
Kepala PA3KN BK DPR RI, Furqony Putri Syakura dalam Workshop di Command Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Alma/sai
PARLEMENTARIA, Jakarta — Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN) Badan Keahlian (BK) Setjen DPR RI mendorong penguatan inovasi digital serta peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa. Hal itu dilakukan selaras dengan Workshop Sinergi Riset dan Pembangunan Inovasi Digital: Memperkuat Ekosistem Evidence Based Policy Melalui Sistem Informasi dan Partisipasi Publik yang Bermakna di Command Center, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Kepala Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara BK DPR RI, Furqony Putri Syakura mengatakan, kegiatan tersebut menghadirkan dua tema, yakni digitalisasi dan policy paper competition. Menurutnya, policy paper competition mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah melalui penulisan jurnal.
“Yang pertama yaitu berkaitan dengan policy paper competition, mengajak mahasiswa untuk menulis jurnal ilmiah. Dan karena ini lomba maka hadiahnya dari universitas untuk mahasiswa itu juga,” ujar Furqony.
Sementara itu, workshop digitalisasi inovasi diharapkan dapat mendorong peserta, termasuk para analis, untuk terus berinovasi dan menghasilkan perubahan yang bermakna bagi organisasi.
“Yang kedua berkaitan dengan workshop mengenai digitalisasi inovasi tentu ini akan menggugah teman-teman analis atau peserta dari workshop untuk selalu berinovasi menghasilkan perubahan yang bermakna kepada 3E, ekonomis, efektif, efisien dan berdampak kepada organisasi,” katanya.
Furqony juga berharap keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah workshop selesai. Ia mendorong agar partisipasi mahasiswa dapat berlangsung secara berkesinambungan dan berkelanjutan.
“Saya tentu berharap keikutsertaan mahasiswa ini tidak hanya berhenti sampai hari ini tapi berkesinambungan, berkelanjutan di masa-masa yang mendatang,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran para narasumber dalam kegiatan tersebut juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas karya tulis mahasiswa. “Dan tentu saja karena sudah juga dihadirkan para narasumber maka akan lebih meningkatkan kualitas dari hasil tulisan-tulisan para mahasiswa tersebut,” pungkasnya. (bit/aha)