E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 90%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 90%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 90%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Pelatih Baru Timnas Jangan Terjebak Pola Instan, Bangun Sistem Pembinaan Berkelanjutan

Diterbitkan
Kamis, 22 Jan 2026 15.07 WIB
Bagikan:
Pelatih Baru Timnas Jangan Terjebak Pola Instan, Bangun Sistem Pembinaan Berkelanjutan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Foto: Tari/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan pesan kepada pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, agar pembenahan sepak bola nasional tidak kembali terjebak dalam pola instan yang berulang. Ia menegaskan bahwa pergantian pelatih harus diiringi dengan penguatan sistem pembinaan yang berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek atas kegagalan target.

Pesan tersebut disampaikan menyusul keputusan PSSI menunjuk John Herdman, pelatih asal Inggris, pada 3 Januari 2026 untuk menggantikan Patrick Kluivert. Menurut Hetifah, perubahan ini seharusnya dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi menyeluruh, bukan semata reaksi atas kegagalan Timnas lolos ke Piala Dunia 2026.

“Sepak bola itu bukan proyek cepat saji. Kita butuh arah yang jelas, sistematis, dan jangka panjang. Jangan hanya fokus mengganti pelatih, tetapi membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan,” tegas Hetifah dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Ia menekankan bahwa fondasi sepak bola nasional hanya dapat dibangun melalui pembinaan usia muda yang berjenjang, akademi sepak bola yang hidup dan terintegrasi, serta kompetisi yang berpihak pada pengembangan pemain lokal. Tanpa regenerasi yang sehat, menurutnya, strategi pelatih sebaik apa pun tidak akan menghasilkan capaian yang konsisten.

“Tanpa regenerasi yang kuat, sehebat apa pun strategi pelatih, hasilnya akan tetap sama—tersandung di tengah jalan,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Hetifah juga menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan terus mengawal transformasi sepak bola nasional agar tidak bergantung pada figur pelatih atau pimpinan federasi, melainkan bertumpu pada sistem dan tata kelola yang sehat.

Pemutusan kerja sama dengan pelatih sebelumnya yang dilakukan melalui mekanisme mutual termination, lanjut Hetifah, membuka ruang bagi PSSI untuk memulai arah baru pembinaan sepak bola nasional. Momentum ini dinilainya penting untuk menata ulang filosofi bermain dan sistem pembinaan secara lebih terstruktur.

“Pelatih boleh berganti, tetapi arah pembangunan sepak bola nasional tidak boleh berubah setiap kali kita kalah. Kita harus bicara sistem, bukan sekadar figur,” pungkasnya. •rdn

Berita terkait

Komisi X Ajak Masyarakat Indonesia Dukung Pelatih Baru Timnas Patrick Kluivert
Industri dan Pembangunan
Komisi X Ajak Masyarakat Indonesia Dukung Pelatih Baru Timnas Patrick Kluivert
Soroti Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Sistem Pembinaan Perlu Dievaluasi
Kesejahteraan Rakyat
Soroti Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Sistem Pembinaan Perlu Dievaluasi
Komisi XIII Soroti Dugaan Aparat Bekingi Narkoba dan Pola Pembinaan di Lapas Kelas I Medan
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Soroti Dugaan Aparat Bekingi Narkoba dan Pola Pembinaan di Lapas Kelas I Medan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Adang Daradjatun Dukung Pencarian Keadilan dan Implementasi Restorative Justice Guru SDN 21 Kumpeh

Selanjutnya

Program Pemagangan Nasional Jangan Hanya Targetkan Jumlah Peserta, Harus Mampu Tekan Angka Pengangguran

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(805)
  • Industri dan Pembangunan(2998)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2900)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3617)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|Hari Buruh|may day|hardiknas|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pangan|daycare|Duka Cita|pesantren
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 90%
Angin: 5 km/h