
Angggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana dalam kunjungan kerja spesifik di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/1/2026). Foto: CAS/Mahendra.
“Kami berkumpul bersama para pemangku kepentingan yang akan bekerja sama dengan BPS dalam penyelenggaraan Sensus Ekonomi. Hal ini penting karena data kini menjadi rujukan utama, bahkan Yuval Noah Harari dalam bukunya Homo Deus menegaskan bahwa data akan semakin menentukan di masa depan,” katanya saat di wawancarai Parlementaria saat kunjungan kerja spesifik di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/1/2026).
Ia melanjutkan, ke depan semua orang akan bicara tentang data. Bahkan manusia sekarang digerakkan oleh algoritma yang tanpa sadar itu menjadi satu rumusan tersendiri dan akan menggerakkan mereka untuk bertindak ke pola A, B dan C. Jadi data dari sensus ekonomi tahun 2026 itu menjadi sangat penting.
“Makanya sejarahwan Yuval bilang ini dataisme katanya ya. Nah dalam kaitannya sensus ini hasil dari sensus juga akan menghasilkan data yang seidialnya itu bisa data yang sangat faktual bisa dibuktikan sehingga kelak menjadi rujukan kebijakan pembangunan baik di tingkat Pemda di kabupaten/kota kemudian di tingkat provinsi bahkan di tingkat nasional,” jelasnya.
Ia pun menilai bahwa data dari sensus ekonomi nasional ini akan meng-capture UMKM, perusahaan yang besar bahkan ekonomi usaha yang dijalankan oleh rumah tangga. “Sehingga nanti arah kebijakan pembangunan ke depan bisa berbasiskan data dari hasil sensus ini dan bisa menghadirkan solusi yang lebih jitu dan tepat kepada masyarakat,” tutupnya. •cas/aha