E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Dorong Percepatan Penanganan Tuberkulosis di Kalbar

Diterbitkan
Jumat, 23 Mei 2025 15.14 WIB
Bagikan:
Komisi IX Dorong Percepatan Penanganan Tuberkulosis di Kalbar
PARLEMENTARIA, Pontianak – Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengatakan, meskipun Provinsi Kalimantan Barat bukan termasuk daerah dengan angka TB tertinggi di Indonesia, namun tantangan penanganan kesehatan di Provinsi ini cukup besar. Faktor geografis yang luas menjadi kendala utama dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam mendeteksi dan menangani TB secara efektif.

“Salah satu kendala utama adalah keterbatasan peralatan seperti TCM dan X-Ray yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses diagnosis TB. Apalagi saat ini baru tersedia satu unit alat TCM dan X-Ray di tingkat kabupaten, sehingga diperlukan penambahan agar lebih banyak kasus TB bisa terdeteksi sejak dini, “ujar Nihayatul saat memimpin Tim Panja Eliminasi Tuberkulosis (TB) Komisi IX DPR melakukan kunjungan ke Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (22/5/2025).

Lebih lanjut, kata Politisi F-PKB ini, Komisi IX juga menyoroti pentingnya kesinambungan pengobatan TB yang minimal harus dilakukan selama enam bulan. Pasien TB yang terdiagnosis seringkali baru diketahui di rumah sakit, namun pengawasan pengobatan jangka panjang idealnya dilakukan di Puskesmas. Hal ini bertujuan agar pasien tetap mengonsumsi obat secara rutin hingga tuntas.

“Kami mendorong agar pasien TB yang terdeteksi di rumah sakit segera dirujuk ke Puskesmas agar ada pendampingan langsung dalam pengobatan. Rumah sakit dan Puskesmas harus berkomunikasi dengan baik untuk memastikan pasien menyelesaikan pengobatannya,” ucapnya.

Legislator Dapil Jatim III ini juga memberikan dukungan agar Kalimantan Barat dapat segera memiliki laboratorium pemeriksaan TB sendiri. Saat ini, sampel laboratorium masih harus dikirim ke RS Dr. Sutomo Surabaya, yang tentu memakan waktu dan menghambat kecepatan diagnosis.

Selain itu, Komisi IX juga mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya mengikuti pendidikan dokter spesialis. Mengingat saat ini masih terdapat kekurangan hingga 114 dokter spesialis di daerah ini, Kementerian Kesehatan menyediakan jalur pendidikan dengan beasiswa serta kontrak pengabdian yang mengharuskan dokter kembali bertugas di Kalimantan Barat setelah lulus.

“Dengan adanya dua jalur pendidikan dokter spesialis, yaitu college base dan hospital base yang dikelola Kemenkes, kami berharap putra-putri terbaik Kalimantan Barat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah,” tutup Nurhayati. •jk/aha

Berita terkait

Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Komisi IX Dorong Penguatan Deteksi Kasus TB-HIV di Surabaya
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Dorong Penguatan Deteksi Kasus TB-HIV di Surabaya
Legislator Usul UU Ketenagakerjaan yang Baru Dibahas di Komisi IX
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Usul UU Ketenagakerjaan yang Baru Dibahas di Komisi IX
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Pansus DPR Serap Aspirasi untuk RUU Pengelolaan Ruang Udara

Selanjutnya

Pengelolaan Lapas Dinilai Gagal, Legislator Usul Pembentukan Panja dan Penyusunan Blueprint Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI