E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Banten Jadi Pintu Masuk Narkoba, Komisi III Desak Penindakan Tegas Titik Rawan

Diterbitkan
Minggu, 4 Mei 2025 20.39 WIB
Bagikan:
Banten Jadi Pintu Masuk Narkoba, Komisi III Desak Penindakan Tegas Titik Rawan
PARLEMENTARIA, Serang – Indonesia kini menghadapi tantangan serius dalam pemberantasan narkotika. Negara ini tercatat menempati peringkat ketiga di dunia dalam hal transaksi dan penyalahgunaan narkoba, setelah Meksiko dan Kolombia. Lemahnya penegakan hukum terhadap pengedar dan bandar narkoba dinilai menjadi salah satu faktor yang menyuburkan praktik perdagangan gelap ini.

Salah satu daerah yang menjadi perhatian adalah Provinsi Banten. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta dan Jawa Barat ini disebut sebagai lokasi strategis karena memiliki akses lengkap melalui jalur udara, laut, dan darat, sehingga menjadi titik vital keluar-masuknya narkoba.

Melihat kondisi tersebut, Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Banten dalam rangka pengawasan terhadap penegakan hukum di bidang narkotika. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, menekankan urgensi tindakan tegas terhadap para bandar.

“Narkoba ini sudah merupakan kejahatan luar biasa. Bayangkan, kita sudah peringkat ketiga pengguna narkoba di dunia. Maka dari itu kita tekankan kepada Polda, Kejati, dan BNNP untuk bertindak tegas menutup ruang para bandar untuk mengedarkan narkoba,” ungkap Wakil Ketua Komisi Ill, Moh. Rano Alfath usai memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI ke Serang, Banten, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan bahwa posisi strategis Banten membuat daerah ini menjadi pintu masuk narkoba menuju Jakarta dan wilayah Jawa lainnya.

“Banten adalah pintu masuk. Bisa langsung ke Jakarta, Jawa Barat, bahkan ke seluruh wilayah Jawa. Karena itu, kita minta tindakan tegas dari Polda, Kejati, dan BNNP agar ruang gerak para bandar benar-benar tertutup,” tegasnya.

Legislator ini menegaskan bahwa daerah-daerah rawan peredaran narkoba harus ditindak secara tegas dan ditargetkan untuk tidak lagi menjadi wilayah peredaran narkoba pada masa sidang mendatang.

“Tadi kan ada beberapa titik rawan yang sudah dipetakan. Nah, kita minta nanti saat sudah periode ke depan kita ke sini lagi atau masa sidang ke depan, sudah zero atau tidak ada lagi tempat-tempat wilayah yang dianggap rawan di Banten ini,” tegas Rano.

Rano juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh aparat, terutama terkait dengan kecanggihan teknologi yang digunakan para bandar narkoba. Ia menilai, para pelaku kini semakin lihai dalam menghindari pengawasan aparat.

“Tadi ada usulan karena memang bandar ini teknologinya ternyata lebih canggih. Ini menjadi tantangan besar,” ujarnya.

Karena itu, ia menekankan perlunya peningkatan peralatan, sumber daya manusia, dan dukungan anggaran untuk mendukung kinerja aparat penegak hukum, termasuk Polri, Kejaksaan, dan BNN di daerah.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen DPR untuk memastikan pengawasan dan evaluasi berkelanjutan terhadap penanganan kasus narkotika, khususnya di wilayah yang menjadi pintu masuk strategis seperti Provinsi Banten. •ysm/aha

Berita terkait

Ada Perbudakan di Laut Arafura, Komisi III Desak Polri Tindak TPPO Sektor Maritim
Politik dan Keamanan
Ada Perbudakan di Laut Arafura, Komisi III Desak Polri Tindak TPPO Sektor Maritim
Komisi III Minta Penegak Hukum Pastikan Daerah Wisata Jangan Jadi Celah Peredaran Narkoba!
Politik dan Keamanan
Komisi III Minta Penegak Hukum Pastikan Daerah Wisata Jangan Jadi Celah Peredaran Narkoba!
Komisi III Desak Polda Jateng Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual di Surakarta
Politik dan Keamanan
Komisi III Desak Polda Jateng Tindaklanjuti Kasus Kekerasan Seksual di Surakarta
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi III
Sebelumnya

Bahas Fenomena Rangkap Jabatan ASN, Firman Sebut Berbahaya

Selanjutnya

Pencurian Ikan Kembali Lagi di Natuna, Puan: Kedaulatan RI Harus Dijaga

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3351)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3355)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4089)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Ekonomi|Kesehatan|Bencana|RUU Sisdiknas|SPMB|PTN|Anggaran|Pendidikan|PHK|Perguruan Tinggi|fiskal|UU TPKS
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 5 km/h