E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi XIII Dukung Istana Kepresidenan Jadi Ruang Belajar Sejarah Generasi Muda

Diterbitkan
Kamis, 12 Feb 2026 18.15 WIB
Bagikan:
Komisi XIII Dukung Istana Kepresidenan Jadi Ruang Belajar Sejarah Generasi Muda

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung), Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). Foto: NDN/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Yogyakarta – Komisi XIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung), Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menekankan pentingnya menjadikan istana kepresidenan sebagai simbol yang inklusif dan terbuka bagi rakyat, khususnya sebagai sarana edukasi sejarah.

Willy menyebut Gedung Agung memiliki nilai historis yang sangat kuat sebagai “rahim republik”. Ia mengingatkan bahwa Yogyakarta pernah menjadi ibu kota republik dan tempat kelahiran tokoh bangsa, termasuk Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

“Konteksnya adalah bagaimana kita ingin membuka istana untuk rakyat. Ini adalah tempat yang penuh histori, bayinya republik itu ada di sini. Membangun benang merah historis itu harus konkret supaya kita tidak menjadi bangsa yang amnesia,” ujar Willy kepada Parlementaria usai Kunjungan.

Semangat membuka istana ini sejalan dengan tren positif antusiasme publik terhadap program “Istana untuk Rakyat” (Istura). Berdasarkan data kunjungan Gedung Agung, minat masyarakat untuk memelajari sejarah kepresidenan menunjukkan lonjakan signifikan pasca-pandemi dan renovasi.

Tercatat, setelah sempat turun di tahun 2023 karena adanya pembangunan dan pengaspalan (2.244 pengunjung), angka kunjungan meroket tajam saat Istura dibuka penuh untuk umum pada tahun 2024 dengan total 17.789 pengunjung. Tren ini terus menanjak hingga menembus angka tertinggi pada tahun 2025 dengan total 20.668 pengunjung, yang didominasi oleh wisatawan nusantara.

Melihat tingginya animo tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea menyoroti pentingnya narasi sejarah yang ada di dalam istana tersampaikan dengan baik kepada ribuan pengunjung tersebut, khususnya kaum muda. 

“Ada hal yang penting bagaimana sejarah Indonesia itu bisa terungkap di dalam istana kepresidenan ini dan bagaimana Pemerintah memanfaatkan istana-istana kepresidenan ini baik Yogyakarta, Jakarta, Cipanas, dan lainnya bisa menjadi sumber sejarah yang tidak bisa dilupakan oleh anak-anak,” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Komisi XIII berharap program Istura yang sudah sukses menarik puluhan ribu pengunjung ini tidak sekadar menjadi wisata visual semata, namun benar-benar menjadi sarana transfer nilai kebangsaan agar generasi penerus tidak kehilangan identitas sejarahnya. •ndn/rdn

Berita terkait

Hari Pahlawan 2025, Waka Komisi X Ajak Generasi Muda Jadi Hero Masa Kini
Kesejahteraan Rakyat
Hari Pahlawan 2025, Waka Komisi X Ajak Generasi Muda Jadi Hero Masa Kini
Tinjau Istana Kepresidenan Bogor, Komisi XIII Soroti Aspek Pemeliharaan dan Pengelolaan Aset Negara
Politik dan Keamanan
Tinjau Istana Kepresidenan Bogor, Komisi XIII Soroti Aspek Pemeliharaan dan Pengelolaan Aset Negara
Komisi XIII: Istana Tampaksiring Aset Strategis untuk Edukasi dan Pariwisata
Politik dan Keamanan
Komisi XIII: Istana Tampaksiring Aset Strategis untuk Edukasi dan Pariwisata
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XIII
Sebelumnya

Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina

Selanjutnya

Fikri Faqih: Potensi Ekonomi Cagar Budaya Bisa Lampaui Sektor Pertambangan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h