E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kecelakaan Maut Tol Krapyak Jadi Alarm Kesiapan Transportasi Nataru

Diterbitkan
Rabu, 24 Des 2025 09.09 WIB
Bagikan:
Kecelakaan Maut Tol Krapyak Jadi Alarm Kesiapan Transportasi Nataru

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda. Foto : Dok/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Kecelakaan maut yang melibatkan PO Bus Cahaya Trans di Simpang Tol Krapyak, Semarang, pada Senin (22/12) dini hari, menjadi peringatan serius bagi kesiapan transportasi nasional menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Insiden yang menewaskan 16 orang tersebut dinilai harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan keselamatan dan kelayakan armada transportasi publik.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyebut tragedi tersebut sebagai early warning yang tidak boleh diabaikan, terlebih mobilitas masyarakat pada periode Nataru tahun ini diprediksi sangat tinggi. Berdasarkan proyeksi, jumlah pergerakan warga diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, dengan konsentrasi terbesar berada di Pulau Jawa.

“Tragedi di Tol Krapyak adalah duka mendalam sekaligus peringatan bagi kita semua. Dengan estimasi 119,5 juta orang yang akan bergerak untuk mudik, perayaan tahun baru, dan wisata, pemerintah tidak punya ruang untuk toleransi terhadap kelalaian sekecil apa pun,” ujar Huda dalam keterangan yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Politisi Fraksi PKB ini mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk segera menerapkan langkah-langkah komprehensif dalam menjamin keselamatan seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian.

Secara khusus, ia menyoroti moda transportasi bus yang menjadi pilihan utama masyarakat saat musim liburan. Huda meminta Kemenhub melakukan ramp check atau inspeksi keselamatan secara masif dan menyeluruh terhadap seluruh armada bus yang beroperasi selama Nataru.

“Kemenhub harus memastikan seluruh armada PO Bus yang beroperasi untuk angkutan Nataru telah lolos ramp check. Jangan ada bus ‘zombie’ atau bus yang tidak layak jalan tetap dipaksakan beroperasi demi mengejar setoran di tengah tingginya permintaan,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selain kelayakan kendaraan, Huda juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kondisi kesehatan dan jam kerja pengemudi. Menurutnya, tingginya intensitas kerja selama masa libur panjang kerap membuat awak bus mengalami kelelahan, yang berpotensi menurunkan konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami meminta Kemenhub dan pihak kepolisian memastikan adanya pemeriksaan kesehatan bagi awak bus di terminal-terminal utama. Sopir harus dalam kondisi fit dan tidak di bawah pengaruh zat apa pun. Manajemen waktu kerja juga harus diawasi ketat; jangan biarkan sopir dipaksa bekerja di luar batas kemampuan manusiawi mereka,” tambahnya.

Dengan prediksi mobilitas yang mayoritas terpusat di Pulau Jawa, Huda menilai titik-titik rawan seperti simpang tol, jalur padat, dan kawasan wisata perlu mendapat pengamanan ekstra. Ia berharap koordinasi antara Kemenhub, Korlantas Polri, serta pengelola jalan tol dapat diperkuat untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

“Keselamatan 119,5 juta nyawa warga yang bermobilitas adalah tanggung jawab negara. Kita tidak ingin keceriaan liburan berubah menjadi duka akibat kelalaian dalam manajemen transportasi publik,” pungkas Huda. •ssb/rdn

Berita terkait

Legislator: Komisi V Siap Koordinasi Awasi Kesiapan Transportasi Jelang Nataru 2025
Industri dan Pembangunan
Legislator: Komisi V Siap Koordinasi Awasi Kesiapan Transportasi Jelang Nataru 2025
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM Alarm Sistemik Kecelakaan Transportasi, Jangan Tunda Evaluasi!
Industri dan Pembangunan
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM Alarm Sistemik Kecelakaan Transportasi, Jangan Tunda Evaluasi!
Kecelakaan Kereta Bekasi, Alarm Evaluasi Keselamatan Transportasi
Industri dan Pembangunan
Kecelakaan Kereta Bekasi, Alarm Evaluasi Keselamatan Transportasi
Tags:#Berita Utama#Komisi V
Sebelumnya

Regenerasi Pengrajin Ekraf Jadi Tantangan Serius, Komisi VII Dorong Insentif Anak Muda

Selanjutnya

Pemulihan Pariwisata dan Ekraf Pascabencana Harus Terintegrasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h