E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Reforma Agraria Beri Dampak Nyata bagi Rakyat

Diterbitkan
Senin, 6 Okt 2025 10.01 WIB
Bagikan:
Reforma Agraria Beri Dampak Nyata bagi Rakyat

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, saat pertemuan dengan pemerintah daerah dan pemangku kebijakan di Tarakan, Jumat (3/9/2025). Foto: Agung/vel.

PARLEMENTARIA, Tarakan — Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menegaskan bahwa persoalan agraria di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menjadi isu krusial yang harus segera ditangani pemerintah. Menurutnya, kompleksitas konflik lahan, tumpang tindih klaim masyarakat dengan perusahaan, serta ketidakjelasan status kawasan hutan berpotensi mengganggu stabilitas sosial maupun pertahanan di wilayah perbatasan.

“Kami mendorong reforma agraria tidak berhenti pada penerbitan sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana redistribusi tanah dan legalisasi aset benar-benar memberi dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Deddy dalam pertemuan dengan pemerintah daerah dan pemangku kebijakan di Tarakan, Jumat (3/9/2025).

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada pola kerja sama inti-plasma antara perusahaan perkebunan di Kaltara dengan masyarakat yang mampu memberikan kesejahteraan. Sebaliknya, konflik lahan justru kerap menjadi sumber keresahan di tengah warga. “Kalau ini tidak dibenahi, persoalan agraria bisa memicu instabilitas, karena orang butuh makan, dan makan butuh tanah,” ujarnya.

Deddy menekankan, Komisi II akan mendorong agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama pemerintah daerah bekerja lebih serius dalam menyelesaikan konflik agraria di Kaltara. Upaya ini penting untuk menjaga keamanan di perbatasan sekaligus memastikan masyarakat mendapat akses ekonomi yang adil dari tanah yang mereka kelola.

Selain soal agraria, Komisi II DPR RI juga menyoroti kondisi infrastruktur dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kaltara. Menurut Deddy, keberadaan PLBN seharusnya tidak hanya menjadi gedung administratif, tetapi berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi baru yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat perbatasan.

“Banyak akses jalan ke PLBN yang bahkan belum ada, sebagian masih berupa jalan tanah. Bagaimana PLBN bisa berfungsi optimal kalau jalannya saja tidak tembus? Padahal PLBN ini bukan sekadar simbol, tetapi wajah kedaulatan negara sekaligus pintu pertumbuhan ekonomi perbatasan,” pungkasnya. •aha

Berita terkait

Komisi XII: Kehadiran Tambang Harus Beri Dampak Nyata untuk Perekonomian Daerah
Industri dan Pembangunan
Komisi XII: Kehadiran Tambang Harus Beri Dampak Nyata untuk Perekonomian Daerah
Kritik Jadi Dorongan Perubahan: DPR Komitmen Bertransformasi, Teguhkan Langkah Nyata bagi Rakyat
Politik dan Keamanan
Kritik Jadi Dorongan Perubahan: DPR Komitmen Bertransformasi, Teguhkan Langkah Nyata bagi Rakyat
Gus Khozin Dorong Optimalisasi GTRA dan TORA: Reforma Agraria Harus Nyata, Bukan Seremonial
Politik dan Keamanan
Gus Khozin Dorong Optimalisasi GTRA dan TORA: Reforma Agraria Harus Nyata, Bukan Seremonial
Tags:#Berita Utama#Komisi II
Sebelumnya

Soroti Pemotongan TKD, Legislator Dorong Penguatan BUMD di Kaltara

Selanjutnya

Legislator Komisi VI Desak Perbaikan Tata Niaga Gula, Petani Jangan Jadi Korban

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h