E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Ridwan Bae Usul Taksi Laut Jadi Opsi Strategis Penanganan Macet Bali

Diterbitkan
Senin, 16 Feb 2026 09.01 WIB
Bagikan:
Ridwan Bae Usul Taksi Laut Jadi Opsi Strategis Penanganan Macet Bali

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026). Foto: Tra/Karisma.

PARLEMENTARIA, Denpasar — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae mengusulkan optimalisasi transportasi laut serta pembangunan kereta api bawah tanah sebagai solusi strategis mengatasi kemacetan di Bali. Ia menilai keterbatasan moda angkutan publik membuat kepadatan lalu lintas di Bali semakin tidak terkendali, terutama di kawasan wisata.

“Karena kurangnya transportasi itu. Sehingga melahirkan, apa namanya, kemacetan yang padat. Solusinya apa? taksi laut diadakan, fasilitas transportasi massa itu harus diadakan, antara lainnya seperti kereta api bawah tanah, ini harus dipikirkan secara baik-baik. Tidak boleh main-main,” ujar Ridwan Bae dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Denpasar, Bali, Kamis (12/2/2026).

Politisi fraksi Partai Golkar itu menekankan distribusi mobilitas melalui jalur laut dapat membantu mengurangi beban jalan raya yang saat ini semakin padat. Mengingat kondisi geografis dan keterbatasan ruang di Bali membuat solusi berbasis jalan darat semakin sulit diterapkan secara maksimal.

“Harus segera sekarang mau berpikir bagaimana cara mengadakan kereta api bawah tanah yang bisa mengatasi, mengurai kemacetan yang ada. Kemudian pelabuhan-pelabuhan laut kita harus difungsikan secara baik sehingga taksi-taksi laut itu bisa juga termanfaatkan dengan baik,” jelasnya. 

Ridwan turut mendorong negara harus hadir secara serius dalam perencanaan dan pembiayaan proyek transportasi massal tersebut. Dengan jumlah wisatawan yang terus meningkat setiap tahun serta kontribusi besar Bali terhadap devisa negara, Ridwan menilai dukungan kebijakan dan anggaran harus diberikan secara maksimal. 

“Kalau tidak dipikirkan dari sekarang, akan terjadi terus kepadatan dan kemacetan terus dimana-mana gitu. Nah mudah-mudahan negara hadir bagaimana cara memanfaatkan orang-orang yang ahli pada bidangnya, dipikirkan secara baik bagaimana perencanaannya,” tandasnya.

Ia meengaskan penanganan Bali tidak bisa disamakan dengan provinsi lain, untuk itu lanjut Ridwan Komisi V DPR RI berkomitmen mengagendakan pembahasan khusus bersama seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi menyeluruh. “Negara harus hadir. Kita akan bahas khusus di Komisi V, agar Bali betul-betul nyaman dikunjungi dan wisatawan bahagia berada di sini,” pungkasnya.

Sebelumnya pada pertemuan terkemuka, untuk menjawab persoalan terkait kemacetan di Bali, Waterbased Transportation dapat menjadi salah satu moda trasnportasi yang dapat mengintegrasikan transportasi darat, laut, dan udara guna mengurangi kepadatan lalu lintas di pulau Dewata. 

Berdasarkan hasil observasi lapangan, waktu tempuh perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu melalui darat menghabiskan waktu kurang lebih 1,5 sampai 2 jam sedangkan dengan menggunakan moda water taxi, perjalanan dapat ditempuh dalam waktu maksimal kurang lebih 30 menit. •tra/aha

Berita terkait

Tolak Pinjol Jadi Opsi Bayar UKT, Komisi X Usul Perbaharui Struktur Anggaran Pendidikan
Kesejahteraan Rakyat
Tolak Pinjol Jadi Opsi Bayar UKT, Komisi X Usul Perbaharui Struktur Anggaran Pendidikan
Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Bali Dapat Jadi Contoh Provinsi Lainnya
Kesejahteraan Rakyat
Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Bali Dapat Jadi Contoh Provinsi Lainnya
ODOL Kendala Utama SPM Jalan Tol, Ridwan Bae: Sudah Puluhan Tahun Belum Tuntas
Industri dan Pembangunan
ODOL Kendala Utama SPM Jalan Tol, Ridwan Bae: Sudah Puluhan Tahun Belum Tuntas
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Achmad Tekankan Aspek Lingkungan, CSR, dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Proyek Hilirisasi

Selanjutnya

Muazzim Akbar Dorong Pembentukan Satgas Pengawasan THR Libatkan Semua Pihak

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h