E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|BUMN|Pariwisata|RUU Masyarakat Adat|miras|listrik|BPI Danantara|Kasus Kematian|Gili Meno|Gili Air|Gili Trawangan|WL|Bripka IH
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|BUMN|Pariwisata|RUU Masyarakat Adat|miras|listrik|BPI Danantara|Kasus Kematian|Gili Meno|Gili Air|Gili Trawangan|WL|Bripka IH
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|BUMN|Pariwisata|RUU Masyarakat Adat|miras|listrik|BPI Danantara|Kasus Kematian|Gili Meno|Gili Air|Gili Trawangan|WL|Bripka IH
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VII Dorong Penguatan Pariwisata NTB dan UMKM di Destinasi Wisata

Diterbitkan
Rabu, 12 Agu 2026 11.03 WIB
Bagikan:
Komisi VII Dorong Penguatan Pariwisata NTB dan UMKM di Destinasi Wisata

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim, saat memimpin pertemuan Komisi VII DPR RI dengan Gubernur NTB beserta jajaran mitra kerja Komisi VII DPR RI di Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram.|Foto: Mentari/Karisma

PARLEMENTARIA, Mataram – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menilai Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki prospek besar untuk terus mengembangkan sektor pariwisata nasional. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin pertemuan Komisi VII DPR RI dengan Gubernur NTB beserta jajaran mitra kerja Komisi VII DPR RI di Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, Selasa petang (11/8/2026).


Chusnunia mengatakan, kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke NTB merupakan bagian dari upaya melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait berbagai bidang kerja Komisi VII DPR RI. Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan sektor pariwisata NTB yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan signifikan.


“Stressing kita salah satunya adalah pariwisata, dimana terutama empat tahun terakhir pertumbuhan pariwisata di NTB ini signifikan, dan ini menjadi penyangga pariwisata nasional selain Bali,” kata Chusnunia.

Lihat Juga :

Komisi VII DPR Bidik Tiga Gili NTB untuk Geser Ketimpangan Arus Wisman

Komisi VII DPR Bidik Tiga Gili NTB untuk Geser Ketimpangan Arus Wisman

BKSAP Dorong Penguatan Investasi dan Perlindungan PMI di Korea Selatan

BKSAP Dorong Penguatan Investasi dan Perlindungan PMI di Korea Selatan


Menurutnya, NTB memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata. Selain letaknya yang berdekatan dengan Bali, NTB memiliki karakter destinasi yang beragam, mulai dari kawasan pantai, pegunungan, hingga destinasi dengan udara yang lebih sejuk. Keberadaan kawasan Mandalika juga dinilai memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pariwisata di NTB.


“NTB ini punya prospek, apalagi pasca ada Mandalika. Dan kelihatan kan efek dominonya di angka pertumbuhan pariwisata yang signifikan,” ujarnya.


Dalam pertemuan tersebut, lanjut Chusnunia, Gubernur NTB juga menyampaikan sejumlah aspirasi dan persoalan yang dihadapi daerah, salah satunya berkaitan dengan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Menurutnya, persoalan yang muncul tidak semata-mata bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan persaingan penyelenggaraan ajang olahraga internasional antarnegara sehingga membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat.


“Ada beberapa yang diaspirasikan oleh Pak Gubernur, salah satunya tentang persoalan-persoalan yang dihadapi terkait dengan MotoGP. Ini akan beberapa persoalan-persoalan teknis, yang bukan sekadar teknis sebenarnya, karena ini mungkin ada persaingan antarnegara. Mungkin ini butuh atensi lebih dari pemerintah pusat,” jelasnya.


Selain MotoGP, Komisi VII DPR RI juga menyoroti pentingnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari ekosistem pariwisata NTB. Chusnunia menilai pertumbuhan pariwisata harus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal, terutama melalui peningkatan lama tinggal wisatawan serta jumlah belanja atau spending selama berada di NTB.


