E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Firman: Perlu Komitmen dari Berbagai Elemen Dukung Pemberantasan Narkotika

Diterbitkan
Jumat, 24 Okt 2025 14.04 WIB
Bagikan:
Firman: Perlu Komitmen dari Berbagai Elemen Dukung Pemberantasan Narkotika

Anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo. Foto : Dok/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo, menyerukan perlunya komitmen menyeluruh dari berbagai elemen bangsa dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak hanya bergantung pada semangat internal lembaga, tetapi juga pada dukungan politik, kelembagaan, dan anggaran yang memadai.

“BNN menunjukkan tekad yang semakin kuat dalam memerangi narkoba. Namun, semangat itu harus ditopang oleh dukungan konkret dari semua pihak,” ujar Firman dalam rilis yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Firman menyoroti lambannya pembahasan revisi Undang-Undang Narkotika di parlemen sebagai salah satu hambatan struktural. Ia menyatakan bahwa pembaruan regulasi sangat penting agar BNN memiliki pijakan hukum yang kokoh dalam menjalankan tugasnya.

“Revisi UU Narkotika sudah lama tertunda. Padahal, regulasi yang lebih relevan sangat dibutuhkan agar BNN bisa bekerja lebih optimal,” kata Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Dalam proses revisi tersebut, Firman menekankan pentingnya memperkuat tiga aspek utama: struktur kelembagaan, alokasi anggaran, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tubuh BNN. Ia mengusulkan agar BNN diberikan kewenangan tunggal dalam mengoordinasikan seluruh upaya pemberantasan narkotika secara nasional.

“BNN perlu memiliki posisi yang jelas dan otoritas yang kuat agar koordinasi lintas sektor bisa berjalan lebih efektif,” jelas Firman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT).

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan serta dukungan anggaran yang memadai. Menurutnya, tantangan yang dihadapi BNN semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang kompeten dan siap menghadapi berbagai modus operandi jaringan narkotika.

“Dengan SDM yang terlatih dan anggaran yang cukup, BNN akan lebih tangguh dalam menghadapi ancaman narkoba yang terus berkembang,” tambah anggota Komisi IV DPR itu.

Firman turut menekankan pentingnya kolaborasi antara BNN dan masyarakat sipil, termasuk organisasi penggiat anti-narkoba seperti GRANAT. Ia mendorong agar sinergi tersebut diperluas hingga ke tingkat lokal untuk membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

“Kerja sama antara BNN dan komunitas anti-narkoba harus diperkuat hingga ke akar rumput. Partisipasi publik adalah fondasi utama dalam membangun ketahanan sosial terhadap bahaya narkotika,” tegasnya.

Dengan penguatan kelembagaan, dukungan anggaran, dan peningkatan SDM, Firman optimistis bahwa Indonesia dapat lebih efektif dalam menghadapi ancaman narkotika. Ia menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam komitmen politik demi Indonesia yang bebas dari narkoba. •hal/rdn

Berita terkait

Banten Jadi ‘Neraka Narkotika’, Perlu Pendekatan Lebih dari Sekadar Penghukuman
Politik dan Keamanan
Banten Jadi ‘Neraka Narkotika’, Perlu Pendekatan Lebih dari Sekadar Penghukuman
Dukung Komitmen Presiden, KPK dan Ombudsman Perlu Perketat Pengawasan bagi Oknum Aparat-ASN Nakal
Politik dan Keamanan
Dukung Komitmen Presiden, KPK dan Ombudsman Perlu Perketat Pengawasan bagi Oknum Aparat-ASN Nakal
Apresiasi Kinerja BNN, Adang Minta Perkuat Pemberantasan Narkotika secara Terpadu
Politik dan Keamanan
Apresiasi Kinerja BNN, Adang Minta Perkuat Pemberantasan Narkotika secara Terpadu
Tags:#Seputar Parlemen#Baleg
Sebelumnya

Dede Yusuf Tegaskan Akan Panggil Komisioner KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi

Selanjutnya

Netty Prasetiyani Gagas Family Enabling Policy dalam Forum UNFPA

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3351)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3355)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4089)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h