E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Legislator Tekankan Pentingnya Memasukkan Makna Kekhususan Budaya dalam RUU 52 Kota/Kabupaten

Diterbitkan
Kamis, 21 Mar 2024 11.24 WIB
Bagikan:
Legislator Tekankan Pentingnya Memasukkan Makna Kekhususan Budaya dalam RUU 52 Kota/Kabupaten

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Herman Khaeron saat mengikuti Rapat Pleno Baleg DPR di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024). Foto: Arief/nr.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Herman Khaeron menilai perlu adanya penekanan seperti makna kekhususan dari sisi budaya terhadap wilayah-wilayah dalam pembahasan RUU 52 kabupaten/Kota. Menurutnya, penting untuk memperhatikan dan melestarikan budaya-budaya melalui undang-undang, sebagaimana sebelumnya sudah pernah juga dilakukan dalam RUU DKJ terhadap upaya pelestarian budaya Betawi.

”Tentu atas apa yang sudah dipresentasikan oleh tim ahli di Baleg, saya sudah membaca, tidak ada hal yang perlu dikoreksi terlalu dalam, ini sudah cukup untuk dijadikan bahan pengambilan keputusan di Baleg atas harmonisasi ini. namun yang kedua Tentu saya minta kepada Komisi 2 agar memberikan catatan-catatan khusus terhadap wilayah-wilayah yang memiliki kekhususan dari sisi budaya,” kata Herman dalam Rapat Pleno Baleg DPR di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2024).

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mencontohkan Kabupaten Cirebon sebagai daerah yang mempunyai sejarah panjang dari awal kelahirannya hingga memiliki banyak sekali kebudayaan yang mesti dijaga kelestariannya.

”Kabupaten Cirebon itu dimulai dengan atau ditandai dengan bagaimana perpindahan dari Putra Mahkota Kerajaan Padjadjaran, yang tentu ini juga menjadi sejarah panjang yang harus menjadi catatan. Oleh karenanya didalamnya itu banyak sekali situs-situs yang membutuhkan perhatian khusus dan mendapatkan perhatian pelestariannya,” terangnya.

Legislator Dapil Jawa Barat VIII ini juga menambahkan budaya-budaya di suatu daerah merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya. Sehingga baiknya, lanjut Herman, dimasukan juga dalam Undang-Undang, sebagaimana membahas Rancangan Undang-Undang DKJ bahwa ada kekayaan khas Betawi yang mendapatkan perhatian dalam Undang-Undang.

”Saya kira juga sama di wilayah-wilayah tertentu yang memiliki kekhasan budaya lokal yang perlu dilestarikan ini mendapatkan penekanan penekanan, frasa-frasa, norma-norma yang betul betul kita bisa melestarikan budaya bangsa. Kedepan ini penting untuk juga menambah rasa nasionalisme kita, jadi kalau mengangkat budaya lokal bukan berarti kita membangun primordialisme, tetapi justru Ini membangun sebuah kekuatan lokal menjadi kekuatan nasionalisme yang kita jaga sampai kapanpun negeri ini masih tetap ada,” pungkasnya. •we/aha

Berita terkait

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI
Politik dan Keamanan
Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI
Ketua DPR Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU PPRT
Kesejahteraan Rakyat
Ketua DPR Tekankan Pentingnya Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU PPRT
Fikri Faqih Tekankan Kepastian Status Guru dalam RUU Sisdiknas
Kesejahteraan Rakyat
Fikri Faqih Tekankan Kepastian Status Guru dalam RUU Sisdiknas
Tags:#Seputar Parlemen#Baleg
Sebelumnya

Komisi IX Cek Keamanan Makanan dan Minuman di Pasar Depok Jaya

Selanjutnya

Jelang Pilkada, TNI Diharap Dapat Jaga Netralitas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h