E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Belajar dari Sritex, Netty Aher Minta Sinkronisasi Data Guna Pemenuhan Hak Pekerja

Diterbitkan
Rabu, 12 Mar 2025 10.25 WIB
Bagikan:
Belajar dari Sritex, Netty Aher Minta Sinkronisasi Data Guna Pemenuhan Hak Pekerja
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyoroti berbagai aspek dalam kasus PT Sritex, khususnya terkait pemenuhan hak pekerja dan pengawasan industri. Dalam rapat kerja bersama Menteri Ketenagakerjaan, Dewan Pengawas serta Direktur Utama BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, ia menekankan pentingnya sinkronisasi data agar tidak ada pekerja yang tertinggal dalam mendapatkan hak mereka.

“Saya hanya minta lakukanlah sinkronisasi data. Jadi tidak boleh ada satupun yang tertinggal untuk mendapatkan haknya. Karena kalau dari data tadi masih ada yang berbeda yang disampaikan oleh para menteri dengan dewan pengawas BPJS. Jadi saya minta ini disinkronisasi supaya betul-betul tidak ada satupun yang tertinggal dari akses dari mendapatkan hak dan perlindungan mereka,” ujarnya di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/03/2025).

Lebih lanjut, Netty menyoroti perlunya solusi jangka panjang bagi pekerja yang belum mendapatkan pekerjaan setelah enam bulan pasca PHK, termasuk kemungkinan revisi regulasi agar mereka dapat masuk ke dalam skema Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Kalau kita bicara tentang 6 bulan setelah PHK ya kita berharapnya setelah 6 bulan mereka dapat pekerjaan, jika tidak berarti harus ada skema lain. Nah apakah kemudian ini sudah masuk dalam skema berpikir kita untuk mengajukan misalnya revisi regulasi agar setelah 6 bulan ini secara otomatis ada regulasi yang memasukkan mereka sebagai PBI (Penerima Bantuan Iuran), seperti apa migrasinya?” ungkap Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI ini.

Terkait dengan PHK di dunia industri, Netty menyoroti tren peningkatan klaim JHT akibat PHK yang mencapai 40.000 kasus hingga Maret serta lebih dari 70.000 pekerja yang keluar dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi artinya ini perlu diwaspadai dan tentu langkah-langkah mitigatif ini harus kita lakukan ya kita perlu melakukan review terhadap kebijakan regulasi industri kita sehingga kasus Sritex ini mudah-mudahan tidak dialami oleh perusahaan-perusahaan yang lain,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan kondisi keuangan Sritex yang memiliki aset sebesar Rp10 triliun dan pendapatan tidak lebih dari Rp12 triliun, sementara utangnya mencapai lebih dari Rp30 triliun.

“Sritex ini kan beroperasi sejak tahun 1966 sudah 50 tahun lebih ya tepatnya sudah 58 tahun ya asetnya 10 triliun, tapi revenue-nya nggak lebih dari 12 triliun ya hutangnya lebih dari 30 triliun. Ya ada apa dengan perusahaan besar ini?” tanyanya.

Sebagai solusi, Netty menekankan pentingnya pengawasan terhadap praktik fraud di perusahaan-perusahaan besar agar kasus serupa tidak terus berulang dan merugikan pekerja.

“Selama ini kita ya hanya dapat getahnya aja kalau ada orang yang kena PHK. Ada yang enggak dibayarkan upahnya ada yang kemudian mendapatkan apa perlakuan diskriminatif. Sementara inilah yang menjadi momentum bagi kita,” katanya.

Menutup pernyataannya, Netty berharap kasus Sritex bisa menjadi pelajaran bagi perbaikan regulasi ketenagakerjaan, khususnya terkait kebijakan outsourcing yang sering menghadirkan ketidakpastian bagi pekerja.

“Sekali lagi pengawasan penegakan hukum termasuk ke depan. Bukan hanya posko untuk Sritex saya pikir ya (tapi) posko untuk kasus-kasus yang lain juga perlu dibentuk begitu. Sehingga mudah-mudahan prinsip Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia ini bermula dari kasus Sritex bisa kita berikan dalam jumlah dan dalam kualitas yang sama,” pungkasnya. •gal/rdn

Berita terkait

Banjir PHK Jelang Idulfitri, Komisi IX Dorong Pemenuhan Hak Pekerja Termasuk THR
Populer
Banjir PHK Jelang Idulfitri, Komisi IX Dorong Pemenuhan Hak Pekerja Termasuk THR
Dukung Pemenuhan Hak Karyawan PT Sritex, Kurniasih Dorong Pencairan JHT dan JKP
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Pemenuhan Hak Karyawan PT Sritex, Kurniasih Dorong Pencairan JHT dan JKP
Komisi IX DPR Minta Sinkronisasi Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran dalam Tiga Bulan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX DPR Minta Sinkronisasi Data PBI, Pastikan Tepat Sasaran dalam Tiga Bulan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Charles Honoris Sambut Baik Kebijakan THR Bagi Ojek Online

Selanjutnya

Lindungi Hak Pekerja, Komisi IX Dorong Kemnaker Siapkan SOP Saat PHK Massal Terjadi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h