E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VII DPR RI Apresiasi Sekolah Pariwisata Swasta, Dorong Adaptasi Kurikulum Industri

Diterbitkan
Rabu, 11 Feb 2026 17.27 WIB
Bagikan:
Komisi VII DPR RI Apresiasi Sekolah Pariwisata Swasta, Dorong Adaptasi Kurikulum Industri

Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, saat kunjungan spesifik di Batam Tourism Polytechnic, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (10/2/2026). Foto: Dip/Karisma.

PARLEMENTARIA, Batam – Anggota Komisi VII DPR RI Bane Raja Manalu mengapresiasi kualitas pendidikan dan tata kelola Batam Tourism Polytechnic yang dinilainya mampu menyiapkan lulusan siap kerja serta relevan dengan kebutuhan industri pariwisata. Penilaian tersebut, ungkapnya, didasarkan pada kinerja institusi yang dinilai unggul dari sisi fasilitas, kurikulum, hingga keterhubungan dengan dunia usaha dan industri atau biasa disebut sebagai co-creation curriculum.

“Dari yang kami lihat, ini luar biasa. Fasilitasnya sangat baik, kurikulumnya juga mampu menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Ini praktik yang sangat bagus dan patut dipelajari,” ujar Bane saat ditemui di Batam Tourism Polytechnic, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (10/02/2026).

Ia menegaskan bahwa tidak ada salahnya jika Kementerian Pariwisata maupun politeknik pariwisata yang dikelola pemerintah belajar dari praktik baik yang diterapkan lembaga pendidikan swasta. Menurutnya, tujuan utama pendirian lembaga pendidikan adalah memastikan lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga benar-benar terserap oleh dunia industri.

Bane juga menyoroti keberhasilan politeknik tersebut dalam menjamin zero unemployment bagi lulusannya. Meski biaya pendidikan tergolong tinggi, jelasnya, hal itu dinilai sebagai investasi yang sepadan karena seluruh lulusan dipastikan memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri dan langsung bekerja setelah lulus.

Ia menyebutkan sekitar 60 persen lulusan terserap di dalam negeri, sementara sisanya bekerja di berbagai negara. Baginya, capaian ini jauh lebih baik dibandingkan tingkat serapan lulusan politeknik pariwisata yang berada di bawah Kementerian Pariwisata, yang saat ini masih berkisar maksimal 60 persen.

“Ini yang harus dipelajari. Tidak perlu malu belajar dari swasta. Mereka berhasil karena memiliki jejaring industri yang kuat dan kurikulum yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha,” tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Lebih lanjut, Bane mengingatkan pentingnya pembaruan kurikulum secara berkala agar tidak tertinggal dari dinamika industri pariwisata yang terus berkembang. Ia menilai lembaga pendidikan pariwisata harus responsif terhadap perubahan agar lulusan yang dihasilkan tetap relevan dan kompetitif.

“Industri pariwisata sangat dinamis. Jangan sampai kebutuhan industri sudah jauh berkembang, tapi yang diajarkan masih kurikulum lama. Penyesuaian ini menjadi kunci,” tutup Bane. •DIP/um

Berita terkait

Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu
Industri dan Pembangunan
Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu
Komisi VII DPR: Perluas Akses KUR dan Perkuat Peran UMKM dalam Ekosistem Pariwisata Sulut
Industri dan Pembangunan
Komisi VII DPR: Perluas Akses KUR dan Perkuat Peran UMKM dalam Ekosistem Pariwisata Sulut
Komisi XII DPR RI Dorong Pengembangan Jargas untuk Perluas Pemanfaatan Gas Bumi
Industri dan Pembangunan
Komisi XII DPR RI Dorong Pengembangan Jargas untuk Perluas Pemanfaatan Gas Bumi
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Komisi VII: Batam Tourism Polytechnic Layak Jadi Rujukan Pengembangan Vokasi

Selanjutnya

RUU Pilkada Dikejar Waktu, Komisi II DPR Target Rampung 2026

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h