E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Puan Harap KTT Soal Anak di Vatikan Lahirkan Aksi Nyata Demi Generasi Mendatang

Diterbitkan
Selasa, 4 Feb 2025 14.11 WIB
Bagikan:
Puan Harap KTT Soal Anak di Vatikan Lahirkan Aksi Nyata Demi Generasi Mendatang
PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri World Leaders Summit on Children’s Rights yang diinisiasi oleh Paus Fransiskus di Vatikan. Puan diundang bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada forum diskusi antar pemimpin dunia dalam rangka memperjuangkan hak-hak anak itu.

World Leaders Summit on Children’s Rights atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia tentang Hak Anak digelar di Istana Apostolik Vatikan, Senin (3/2/2025) waktu setempat. Acara ini menjadi ajang bagi para tokoh dunia berdialog dan melakukan tindakan mendalam guna melindungi hak dan kesejahteraan setiap anak.

“Saya mengapresiasi Yang Mulia Paus Fransiskus atas inisiatifnya untuk menyelenggarakan konferensi ini. Dengan World Leaders Summit on Children’s Rights, kita dapat duduk bersama dan bertukar pikiran tentang hak anak dan misi kemanusiaan global demi generasi mendatang,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya.

Pertemuan bertema ‘Let’s Love and Protect Them’ tersebut dihadiri para tokoh dunia seperti sejumlah kepala negara, pejabat tinggi, dan advokat global terkemuka untuk hak anak. 

Dalam jamuan makan malam yang diselenggarakan sehari sebelumnya, Puan sempat berbincang ringan dengan mantan Wapres Amerika Serikat (AS) sekaligus penerima Nobel perdamaian, Al Gore, dan Kardinal Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin.

Di acara puncak World Leaders Summit on Children’s Rights, Paus Fransiskus memimpin jalannya diskusi yang dinilai Puan akan sangat bermanfaat untuk setiap negara dalam memperjuangkan hak-hak anak.

“Tantangan dunia semakin tidak mudah, ancaman terhadap anak-anak mulai dari putus sekolah, kemiskinan ekstrem, sampai dampak peperangan ada di depan mata. Tugas kita mencari solusi baru untuk membantu dan melindungi mereka,” tuturnya.

“Semoga dari pertemuan World Leaders’ Summit on Children’s Rights ini melahirkan aksi nyata untuk anak-anak kita di negara masing-masing, dan demi langkah memperjuangkan hak anak-anak di seluruh dunia,” lanjut Puan.

Puan yang juga berfokus terhadap isu anak itu menyebut KTT yang digelar di Vatikan tersebut sejalan dengan upaya DPR dalam memperjuangkan hak-hak anak. 

“Anak-anak di seluruh dunia terus menghadapi ancaman serius terhadap hak-hak mereka, termasuk eksploitasi dan pelecehan. Meskipun ada kemajuan global dan upaya untuk mengatasi masalah ini, banyak anak masih rentan,” sebut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini.

Untuk mengatasi berbagai ancaman tersebut, Puan menilai ada banyak hal yang bisa dilakukan demi menunjang anak-anak bisa hidup dengan nyaman. Salah satunya dengan mereformasi pendidikan, misalnya melalui pembelajaran digital, kelas jarak jauh, dan menggunakan platform pembelajaran yang dipersonalisasi dengan kecerdasan buatan (AI).

“Lewat upaya mengintegrasikan pendidikan dengan pelatihan kejuruan, kita dapat membekali anak-anak dengan keterampilan praktis, sehingga mereka tidak terlalu rentan terhadap pekerjaan eksploitatif,” ungkap Puan.

“Kita juga perlu menggunakan kemajuan teknologi digital sebagai alat untuk melindungi hak-hak anak. Platform digital dan AI dapat digunakan untuk melacak dan mencegah perdagangan manusia,” sambungnya.

Puan menambahkan, komunitas internasional perlu memperkuat kerja sama global untuk mencegah permasalahan pekerjaan anak dan perdagangan manusia yang telah menjadi isu lintas batas. 

“Oleh karena itu, kita memerlukan kerja sama internasional yang kuat untuk melawan jaringan kriminal yang mengeksploitasi anak-anak,” tegas Puan.

Cucu Bung Karno tersebut menyatakan diperlukan pendekatan inovatif yang dapat memperkuat hak-hak anak dan menumbuhkan dunia yang lebih aman bagi mereka. Puan menilai dunia tidak bisa lagi mengandalkan metode yang sudah ketinggalan zaman untuk memerangi masalah yang sudah mengakar terkait anak.

“Masa depan anak-anak kita bergantung pada tindakan yang kita ambil hari ini. Janganlah kita hanya berbicara tentang perubahan, marilah kita menjadi bagian dari perubahan,” ucap mantan Menko PMK itu.

“Dan marilah kita menjadi pelindung anak-anak sebagai kelompok yang paling rentan di antara kita. Ketika kita melindungi seorang anak, kita melindungi diri kita sendiri, dan kita melindungi masa depan umat manusia,” tutup Puan. •aha

Berita terkait

Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Puan Bicara soal Toleransi hingga Perdamaian Dunia
Isu Lainnya
Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Puan Bicara soal Toleransi hingga Perdamaian Dunia
Hari Anak Sedunia, Puan Ingatkan Anak-Anak Adalah Aset Berharga Indonesia
Kesejahteraan Rakyat
Hari Anak Sedunia, Puan Ingatkan Anak-Anak Adalah Aset Berharga Indonesia
Judol Makin Sasar Generasi Muda, Puan: Judi Online Buat Hak Anak Terabaikan
Kesejahteraan Rakyat
Judol Makin Sasar Generasi Muda, Puan: Judi Online Buat Hak Anak Terabaikan
Tags:#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Lasarus: Digitalisasi Pelabuhan Tanjung Priok Efektif Tingkatkan PNBP

Selanjutnya

Soroti Kelangkaan LPG 3 Kg, Banggar DPR Usul Perbaikan Penyaluran dan Operasi Pasar

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h