E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Ekonomi|BUMN|EBT|MBG|APBN|RAPBN 2027|pertumbuhan ekonomi|Breaking news|RUU LLAJ|Asta Cita|Paripurna
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Ekonomi|BUMN|EBT|MBG|APBN|RAPBN 2027|pertumbuhan ekonomi|Breaking news|RUU LLAJ|Asta Cita|Paripurna
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Ekonomi|BUMN|EBT|MBG|APBN|RAPBN 2027|pertumbuhan ekonomi|Breaking news|RUU LLAJ|Asta Cita|Paripurna
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Netty Prasetiyani Sayangkan Belasan Tahun Hak Pesangon Eks Pekerja Merpati Belum Tuntas

Diterbitkan
Rabu, 18 Feb 2026 14.05 WIB
Bagikan:
Netty Prasetiyani Sayangkan Belasan Tahun Hak Pesangon Eks Pekerja Merpati Belum Tuntas

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama perwakilan eks pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) di Gedung Nusantara I,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mengkritik keras belum tuntasnya pembayaran pesangon ribuan eks pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Ia menilai munculnya surat pengakuan utang sebagai pengganti hak pekerja merupakan bukti nyata buruknya manajemen dan minimnya kehadiran negara dalam melindungi warganya. 

Netty mempertanyakan mengapa hak dasar pekerja seperti pesangon harus digantungkan pada proses likuidasi aset yang berlarut-larut selama belasan tahun. “Apakah kemudian negara ‘ngeplang’ kepada pekerja untuk pesangon yang seharusnya menjadi hak mereka? Kok tiba-tiba harus menunggu penjualan aset? Menurut saya ini praktek buruk dan bentuk wanprestasi yang harus diluruskan,” ujar Netty Prasetiyani dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama perwakilan eks pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Politisi Fraksi PKS ini merasa terusik dengan lambannya penanganan kasus ini, terutama terkait dana pensiun yang tidak kunjung cair selama 12 tahun. Ia menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan dari regulator dan minimnya intervensi pemerintah terhadap kasus-kasus ketenagakerjaan yang menimpa perusahaan pelat merah. 

Apalagi, momen perjuangan para eks pekerja ini bertepatan dengan menjelang bulan suci Ramadhan, di mana kebutuhan keluarga dipastikan melonjak tajam. “Kasus ini sudah lama sekali, likuidasi sampai 11-12 tahun. Sekali lagi, kami di Komisi IX sangat perhatian, apalagi ini memasuki bulan Ramadhan. Negara harus hadir menggunakan kewenangannya untuk menyelesaikan urusan ini,” tegasnya.

Untuk mencari solusi konkret, Netty mendorong agar DPR segera menggelar rapat gabungan lintas komisi dengan melibatkan Komisi VI dan Komisi XI. Langkah ini dinilai mendesak karena rasio aset yang tersedia saat ini dilaporkan hanya sebesar 2,91 persen dari total utang pesangon yang harus dibayarkan kepada para mantan karyawan.

“Kita perlu melakukan rapat gabungan pada masa persidangan depan. Tidak mungkin hanya mengandalkan tim kurator saja, negara harus ikut bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini,” pungkas Netty. •ds,gal/aha

Berita terkait

Irma Suryani: Jangan Abaikan Hak Pesangon 700 Pekerja Papua
Kesejahteraan Rakyat
Irma Suryani: Jangan Abaikan Hak Pesangon 700 Pekerja Papua
Netty Aher: Negara Jangan Lepas Tanggung Jawab Urus Hak Eks Pekerja Merpati
Kesejahteraan Rakyat
Netty Aher: Negara Jangan Lepas Tanggung Jawab Urus Hak Eks Pekerja Merpati
Komisi IX Minta Rapat Gabungan Lintas Komisi terkait Hak Pekerja MNA
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Minta Rapat Gabungan Lintas Komisi terkait Hak Pekerja MNA
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Rapat Panja RUU Keuangan Haji Soroti Urgensi Penambahan Jumlah Dewan Pengawas

Selanjutnya

MKD: Uji Kelayakan Adies Kadir Sebagai Hakim MK Tak Langgar Etik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1066)
  • Industri dan Pembangunan(3723)
  • Isu Lainnya(1056)
  • Kesejahteraan Rakyat(3711)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4595)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Sidang Tahunan MPR RI Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Rapat Paripurna DPR RI
Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Ekonomi|BUMN|EBT|MBG|APBN|RAPBN 2027|pertumbuhan ekonomi|Breaking news|RUU LLAJ|Asta Cita|Paripurna
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 9 km/h