkar berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera merumuskan kebijakan yang komprehensif untuk mengendalikan pertumbuhan kendaraan bermotor. Usaha ini, pungkasnya, bisa menjadi solusi berkelanjutan demi mengatasi persoalan kemacetan dan kepadatan lalu lintas di masa mendatang. (sai/um)

Berita terkait

Komisi IV: Dampak Banjir Sumatra Sebabkan Produksi Pertanian dan Perikanan Terganggu
Industri dan Pembangunan
Komisi IV: Dampak Banjir Sumatra Sebabkan Produksi Pertanian dan Perikanan Terganggu
Komisi V Kawal Efisiensi Logistik dan Perbaikan Irigasi Demi Tekan Biaya Produksi Pangan
Industri dan Pembangunan
Komisi V Kawal Efisiensi Logistik dan Perbaikan Irigasi Demi Tekan Biaya Produksi Pangan
Novita Hardini Desak PGN dan Industri Energi Cari Solusi Tekan Biaya Produksi
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini Desak PGN dan Industri Energi Cari Solusi Tekan Biaya Produksi
Sebelumnya

Baleg DPR Dorong Harmonisasi Regulasi untuk Aksesi OECD di Indonesia

Selanjutnya

Saleh Daulay: Investasi Industri Motor Bisa Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(765)
  • Industri dan Pembangunan(2757)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2628)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3300)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h