E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Bertemu Ketua Parlemen Korsel, Puan Dorong Kerja Sama Investasi Hijau dan Kolaborasi Budaya

Diterbitkan
Jumat, 14 Nov 2025 09.44 WIB
Bagikan:
Bertemu Ketua Parlemen Korsel, Puan Dorong Kerja Sama Investasi Hijau dan Kolaborasi Budaya

Ketua DPR RI Puan Maharani Bilateral meeting Puan dengan Woo Won-shik digelar di Seoul, Korsel, Rabu (12/11/2025). Foto : Ist/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-shik. Saat bertemu Ketua Parlemen Korea Selatan (Korsel) itu, Puan membahas berbagai potensi kerja sama kedua negara.

Bilateral meeting Puan dengan Woo Won-shik digelar di Seoul, Korsel, Rabu (12/11/2025). Adapun pertemuan dilakukan di sela rangkaian 11th MIKTA Speakers’ Consultation atau Forum Konsultasi Ketua Parlemen MIKTA ke-11 di mana tahun ini Korea Selatan bertindak sebagai tuan rumah.

MIKTA sendiri merupakan grup negara-negara middle power (kekuatan menengah) yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia. Sementara MIKTA Speakers’ Consultation merupakan forum konsultatif Ketua Parlemen anggota MIKTA. Kehadiran Puan merupakan undangan agenda kenegaraan.

Dalam pertemuan dengan Ketua Parlemen Korsel, Puan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak tuan rumah serta mengucapkan selamat atas keberhasilan APEC Economic Leaders’ Meeting 2025 di Gyeongju, yang menunjukkan kepemimpinan efektif Republik Korea Selatan di kawasan Asia Pasifik.

“Sejak tiba di Seoul, kami rasakan keramahan Korea yang hangat dan tulus, cermin persahabatan erat antara Indonesia dan Republik Korea,” kata Puan dalam keterangan tertuslisnya kepada Parlementaria.

Sementara terkait agenda Forum Konsultasi Parlemen MIKTA ke-11, Puan mengapresiasi tema sidang yang menyoroti pentingnya kepemimpinan parlemen yang inklusif dalam menghadapi krisis global dan polarisasi.

“Ini sejalan dengan mandat kita untuk mengembalikan kepercayaan publik, memperkuat efektivitas multilateralisme, dan memastikan parlemen tetap menjadi jangkar demokrasi,” tuturnya.

“Indonesia siap berkontribusi agar di forum ini menghasilkan tindak lanjut yang konkret, terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat kita,” lanjut Puan.

Puan kemudian menegaskan pentingnya memperdalam kerja sama antara Indonesia dan Korea, khususnya di bidang investasi hijau dan kolaborasi sosial-budaya yang berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi komitmen Republik Korea dalam transisi hijau, dan kami mendorong penguatan kolaborasi dan investasi di bidang energi terbarukan, khususnya tenaga surya, angin, dan hidrogen,” jelasnya.

Puan juga menyambut baik langkah Korea Selatan yang aktif dalam mendorong ekonomi rendah karbon dan investasi berkelanjutan. Ia menilai, kerja sama Indonesia–Korsel dalam energi baru dan kawasan industri hijau merupakan peluang strategis untuk berperan sebagai penggerak ekonomi hijau di kawasan.

“Untuk itu kami sangat menyambut investasi hijau dari Republik Korea, termasuk di sektor energi baru dan kawasan industri rendah karbon. Kami juga mendorong optimalisasi Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) yang telah berlaku sejak Januari 2023,” ungkap Puan.

“Semoga lebih banyak lagi proyek dan proposal yang dapat direalisasikan bersama, agar manfaat IK-CEPA dapat dirasakan lebih luas,” lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Selain investasi hijau, Puan juga berpandangan pentingnya kerja sama sosial-budaya sebagai fondasi hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Budaya adalah jembatan yang mendekatkan kedua bangsa, dan fondasi people-to-people contact yang berkelanjutan. Kolaborasi budaya akan memperkaya saling pengertian, sekaligus menumbuhkan kebanggaan bersama, terutama di kalangan generasi muda,” papar Puan.