Ia mengatakan, upaya meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan harus dibarengi dengan penyediaan atraksi serta pengalaman wisata yang lebih beragam. Dengan demikian, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan kegiatan selama berada di NTB sekaligus membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk memperoleh manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.


“Ketika kita mau dorong angka stay, kita mau dorong angka spending-nya lebih banyak, mesti kita banyak jualan, variasi hiburannya apa. Nah, nanti variasi hiburan mendorong angka stay, mendorong konsumsi di UMKM, itu satu sama lain, angkanya saling terkait,” terang Chusnunia.


Ia menambahkan, diversifikasi atraksi wisata menjadi semakin penting untuk menjangkau karakter wisatawan mancanegara yang berbeda-beda. Salah satu kelompok wisatawan yang menjadi perhatian adalah wisatawan asal Timur Tengah. Menurutnya, ketergantungan pada atraksi pantai saja belum cukup untuk menarik dan membuat wisatawan dari kawasan tersebut tinggal lebih lama di NTB.


“Jadi kita dorong variasi yang bisa ditawarkan untuk wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, khususnya mancanegara. Karena kalau lokal itu justru semakin senang, kuliner semakin banyak, mereka makin senang. Mancanegara ini agak sesuai background-nya,” katanya.


Chusnunia mencontohkan wisatawan asal Timur Tengah yang dinilai membutuhkan pilihan atraksi berbeda karena tidak seluruhnya memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap wisata pantai. Karena itu, diperlukan dukungan lintas sektor untuk menghadirkan destinasi dan aktivitas wisata yang lebih variatif, termasuk melalui peran pemerintah pusat dan Kementerian Pariwisata.


“Tadi keluhannya yang Timur Tengah, kita belum bisa banyak kasih variasi atraksi,” ungkapnya.


Untuk itu, Komisi VII mendorong agar Kementerian Pariwisata dapat lebih hadir dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan pengembangan destinasi wisata di NTB. Menurut Chusnunia, dukungan tersebut tidak harus selalu berbentuk alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga dapat dilakukan dengan mendorong masuknya investasi ke daerah.


“Jadi misalkan persoalan yang dihadapi Pemprov NTB hari ini, Kementerian Pariwisata bisa hadir. Misalkan tidak ada APBN pun mendatangkan investasi misalnya, jadi bareng-bareng untuk menyelesaikan persoalan,” pungkasnya. (mri/aha)

Berita terkait

Komisi VII DPR Bidik Tiga Gili NTB untuk Geser Ketimpangan Arus Wisman
Industri dan Pembangunan
Komisi VII DPR Bidik Tiga Gili NTB untuk Geser Ketimpangan Arus Wisman
BKSAP Dorong Penguatan Investasi dan Perlindungan PMI di Korea Selatan
Kesejahteraan Rakyat
BKSAP Dorong Penguatan Investasi dan Perlindungan PMI di Korea Selatan
Riyono “Caping” Dorong Penguatan UMKM Perikanan Berorientasi Ekspor
Industri dan Pembangunan
Riyono “Caping” Dorong Penguatan UMKM Perikanan Berorientasi Ekspor
Tags:#Pariwisata#NTB
Sebelumnya

Listrik Mendadak Padam Saat Rapat, Ismail: Keluhan Warga Sulut Terbukti

Selanjutnya

Gili Kembali Ramai Turis Asing, Rahayu Saraswati Minta Bereskan Krisis Air Bersih

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1055)
  • Industri dan Pembangunan(3699)
  • Isu Lainnya(1047)
  • Kesejahteraan Rakyat(3699)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4578)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

SIDANG TAHUNAN MPR RI SIDANG BERSAMA DPR & DPD RI RAPAT PARIPURNA DPR RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|BUMN|Pariwisata|RUU Masyarakat Adat|miras|listrik|BPI Danantara|Kasus Kematian|Gili Meno|Gili Air|Gili Trawangan|WL|Bripka IH
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h