E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Masuknya Investasi di Kolaka Sultra Harus Seimbangkan Perlindungan Masyarakat Lokal

Diterbitkan
Jumat, 9 Mei 2025 14.29 WIB
Bagikan:
Masuknya Investasi di Kolaka Sultra Harus Seimbangkan Perlindungan Masyarakat Lokal
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Andi Ridwan Wittiri menerima kunjungan dari anggota DPRD Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk membahas berbagai aspirasi terkait dampak investasi di daerah tersebut. Dalam pertemuan yang digelar di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2025) ini, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara masuknya investasi dan perlindungan terhadap masyarakat lokal.

“Tidak semua kabupaten punya peluang seperti Kolaka yang saat ini menjadi tujuan beberapa perusahaan besar, seperti PT Aneka Tambang (Antam), PT Vale Indonesia, PT Ceria Nugraha Indotama, dan PT Indonesia Pomalaa Industry (IPI). Tapi kesempatan ini harus dijaga dengan sinergi yang adil,” ujar Andi Ridwan dalam wawancara kepada Parlementaria usai pertemuan.

Menurut data Kementerian Investasi/BKPM, Kabupaten Kolaka menjadi salah satu titik investasi strategis di sektor pertambangan, khususnya nikel. Pada 2024, Kolaka mencatatkan realisasi investasi senilai lebih dari Rp7 triliun, sebagian besar dari industri pengolahan nikel.

Namun, ia mengingatkan bahwa kehadiran investor juga memiliki dampak sosial. Ia menyoroti fenomena migrasi tenaga kerja muda Kolaka ke daerah tetangga seperti Konawe dan Morowali. “Banyak anak muda meninggalkan Kolaka karena lapangan kerja kurang tersedia bagi mereka. Bahkan tadi disebutkan oleh anggota DPRD Kolaka, muncul fenomena ‘janda-janda Kolaka’ karena suaminya tidak kembali setelah merantau cari kerja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan yang beroperasi harus memprioritaskan tenaga kerja lokal, namun dengan tetap memperhatikan kompetensi. “Mereka harus direkrut dengan seleksi dan pelatihan. Pemerintah daerah punya peran penting memberi pelatihan keterampilan. Kita tidak ingin tenaga kerja yang tidak punya keahlian malah menimbulkan ketimpangan di lingkungan kerja,” kata Ridwan, seraya mencontohkan kasus di Morowali, di mana perekrutan tenaga kerja diduga tidak berbasis kompetensi.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menambahkan bahwa Komisi XII DPR RI siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pelanggaran investasi, terutama di sektor pertambangan. Ia mencontohkan langkah tegas Komisi VII DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup dalam menyegel tambang ilegal di Jawa Barat sebagai preseden.

Terkait upaya menjaga iklim ekonomi daerah tetap sehat, Ridwan mengimbau agar masyarakat dan investor saling menjaga keharmonisan. “Kalau ada masalah, jangan demo terus. Duduk bersama, libatkan pemda, DPRD, dan DPR RI. Kita cari solusi bersama. Kita ini demokrasi Pancasila,” ujarnya.

Kunjungan DPRD Kolaka ini menandai keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal keberlanjutan pembangunan daerah yang adil dan inklusif. Ridwan juga menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. •ssb/rdn

Berita terkait

Jangan Seperti Bali, Ekonomi Kecil di NTB Harus Dikuasai Masyarakat Lokal
Industri dan Pembangunan
Jangan Seperti Bali, Ekonomi Kecil di NTB Harus Dikuasai Masyarakat Lokal
Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan
Politik dan Keamanan
Komarudin Watubun: Investasi Harus Lindungi Hak Masyarakat atas Lahan
RUU Masyarakat Adat Harus Jembatani Kepentingan Investasi dan Hak Publik
Politik dan Keamanan
RUU Masyarakat Adat Harus Jembatani Kepentingan Investasi dan Hak Publik
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Tujuh Juta Orang Nganggur, Puan: Pemerintah Harus Beri Perhatian Serius

Selanjutnya

Program Student Exchange Street Law, Komisi III Terima Kunjungan Mahasiswa UI dan UM Malaysia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h