E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Komisi VIII Minta Kementerian Agama Perinci Efisiensi Anggaran 2025

Diterbitkan
Selasa, 4 Feb 2025 14.06 WIB
Bagikan:
Komisi VIII Minta Kementerian Agama Perinci Efisiensi Anggaran 2025
PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi VIII DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Agama RI untuk membahas pelaksanaan program dan anggaran tahun 2025 di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2025). Dalam rapat tersebut, Komisi VIII menerima penjelasan terkait efisiensi anggaran Kementerian Agama RI tahun 2025 yang mencapai Rp14,28 triliun, sehingga pagu anggaran yang semula Rp78,55 triliun turun menjadi Rp64,27 triliun.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa Kementerian Agama harus segera mengusulkan rincian efisiensi serta pergeseran anggaran untuk program-program tahun 2025. “Kami mendesak agar rincian tersebut disampaikan kepada Komisi VIII DPR RI paling lambat 7 Februari 2025,” ujarnya.

Selain itu, Komisi VIII juga mendukung perpanjangan proyek pinjaman luar negeri dari Saudi Fund for Development (SFD) senilai USD25,02 juta atau sekitar Rp400,39 miliar untuk pembangunan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Dalam rapat tersebut, Komisi VIII menegaskan beberapa poin penting yang harus diperhatikan Kementerian Agama dalam pelaksanaan program dan anggaran 2025. Di antaranya, efisiensi anggaran tidak boleh mengganggu program yang berkaitan dengan layanan masyarakat seperti BOS, BOP, PIP, PPG, beasiswa, petugas haji, dan kebutuhan guru agama.

“Kami menekankan agar efisiensi ini tidak mengurangi kualitas pelayanan serta pemerataan bantuan untuk rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan, baik negeri maupun swasta,” kata Marwan.

Komisi VIII juga meminta percepatan peningkatan status kelembagaan Direktorat Pesantren dari Eselon II menjadi Eselon I, serta optimalisasi kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN dalam sertifikasi tanah wakaf. Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Pendidikan terkait hak-hak guru agama, realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta peningkatan pengawasan terhadap pemanfaatan sarana-prasarana Kementerian Agama menjadi sorotan dalam rapat tersebut.

“Kami juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mencegah penyalahgunaan visa ziarah dan visa pekerja menjelang ibadah haji,” tambah Marwan.

Dengan berbagai catatan tersebut, Komisi VIII berharap Kementerian Agama dapat menjalankan program dan anggarannya secara optimal serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. •ssb/aha

Berita terkait

Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha
Selly Pertanyakan Target Investasi BPKH, Komisi VIII Minta RKAT 2026 Ditinjau Ulang
Politik dan Keamanan
Selly Pertanyakan Target Investasi BPKH, Komisi VIII Minta RKAT 2026 Ditinjau Ulang
Komisi VIII Dorong Penguatan Pesantren dan Kesejahteraan Guru Keagamaan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Dorong Penguatan Pesantren dan Kesejahteraan Guru Keagamaan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VIII
Sebelumnya

Bahas RUU Minerba, Baleg Undang PWYP Indonesia dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia

Selanjutnya

Lasarus: Digitalisasi Pelabuhan Tanjung Priok Efektif Tingkatkan PNBP

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h