E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Dukung Pelestarian Budaya, Barang Non-Cagar Budaya Dinilai Berpotensi Jadi PNBP

Diterbitkan
Selasa, 9 Jan 2024 13.48 WIB
Bagikan:
Dukung Pelestarian Budaya, Barang Non-Cagar Budaya Dinilai Berpotensi Jadi PNBP

Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah. Foto: Dep/nr.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah menyampaikan agar barang non-cagar budaya dimanfaatkan untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hal ini patut dipertimbangkan untuk meningkatkan pemasukan negara. 

“Kalau kita lihat empat pilar pemajuan kebudayaan, salah satunya kan pemanfaatan. Apabila cagar budaya bicara identitas bangsa, kalau di luar itu (non-cagar budaya) yang menarik ya untuk ekonomi, misalnya memberi pengalaman bagi wisatawan untuk merasakan apa yang hanya ada di Indonesia,” ungkap Ferdiansyah dikutip oleh Parlementaria, Selasa (9/1/2024).

“Kalau kita lihat empat pilar pemajuan kebudayaan, salah satunya kan pemanfaatan. Apabila cagar budaya bicara identitas bangsa, kalau di luar itu (non-cagar budaya) yang menarik ya untuk ekonomi, misalnya memberi pengalaman bagi wisatawan untuk merasakan apa yang hanya ada di Indonesia,” ungkap Ferdiansyah

Jika barang-barang bersejarah ditetapkan sebagai barang non-cagar budaya oleh pihak berwenang, menurut Ferdiansyah, benda-benda tersebut dinilai bisa dimanfaatkan untuk agenda edukasi melalui pameran yang bisa disaksikan secara langsung oleh wisatawan. Walaupun begitu, ia menegaskan implementasinya harus diatur oleh peraturan perundangan. 

Guna mewujudkan upaya tersebut, Politisi Fraksi Partai Golkar itu mendukung revisi Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2010. Ia juga mengusulkan supaya hasil PNBP dari barang non-cagar budaya bisa dikapitalisasi secara tepat guna dan tepat sasaran sehingga bisa menguntungkan untuk pelestarian budaya setempat.

“Riset tentang kebudayaan kan juga perlu fasilitasi yang lebih baik dan untuk melakukannya kita butuh biaya yang tidak murah. Arkeolog juga perlu mendapatkan sertifikasi cagar budaya, sebagaimana cita-cita bangsa untuk menjaga budaya dalam haluan pembangunan nasional,” terangnya.

Tidak hanya itu, Ferdiansyah mendorong agar program-program pendidikan dan penelitian yang berkelanjutan maksimal diberdayakan. Elemen ini menjadi krusial dalam pelestarian cagar budaya. Ia melihat cagar budaya memiliki potensi menciptakan keseimbangan lingkungan sekaligus pembangunan berkarakter yang berkelanjutan.

“Beberapa kawasan cagar budaya mencakup kawasan alam yang berharga dan memiliki ekosistem yang sensitif. Melalui perlindungan cagar budaya, kelestarian lingkungan alam juga dipertahankan, memastikan bahwa warisan budaya dan keanekaragaman alam dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” pungkas Legislator Daerah Pemilihan Jawa Barat XI itu. •ts

Berita terkait

Profesionalitas Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Kunci Pelestarian Warisan Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Profesionalitas Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Kunci Pelestarian Warisan Budaya
Perlu Sinergi Pendanaan untuk Pelestarian Cagar Budaya Cirebon
Kesejahteraan Rakyat
Perlu Sinergi Pendanaan untuk Pelestarian Cagar Budaya Cirebon
Terbatasnya Anggaran, Kurniasih Dorong Swasta Ambil Peran Pelestarian Cagar Budaya
Kesejahteraan Rakyat
Terbatasnya Anggaran, Kurniasih Dorong Swasta Ambil Peran Pelestarian Cagar Budaya
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Ferdiansyah Dukung Penuh Revisi Undang-Undang Cagar Budaya

Selanjutnya

Kecerdasan Artifisial Pacu Perbaharui Pendidikan Indonesia Sambut Indonesia Emas 2045

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h