E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi II Soroti Kredit Sindikasi Bermasalah di Bank Sumsel Babel

Diterbitkan
Kamis, 11 Des 2025 11.05 WIB
Bagikan:
Komisi II Soroti Kredit Sindikasi Bermasalah di Bank Sumsel Babel

Anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha saat melakukan kunjungan kerja reses dengan manajemen Bank Sumsel Babel dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (10/12/2025).

PARLEMENTARIA, Palembang – Anggota Komisi II DPR RI Mohammad Toha menegaskan bahwa persoalan kredit sindikasi bermasalah yang pernah disalurkan Bank Sumsel Babel dan Bank Kabelitung menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja reses Komisi II ke Sumatera Selatan. Kredit untuk proyek-proyek di luar provinsi yang kini masuk kategori kolektabilitas lima tersebut dinilai sebagai bentuk kebijakan yang tidak sepenuhnya menerapkan asas kehati-hatian.

Dalam pertemuan dengan manajemen Bank Sumsel Babel dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Toha tetap memberikan apresiasi terhadap capaian positif bank daerah tersebut. “Memang ada peningkatan pendapatan dan keuntungan, tetapi dividennya tahun ini turun dari tahun kemarin. Ini artinya masih ada persoalan yang harus dibenahi,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Toha menyoroti kebijakan masa lalu terkait pemberian kredit sindikasi untuk proyek di berbagai daerah di luar Sumatera Selatan Babel. Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut tidak sejalan dengan fokus bank daerah yang seharusnya melayani masyarakat lokal. “Proyek-proyek itu ada yang di Jawa, di Jakarta, di provinsi lain. Padahal sebenarnya sudah diurus oleh bank Himbara atau bank swasta,” tegasnya.

Ia kemudian mengingatkan bahwa bank daerah wajib menjaga mandat utamanya untuk menyerap dana masyarakat dan mengelolanya bagi kepentingan daerah. Menurutnya, kreativitas dalam berbisnis tetap diperlukan, tetapi tidak boleh mengabaikan prinsip kehati-hatian. “Boleh berkreasi, boleh memberi kredit atau investasi di luar provinsi, tapi harus sangat hati-hati. Jangan sampai seperti Jiwasraya atau Bumi Putra yang rugi karena tidak prudensial,” kata Toha.

Persoalan kredit sindikasi yang kini berstatus macet menjadi kekhawatiran utama. Toha menilai bahwa kebijakan tersebut harus dijadikan evaluasi mendalam agar tidak terulang pada program berikutnya. “Kasus ini katanya sudah kolektabilitas lima, artinya kredit macet. Ini harus jadi acuan untuk langkah Bank Sumsel Babel ke depan,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Toha mendorong agar Bank Sumsel Babel dan Bank Kabelitung kembali fokus memperkuat manfaat bagi masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. “Kreatif boleh, ekspansif boleh, tapi keamanan bank dan kesejahteraan masyarakat daerah tetap yang utama,” pungkasnya. •gys/aha

Berita terkait

Sinkronisasi Regulasi Tata Ruang, Komisi II Soroti Implementasi LSD Surakarta
Politik dan Keamanan
Sinkronisasi Regulasi Tata Ruang, Komisi II Soroti Implementasi LSD Surakarta
Ujang Bey Tegas Minta Cabut HGU Bermasalah di Sumsel
Politik dan Keamanan
Ujang Bey Tegas Minta Cabut HGU Bermasalah di Sumsel
Giri Ramanda: Bank Sumsel Babel Perlu Inovasi Hadapi Tekanan Ekonomi 2026
Politik dan Keamanan
Giri Ramanda: Bank Sumsel Babel Perlu Inovasi Hadapi Tekanan Ekonomi 2026
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi II
Sebelumnya

Pentingnya Peningkatan Tata Kelola PTKIN Berbasis Nilai Islam

Selanjutnya

Muslim Ayub: Pengawasan terhadap Konten Asusila WNA di Bali Harus Maksimal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3351)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3355)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4089)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h