E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Cegah Angka PHK Meningkat, Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

Diterbitkan
Jumat, 5 Jul 2024 04.04 WIB
Bagikan:
Cegah Angka PHK Meningkat, Peran Pemerintah Diperlukan Dukung Industri Tekstil

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. Foto: Dok/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Gus Muhaimin menyoroti maraknya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor industri belakangan ini, terutama industri tekstil. Menurutnya, kondisi itu dapat meningkatkan jumlah pengangguran yang berujung bertambahnya angka kemiskinan di Indonesia.

“Ya PHK terutama di industri tekstil sekarang ini semakin tinggi. Kondisi ini berbahaya kalau tidak diantisipasi dengan baik. Penggangguran bisa ikutan meningkat, sampai pada dampak kemiskinan nantinya,” kata Gus Muhaimin dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria di Jakarta, Jumat (5/7/2024).

Dalam analisanya, gelombang PHK terjadi bisa jadi akibat semakin lesunya aktivitas bisnis di dalam negeri, hingga melemahnya daya beli masyarakat yang tercermin dari munculnya deflasi. Sebab itu ia mendorong pemerintah untuk fokus melaksanakan industrialisasi sekaligus menganalisis dan memetakan kondisi tiap sektor industri, khususnya industri yang kini melambat atau belum pulih sepenuhnya setelah terdampak pandemi Covid-19.

“Pemetaan dan kajian mendalam saya kira penting dilakukan. Industrialisasi digalakkan lagi, sembari mengkaji strategi khusus dan realistis melindungi industri,” ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2009-2014 ini.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKB ini juga meminta pemerintah untuk mendukung industri agar bisa berkembang dan memproduksi barang sesuai dengan selera pasar, harga bersaing, dan kualitas baik.

“Ya jalan terbaiknya adalah support dari pemerintah (untuk industri). Bagaimanapun persaingan bisnis semakin kompetitif. Di sinilah peran industri juga harus menyesuaikan diri agar bisa tetap bersaing kualitasnya,” ungkapnya.

“Dan yang gak kalah penting tentu realisasi komitmen mengurangi barang impor mulai dari melakukan evaluasi terkait regulasi kegiatan impor, pengawasan impor, sampai mewajibkan pemeirntahan untuk memprioritaskan penggunaan produk lokal,” pungkasnya

Diketahui, industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) di Indonesia tengah di ambang keterpurukan. Melemahnya pasar ekspor disertai gempuran produk tekstil impor ke pasar domestik membuat pelaku industri sandang mulai dari hulu hingga hilir kian terimpit. Ujungnya, industri TPT yang terpuruk telah memicu PHK hingga ribuan pekerja.

Menurut catatan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), selama Januari-Mei 2024, sebanyak 20-30 pabrik berhenti beroperasi dengan mem-PHK pekerja hingga mencapai 10.800 orang.

Angka tersebut melanjutkan PHK sepanjang 2023 yang tercatat mencapai 7.200 pekerja di sentra industri TPT di wilayah Bandung dan Surakarta. Jumlah ini diyakini lebih tinggi karena ada pekerja yang tidak melapor saat terkena PHK. •rdn

Berita terkait

Pembentukan BUMN Tekstil Jadi Solusi Cegah PHK dan Tingkatkan Efisiensi Industri
Industri dan Pembangunan
Pembentukan BUMN Tekstil Jadi Solusi Cegah PHK dan Tingkatkan Efisiensi Industri
Netty Aher Dorong Sinergi Cegah PHK Massal di Industri Tekstil
Kesejahteraan Rakyat
Netty Aher Dorong Sinergi Cegah PHK Massal di Industri Tekstil
PHK di Industri Tekstil Mengkhawatirkan, Kurniasih Ingatkan Nasib Pekerja
Kesejahteraan Rakyat
PHK di Industri Tekstil Mengkhawatirkan, Kurniasih Ingatkan Nasib Pekerja
Sebelumnya

Makassar New Port Berperan Strategis sebagai Pelabuhan Utama di Wilayah Timur Indonesia

Selanjutnya

Hobi Minum Jamu Puan Sejak Gadis hingga Dukungan Produk Nasional Berkibar di Dunia Internasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(868)
  • Industri dan Pembangunan(3161)
  • Isu Lainnya(1017)
  • Kesejahteraan Rakyat(3186)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3855)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 2 km/h