E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD

Diterbitkan
Minggu, 7 Jul 2024 04.46 WIB
Bagikan:
Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi saat memimpin Kunjungan Spesifik Panja Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/7/2024). Foto: Ria/Andri.

PARLEMENTARIA, Semarang – Ketua Panja Pembiayaan Pendidikan, Dede Yusuf Macan Effendi, memberikan apresiasi atas pengalokasian 20 persen APBD Kota Semarang untuk pendidikan.

“(Pemerintah) Kota Semarang telah menjelaskan bahwa APBD-nya disiapkan untuk pendidikan sebesar 20 persen sehingga banyak yang bisa dilakukan, seperti bantuan kepada swasta dan bantuan lainnya. Saya pikir ini bisa dicontoh oleh pemerintah daerah lain yang belum menerapkan mandatory spending dari APBD,” ungkap Dede kepada Parlementaria usai memimpin Kunjungan Spesifik Panja Pembiayaan Pendidikan Tim Komisi X DPR RI, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/7/2024).

Menurut Dede, pemerintah daerah punya tanggung jawab untuk meningkatkan APM, APK, dan juga angka lama sekolah. “Kami harapkan kota-kota (yang lain) seperti Semarang ini bisa dijadikan benchmarking untuk kabupaten/kota lainnya,” jelas Politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

“Kami harapkan kota-kota (yang lain) seperti Semarang ini bisa dijadikan benchmarking untuk kabupaten/kota lainnya”

Di kesempatan yang sama, Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto mengatakan pagu anggaran pendidikan Kota Semarang sudah mencapai angka 20 persen dan tersebar di semua jenjang pendidikan. Kota Semarang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Pembiayaan pendidikan merupakan faktor kunci dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Pemerintah Kota Semarang telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan pembiayaan pendidikan.

“Kami juga sudah meluncurkan berbagai program bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu. Salah satunya adalah Gerbang Harapan, (yaitu) gerakan bersama orang tua asuh dalam meraih masa depan. Program ini melibatkan 345 orang tua asuh yang mendukung 352 anak asuh dari total 10.249 yang belum menerima bantuan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Semarang berharap kunjungan Komisi X ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam mengoptimalkan pembiayaan pendidikan. “Kami optimistis dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita dapat mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa,” tutupnya. •rnm/rdn

Berita terkait

Selenggarakan FGD, Komisi X Minta Perbaikan Alokasi dan Distribusi Anggaran Pendidikan 20 Persen
Kesejahteraan Rakyat
Selenggarakan FGD, Komisi X Minta Perbaikan Alokasi dan Distribusi Anggaran Pendidikan 20 Persen
Usulan 20 Persen Anggaran Pendidikan Diambil dari Pendapatan APBN Berdampak ke Kualitas Layanan
Kesejahteraan Rakyat
Usulan 20 Persen Anggaran Pendidikan Diambil dari Pendapatan APBN Berdampak ke Kualitas Layanan
Selenggarakan FGD, Komisi X Minta Perbaikan Alokasi dan Distribusi Anggaran Pendidikan 20 Persen
Isu Lainnya
Selenggarakan FGD, Komisi X Minta Perbaikan Alokasi dan Distribusi Anggaran Pendidikan 20 Persen
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

PT KPC Harus Mendapat Atensi dari Negara Guna Menjadi Kawasan Industri PSN

Selanjutnya

Anggaran Pendidikan Dipakai Bangun Jalan, Kemendikbud Tidak Punya Data Alokasi DAU-DAK

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3348)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h