E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Tidak Hanya Aspek Fisik dan Teknis, Kesehatan Mental Prajurit TNI Juga Harus Diperhatikan

Diterbitkan
Jumat, 23 Jan 2026 14.52 WIB
Bagikan:
Tidak Hanya Aspek Fisik dan Teknis, Kesehatan Mental Prajurit TNI Juga Harus Diperhatikan

Anggota Komisi I DPR RI, Desy Ratnasari, dalam kunjungan kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Puspenerbad, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/1/2026). Foto: Tra/Karisma.

PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan – Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari menekankan pentingnya penguatan dan evaluasi berkelanjutan terhadap kesehatan mental prajurit TNI sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan pencegahan risiko dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, sejumlah peristiwa yang mencuat di ruang publik belakangan ini perlu dijadikan bahan evaluasi bersama guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Adanya insiden salah tembak, tindak kekerasan, maupun konflik antaraparat penegak hukum menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dalam pembinaan personel. Kita melihat cukup banyak contoh di pemberitaan, baik antar TNI maupun dengan aparat lain. Ini menjadi sinyal bahwa evaluasi harus terus dilakukan,” ungkap Desy kepada Parlementaria dalam kunjungan kerja Spesifik Komisi I DPR RI ke Puspenerbad, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (22/1/2026).

Politisi Fraksi PAN itu menegaskan bahwa pembinaan mental tidak seharusnya dipahami secara sempit atau distigmatis. Ia menilai anggapan bahwa prajurit yang mengikuti pembinaan mental identik dengan kondisi sakit, perlu ditinggalkan. “Evaluasi dan pembinaan mental bukan stigma. Ini adalah bagian dari kesehatan psikologis yang memang harus dijaga dan dilatih secara berkelanjutan,” tegas Desy.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kesehatan mental juga berkaitan erat dengan kemampuan prajurit dalam mengelola emosi dan tekanan tugas, baik saat bertugas di lapangan maupun setelah kembali dari penugasan. Menurutnya, perubahan kondisi psikologis dapat terjadi kapan saja dan perlu diantisipasi secara sistematis oleh institusi.

Ia mencontohkan tantangan adaptasi yang dihadapi prajurit ketika mengalami perubahan peran atau ritme kerja. Ia menyebut bahwa personel yang terbiasa menjalankan tugas tertentu, seperti penerbang atau penembak, akan menghadapi tekanan psikologis ketika harus berhenti atau beralih tugas. “Perubahan seperti itu tidak mudah. Sama halnya dengan penerbang yang lama tidak terbang, perlu penyesuaian ulang,” kata Desy.

Untuk itu , ia menilai peran komandan satuan menjadi krusial dalam menyiapkan personel agar siap beradaptasi. Ia menekankan bahwa kesiapan psikologis harus dilatih sebagaimana kesiapan fisik dan teknis. “Tidak bisa hanya mengandalkan asumsi bahwa jiwa korsa cukup untuk menjamin semuanya aman. Semua itu tetap perlu dilatih,” ujar Desy.

Menurutnya pembinaan mental yang dilakukan secara konsisten justru menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap risiko pelanggaran maupun insiden di lapangan. “Pendekatan ini juga sejalan dengan upaya peningkatan profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugas negara secara bertanggung jawab,” pungkas Desy. •tra/rdn

Berita terkait

Netty Desak Negara Pastikan Pemulihan Fisik dan Mental Korban Penyekapan
Kesejahteraan Rakyat
Netty Desak Negara Pastikan Pemulihan Fisik dan Mental Korban Penyekapan
Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional
Kesejahteraan Rakyat
Lestari Moerdijat: Kesehatan Mental Harus Menjadi Bagian dari Kurikulum Nasional
Perlu Diatur dalam RUU Sisdiknas, Penguatan Kesehatan dan Mental Harus Integrasikan Guru Agama dan Psikolog
Kesejahteraan Rakyat
Perlu Diatur dalam RUU Sisdiknas, Penguatan Kesehatan dan Mental Harus Integrasikan Guru Agama dan Psikolog
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Ratna Juwita Sari Apresiasi Listrik Gratis Kementerian ESDM

Selanjutnya

Desy Ratnasari Soroti Minimnya Penerbang Perempuan di Puspenerbad: Pembinaan Karier Harus Setara!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h