E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Perketat Pengawasan Pengangkutan Bijih Nikel Jalur Darat yang Berpotensi Rugikan Negara

Diterbitkan
Rabu, 18 Des 2024 13.47 WIB
Bagikan:
Perketat Pengawasan Pengangkutan Bijih Nikel Jalur Darat yang Berpotensi Rugikan Negara

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi, bersama tim saat melakukan kunjungan kerja ke PT. IWIP di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Foto: Dep/vel.

PARLEMENTARIA, Halmahera Tengah – Komisi XII DPR RI mengindikasikan adanya potensi kerugian negara terkait suplai bijih nikel (nickel ore) yang dilakukan melalui jalur darat, yakni pengangkutan menggunakan truk yang tidak sesuai prosedur aturan. Bijih nikel tersebut langsung masuk ke smelter tanpa melalui proses pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dalam kesempatan kunjungan kerja ke PT. IWIP di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyatakan ada potensi kebocoran penerimaan negara yang sangat tinggi jika hal tersebut tidak segera dipantau dan diperbaiki oleh pemangku kebijakan yang berwenang.

“Menurut kami ini temuan. Sampai saat ini Direktorat Jenderal Minerba, entah sengaja atau tidak, kami kategorikan (mereka) lalai. Selama ini industri smelter hanya bisa mengontrol penjualan lewat laut karena di situ ada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Tetapi melalui darat kita sama sekali lose. Bahkan di PT. IWIP ini kita mengetahui bahwa ternyata penjualan melalui laut hanya 30 persen, sementara 70 persennya melalui darat,” ungkap Bambang Haryadi di Halmahera, Maluku Tengah, Senin (16/12/2024).

Temuan lain yang juga didapat Komisi XII di lapangan adalah sebagian truk-truk pengangkut bijih nikel tidak melewati pos penimbangan sebagaimana mestinya. Persoalan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian pendapatan negara akibat ketidaksesuaian data jumlah bijih nikel yang dilaporkan ke pemerintah dengan fakta pengiriman ke smelter tujuan.

“Untuk menekan terjadinya transaksi di luar ketentuan perundang-undangan yang bisa merugikan negara, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakum) di lingkup Kementerian ESDM harus memperketat pengawasan di wilayah atau koridor yang rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang melanggar peraturan,” tandasnya.

Di sisi lain, pemerintah saat ini tengah menggencarkan program energi terbarukan (renewable energy). Di sektor transportasi, pengembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi program unggulan untuk menekan polusi udara akibat asap kendaraan konvensional. Untuk mendukung pengurangan penggunaan BBM fosil, baterai untuk kendaraan listrik telah dikembangkan, di mana nikel menjadi komoditas penting sebagai bahan baku baterai EV.

Indonesia merupakan negara pemilik sumber daya, cadangan, sekaligus produsen nikel terbesar di dunia. Maka, nikel Indonesia menjadi incaran dunia internasional. Semangat mewujudkan Indonesia sebagai produsen baterai EV nomor satu dunia diiringi dengan upaya mengundang investasi asing (PMA) untuk membangun industri pemurnian dan pengolahan bijih nikel (smelter) di Indonesia.

Sebagai salah satu penghasil nikel terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang untuk memaksimalkan komoditas nikel nasional. Pemerintah telah memberlakukan kebijakan larangan ekspor bijih nikel guna mendorong hilirisasi. Kebijakan hilirisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan economic value added (nilai tambah ekonomi) dengan tetap memperkuat pasokan di sektor hulu. Larangan ekspor bijih nikel memastikan keberlanjutan pasokan nikel mentah untuk kebutuhan smelter domestik dalam jangka panjang.

DPR RI melalui Komisi Bidang Energi mendorong pemerintah untuk tetap konsisten dalam kebijakan larangan ekspor, mempercepat hilirisasi, dan segera menerapkan tata niaga nikel. Hal ini penting karena nikel adalah komoditas mineral strategis Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. •dep/aha

Berita terkait

Soroti Kebocoran Penjualan Mineral Darat, Komisi XII Desak Perketat Pengawasan Tata Niaga RI
Industri dan Pembangunan
Soroti Kebocoran Penjualan Mineral Darat, Komisi XII Desak Perketat Pengawasan Tata Niaga RI
Hilirisasi SDA yang Dijalankan Pemerintah Banyak Rugikan Negara
Industri dan Pembangunan
Hilirisasi SDA yang Dijalankan Pemerintah Banyak Rugikan Negara
Desak Evaluasi Total Sistem Pengawasan Penjualan Mineral Darat Indonesia
Industri dan Pembangunan
Desak Evaluasi Total Sistem Pengawasan Penjualan Mineral Darat Indonesia
Tags:#Berita Utama
Sebelumnya

Diplomasi untuk Palestina: Langkah Strategis BKSAP di Kancah Internasional

Selanjutnya

Habiburokhman Minta Kasus Berlian Reza Artamevia Dilimpahkan ke Mabes Polri

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3979)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3971)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4801)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi VII|Komisi XII|Komisi III|Komisi IX|Bencana|RUU Perampasan Aset|Sufmi Dasco Ahmad|Paripurna|Komisi X|Komisi II|Pansus|SNI|Erupsi
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 5 km/h