E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

PT Len Industri Jadi Benteng Kedaulatan Teknologi Pertahanan Nasional

Diterbitkan
Selasa, 9 Des 2025 15.04 WIB
Bagikan:
PT Len Industri Jadi Benteng Kedaulatan Teknologi Pertahanan Nasional

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, saat bertukar cenderamata usai mengikuti Kunjungan Spesifik Komisi VII DPR ke PT Len Industri, Senin (8/12/2025). Foto: Eki/vel.

PARLEMENTARIA, Bandung—Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menegaskan perlunya memperkuat peran PT Len Industri (Persero) sebagai industri strategis yang berfungsi menjaga kedaulatan negara, khususnya dalam bidang teknologi pertahanan dan keamanan. Hal itu disampaikannya saat mengikuti Kunjungan Spesifik Komisi VII DPR ke PT Len Industri, Senin (8/12/2025).

Lamhot menyebut bahwa hubungan PT Len dengan pertahanan nasional sangat erat sehingga Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada impor peralatan sensitif dari luar negeri. “PT Len ini adalah industri yang sangat kuat kaitannya dengan pertahanan negara. Karena itu kita ingin mendorong agar PT Len berkontribusi langsung pada kedaulatan bangsa,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa banyak produk pertahanan strategis masih didatangkan dari luar negeri, termasuk sistem radar, satelit, hingga drone. Situasi ini dinilai rentan terhadap kebocoran informasi serta melemahkan posisi Indonesia dalam menjaga data dan keamanan nasional.

“Kebanyakan masih impor. Bahkan penyimpanan data kita pun masih berada pada ekologi luar negeri, dan itu sangat rentan. Kalau Indonesia mampu memproduksi sendiri, maka kedaulatan kita jauh lebih terjaga,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Lamhot juga menekankan perlunya kerangka regulasi baru yang lebih sesuai dengan karakter PT Len sebagai industri pertahanan. Ia menolak PT Len diperlakukan sama seperti BUMN komersial yang berbasis keuntungan. “PT Len ini tidak boleh disamakan dengan BUMN lainnya. Kalau BUMN lain dituntut revenue, PT Len tidak berbasis revenue, tetapi berbasis produk-produk yang menjaga keutuhan dan kedaulatan negara,” jelasnya.

Lamhot menilai bahwa penguatan PT Len akan menjadi langkah penting dalam menghindarkan Indonesia dari ketergantungan teknologi luar negeri di sektor yang paling vital. “Mulai dari industri senjata, radar, satelit, hingga drone, itu harusnya kita produksi dalam negeri. Ketika kita mampu memproduksi semua itu, maka kedaulatan kita tidak mudah dimanfaatkan oleh pihak lain,” pungkasnya. •eki/aha

Berita terkait

Kunjungi PT Len Industri, Legislator Apresiasi SDM Unggul Indonesia
Industri dan Pembangunan
Kunjungi PT Len Industri, Legislator Apresiasi SDM Unggul Indonesia
Kunjungi PT PAL Surabaya, Komisi VII Dorong Kemandirian Industri Pertahanan
Industri dan Pembangunan
Kunjungi PT PAL Surabaya, Komisi VII Dorong Kemandirian Industri Pertahanan
Rieke Diah Pitaloka Suarakan Dukungan Penguatan Industri Pertahanan
Industri dan Pembangunan
Rieke Diah Pitaloka Suarakan Dukungan Penguatan Industri Pertahanan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Komisi VII Dorong Afirmasi Pajak dan Penguatan Industri Pertahanan Nasional

Selanjutnya

Komisi II Paparkan Laporan Kinerja 2025, Rifqinizamy Tekankan Reformasi ASN

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h