E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
SEKRETARIAT JENDERAL DPR RI
PPID DPR RI
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi III|Komisi V|Komisi II|Komisi IV|Baleg|RUU Satu Data|PMI|RUU SDI|Edhie Baskoro Yudhoyono|LSD|Komisi VIII|Komisi VII
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
SEKRETARIAT JENDERAL DPR RI
PPID DPR RI
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi III|Komisi V|Komisi II|Komisi IV|Baleg|RUU Satu Data|PMI|RUU SDI|Edhie Baskoro Yudhoyono|LSD|Komisi VIII|Komisi VII
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
SEKRETARIAT JENDERAL DPR RI
PPID DPR RI
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi III|Komisi V|Komisi II|Komisi IV|Baleg|RUU Satu Data|PMI|RUU SDI|Edhie Baskoro Yudhoyono|LSD|Komisi VIII|Komisi VII
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Perlindungan PMI Harus Menjangkau Keluarga yang Ditinggalkan

Diterbitkan
Kamis, 24 Sep 2026 22.18 WIB
Bagikan:
Perlindungan PMI Harus Menjangkau Keluarga yang Ditinggalkan

Anggota Komisi IX DPR RI Gamal saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).|Foto: Mares/jk

PARLEMENTARIA, Mataram – Anggota Komisi IX DPR RI Gamal menyoroti berbagai dampak sosial yang menyertai migrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), mulai dari rendahnya literasi pengelolaan keuangan, krisis pengasuhan anak, hingga potensi meningkatnya perceraian dan kerentanan ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, perlindungan PMI tidak cukup hanya memastikan keberangkatan dan kepulangan pekerja, tetapi juga perlu mencakup keberlangsungan kehidupan keluarga selama PMI bekerja di luar negeri.

 

Hal tersebut disampaikan Gamal dalam Rapat Dengar Pendapat pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (24/9/2026).

Lihat Juga :

Pengiriman 20 Ribu Personel TNI ke Gaza Harus Pastikan Aspek Kesejahteraan hingga Keluarga yang Ditinggalkan

Pengiriman 20 Ribu Personel TNI ke Gaza Harus Pastikan Aspek Kesejahteraan hingga Keluarga yang Ditinggalkan

Pemerintah Wajib Dampingi Keluarga dan Perlindungan Hukum PMI Nenah

Pemerintah Wajib Dampingi Keluarga dan Perlindungan Hukum PMI Nenah

 

"Penelitian menunjukkan 70 sampai 80 persen dana remitansi dihabiskan untuk konsumsi keluarga, dan itu berkontribusi terhadap minimnya investasi produktif," ujar Gamal.

 

Gamal membandingkan kondisi tersebut dengan Singapura yang, menurutnya, mampu mengalokasikan sekitar 10 hingga 14 persen dana kiriman pekerja migran untuk kegiatan usaha produktif. Sementara di Indonesia, ia menyebut porsinya masih di bawah lima persen.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan literasi keuangan bagi keluarga PMI. Penghasilan yang diperoleh PMI, kata Gamal, perlu dikelola secara lebih produktif agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga.

 

"Penting bagi BP2MI dan BP3MI untuk memberikan pembekalan atau literasi keuangan keluarga sebelum keberangkatan, bukan hanya pada saat atau setelah bekerja," tegasnya.

 

Selain persoalan pengelolaan remitansi, legislator Daerah Pemilihan Jawa Timur V itu juga menyoroti persoalan pengasuhan anak PMI, khususnya pada sektor informal yang mayoritas pekerjanya merupakan perempuan.

 

Gamal mengutip kajian psikososial yang menunjukkan anak dari keluarga PMI memiliki risiko dua hingga tiga kali lebih tinggi mengalami hambatan perkembangan emosional, penurunan performa akademik, hingga persoalan penyesuaian perilaku sosial dibandingkan anak dari keluarga non-PMI.

 

Karena itu, Gamal mendorong Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk merumuskan langkah strategis, konsisten, dan komprehensif dalam memitigasi berbagai risiko yang dihadapi keluarga PMI.

 

"Tidak bisa sekadar pemberangkatan selama satu, dua, tiga, empat, bahkan lima tahun ketika PMI tidak ada. BP3MI punya tanggung jawab moral dan institusional untuk mendukung fungsi dan peran yang ditinggalkan PMI dalam konteks keluarga," ujarnya.

 

Gamal juga menyoroti potensi persoalan rumah tangga di wilayah yang menjadi kantong PMI. Ia menyebut terdapat data yang menunjukkan faktor migrasi berkontribusi sekitar 30 hingga 40 persen terhadap total perceraian di wilayah tersebut. Menurutnya, komunikasi jarak jauh dan persoalan pengelolaan keluarga menjadi salah satu faktor konflik yang perlu mendapat perhatian.

 

Selain itu, pasangan yang ditinggalkan PMI juga berpotensi menghadapi kecemasan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis keluarga. Karena itu, menurut Gamal, aspek perlindungan sosial dan ketahanan keluarga perlu menjadi bagian dari kebijakan perlindungan PMI.

 

Ia menambahkan, dampak migrasi PMI akan semakin berat apabila keberangkatan dilakukan secara nonprosedural. Dalam kondisi tersebut, keluarga PMI berpotensi menghadapi kerugian ekonomi yang lebih besar, termasuk akibat utang dan gagal bayar selama proses keberangkatan.

 

"PMI atau pekerja migran nonprosedural itu memiliki dampak kerugian yang lebih besar, dan di situlah negara harus hadir lebih efektif dan maksimal," pungkasnya. (mrs/ssb)

Berita terkait

Pengiriman 20 Ribu Personel TNI ke Gaza Harus Pastikan Aspek Kesejahteraan hingga Keluarga yang Ditinggalkan
Politik dan Keamanan
Pengiriman 20 Ribu Personel TNI ke Gaza Harus Pastikan Aspek Kesejahteraan hingga Keluarga yang Ditinggalkan
Pemerintah Wajib Dampingi Keluarga dan Perlindungan Hukum PMI Nenah
Politik dan Keamanan
Pemerintah Wajib Dampingi Keluarga dan Perlindungan Hukum PMI Nenah
Pemerintah Harus Permudah Kiriman Barang PMI untuk Lebaran Keluarga di Indonesia
Kesejahteraan Rakyat
Pemerintah Harus Permudah Kiriman Barang PMI untuk Lebaran Keluarga di Indonesia
Tags:#Komisi IX#PMI#NTB#Gamal
Sebelumnya

Miras Hingga Hunian Mewah Ditemukan di Lapas Cibinong, DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh

Selanjutnya

Sekolah Layak dan Guru Cukup Jadi Kunci Pendidikan Gratis

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1199)
  • Industri dan Pembangunan(4130)
  • Isu Lainnya(1095)
  • Kesejahteraan Rakyat(4116)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(5008)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Turut berduka cita atas musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Lomba Orasi Bintang Orator
Lomba Orasi Bintang Orator

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
SEKRETARIAT JENDERAL DPR RI
PPID DPR RI
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi III|Komisi V|Komisi II|Komisi IV|Baleg|RUU Satu Data|PMI|RUU SDI|Edhie Baskoro Yudhoyono|LSD|Komisi VIII|Komisi VII
Jakarta:
Berawan sebagian
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 7 km/h