
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah saat memimpin kunjungan kerja spesifik di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/1/2026). Foto: CAS/Mahendra.
“Terkait dengan sosialisasi terhadap sensus ekonomi ini terutama adalah strategi komunikasi yang perlu lebih dikembangkan. Apalagi di sini (Sumatera Selatan) ada tujuh belas kabupaten/kota, tentu wilayah dan tantangannya berbeda-beda,” katanya saat diwawancarai Parlementaria usai memimpin kunjungan kerja spesifik di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/1/2026).
Berkaca pada sensus ekonomi di periode-periode sebelumnya, ia melanjutkan, tentunya kesulitan-kesulitan yang pernah dihadapi pada sensus sebelumnya harus menjadi evaluasi. Hal itu agar kejadian serupa bisa diantisipasi sebelum petugas sensus turun ke lapangan.
“Kesulitan di sensus-sensus sebelumnya harus menjadi evaluasi. Apalagi sekarang ada teknologi yang berkembang, tentunya harus lebih kreatif untuk menyampaikan sosialisasi ini dan juga bentuk-bentuk pertanyaan yang tidak langsung menyasar pada hal-hal yang membuat mereka tidak mau menjawab. Jadi memang perlu keterampilan komunikasi untuk petugas sensus nanti,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Komisi X pun, tegasnya, meminta agar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel melakukan kerjasama dengan berbagai organisasi sehingga memudahkan untuk mendapatkan data yang akurat. “Ibaratnya ada pintu masuk kepada para petugas sensus kepada pengusaha sehingga mereka sudah mendapatkan data sebelumnya sebelum mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan,” pungkasnya. •cas/rdn