Puan menilai, kerja sama budaya dan pendidikan harus diperkuat dengan kehadiran pusat Bahasa Indonesia di Korea dan pusat Bahasa Korea di Indonesia, termasuk program language exchange untuk melahirkan duta budaya kedua bangsa.

Mantan Menko PMK itu juga mendorong pengembangan jejaring start-up pemuda. Termasuk, menurut Puan, program kepemimpinan anak muda (youth leadership programs) serta kampanye pariwisata bersama yng didukung oleh peningkatan konektivitas penerbangan langsung.

“Kami menghargai peran lembaga riset dan kebudayaan Korea yang telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas dan institusi di Indonesia. Keberadaan Korean Foundation di Indonesia juga telah memperkuat kerja sama tersebut,” jelasnya.

Di bidang pendidikan tinggi, Puan menyebut Indonesia juga mendorong beasiswa dua arah, joint research, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.

“Kami yakin bahwa pariwisata adalah penggerak ekonomi kreatif dan sarana mempererat hubungan antarmasyarakat. Untuk itu, perlu ada kampanye pariwisata bersama dan peningkatan konektivitas penerbangan langsung agar wisatawan kedua negara lebih mudah untuk saling berkunjung,” urai Puan.

Puan lantas menyinggung pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lee Jae Myung di sela APEC, yang berkomitmen memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, dan keamanan. Ia menyatakan DPR siap menyelaraskan program kerja sama kedua negara.

“Kami siap menyelaraskan agenda parlemen untuk menerjemahkan kedekatan kedua negara menjadi program bersama yang konkret, inklusif, dan menguntungkan kedua bangsa,” tegasnya.

Puan pun menekankan pentingnya penguatan hubungan antar-parlemen, termasuk pertukaran kapasitas legislasi dan diplomasi parlemen. Ia menyampaikan bahwa Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI–Majelis Nasional Republik Korea telah dibentuk kembali pada Maret 2025.

“Kami berharap GKSB ini menjadi poros utama dialog parlemen dan focal point kemitraan kedua parlemen,” sebut Puan.

Kepada Woo Won-shik, Puan menyatakan DPR menyambut baik pencalonan Korea Selatan sebagai Sekjen Inter-Parliamentary Union (IPU) atau forum parlemen dunia.

“Kami menantikan gagasan-gagasannya untuk mendorong semangat inklusivitas, serta memperkuat peran negara-negara Global South dan middle powers dalam IPU,” tambahnya.

Puan meyakini, parlemen memiliki peran unik sebagai penghubung suara rakyat dan arsitek masa depan. 

“Karena itu, mari kita perkuat solidaritas, saling mendukung di berbagai forum internasional, dan merancang inisiatif nyata yang menjawab harapan masyarakat kedua negara,” ucap Puan.

Berita terkait

RI Dorong Kerja Sama ASEAN di Bidang Ekonomi, Perempuan, dan Kepemudaan
Politik dan Keamanan
RI Dorong Kerja Sama ASEAN di Bidang Ekonomi, Perempuan, dan Kepemudaan
Komisi XIII Dorong Kolaborasi Strategis Parlemen dan Masyarakat Sipil untuk Penegakan HAM di Sektor Bisnis
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Dorong Kolaborasi Strategis Parlemen dan Masyarakat Sipil untuk Penegakan HAM di Sektor Bisnis
Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama
Tags:#Berita Utama
Sebelumnya

Kedudukan Polri di Bawah Presiden Sudah Final, No Debate!

Selanjutnya

Generasi Muda Aceh Harus Terlibat Aktif dalam Pelestarian dan Pemanfaatan Budaya Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h