E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Kebijakan Presiden terkait Devisa Hasil Ekspor SDA Tingkatkan Ketahanan Perekonomian Nasional

Diterbitkan
Jumat, 21 Feb 2025 09.55 WIB
Bagikan:
Kebijakan Presiden terkait Devisa Hasil Ekspor SDA Tingkatkan Ketahanan Perekonomian Nasional
PARLEMENTARIA, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang diumumkan pada 17 Februari 2025 silam. Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menilai secara jangka pendek, manfaat dari kebijakan DHE SDA ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, yaitu adanya peningkatan ketahanan perekonomian nasional.

Menurutnya, di tengah tingkat ketidakpastian global yang tinggi, nilai tukar rupiah menjadi variabel yang paling rentan mengalami gejolak. Diketahui, kurs rupiah sudah melemah sekitar 1,3 persen (ytd) terhadap dolar AS. Padahal, lazimnya pelemahan rupiah baru terjadi pada triwulan II saat kebutuhan terhadap dollar AS meningkat untuk pembayaran utang valuta asing dan repatriasi deviden.

Dengan tambahan cadangan devisa dari DHE SDA, kurs rupiah diharapkan akan lebih stabil di kisaran target APBN 2025 di level Rp 16.000 per dolar AS. Sebelum ini, banyak pengamat yang memproyeksi nilai tukar rupiah berisiko melemah hingga menembus batas psikologis Rp 17.000 per dolar AS.

“Dengan kurs yang stabil, diharapkan imported inflation, imbas dari kebijakan negara-negara ekonomi utama yang tengah bergelut dalam perang dagang, juga dapat diminimalisir. Dengan demikian, stabilitas harga di dalam negeri akan tercapai sesuai target inflasi APBN 2025 di angka 2,596,” jelas Adies dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (21/2/2025).

Dengan kurs rupiah yang stabil sesuai target, tambahnya, Indonesia juga berpotensi mendapat berkah dari tren penurunan harga minyak mentah dunia. Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai, penurunan harga minyak mentah dunia ini dapat menghemat kebutuhan subsidi dan kompensasi energi yang anggarannya mencapai Rp 394,3 triliun.

“Penghematan tersebut dapat mendukung kebijakan efisiensi Presiden Prabowo dari anggaran Non-K/L APBN 2025 sebesar Rp 300 Triliun,” ujar Pimpinan DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku) ini.

Dalam jangka menengah dan panjang, kebijakan DHE SDA dapat meningkatkan likuiditas di sistem keuangan nasional secara signifikan. Dalam hal ini, Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan tiga instumen baru untuk menampung, yaitu Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI), dan FX Swap Valas. Tiga instrumen tersebut akan melengkapi instumen DHE SDA eksisting yaitu penempatan di rekening khusus dan term deposit valas.

Tambahan instrumen baru tersebut didesain agar likuiditas dari DHE SDA dapat mengalir dan berputar di pasar hingga ke sektor riil. Dengan tingginya likuiditas, diharapkan suku bunga dapat menurun sehingga permintaan dan pertumbuhan kredit nasional dapat terkerek naik.

“Dengan pertumbuhan kredit yang tinggi, maka target pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada tahun 2029 bukanlah suatu hal yang mustahil,” pungkasnya. •rdn

Berita terkait

Perkuat Kurs Rupiah, Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi Devisa Ekspor SDA
Ekonomi dan Keuangan
Perkuat Kurs Rupiah, Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi Devisa Ekspor SDA
Komisi VI Berkomitmen Panggil Mendag terkait Kebijakan Ekspor Pasir Laut
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Berkomitmen Panggil Mendag terkait Kebijakan Ekspor Pasir Laut
Hilirisasi Harus Jadi Haluan Baru Kebijakan Ekspor dan Pengelolaan Devisa
Ekonomi dan Keuangan
Hilirisasi Harus Jadi Haluan Baru Kebijakan Ekspor dan Pengelolaan Devisa
Tags:#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Kebijakan DHE SDA, Fondasi Kokoh Menuju Pertumbuhan Ekonomi Delapan Persen

Selanjutnya

Kebijakan Parkir DHE SDA Jadi Tantangan untuk Dipatuhi Seluruh Pemangku Kepentingan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h