E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Baleg|Prolegnas|Komisi VIII|Komisi V|BMKG|Hamka B. Kady|Komisi I|Komisi X|Komisi IX|Pansus|Haji|Guru|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Baleg|Prolegnas|Komisi VIII|Komisi V|BMKG|Hamka B. Kady|Komisi I|Komisi X|Komisi IX|Pansus|Haji|Guru|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Baleg|Prolegnas|Komisi VIII|Komisi V|BMKG|Hamka B. Kady|Komisi I|Komisi X|Komisi IX|Pansus|Haji|Guru|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Aspek Kualitas Harus Jadi Syarat Utama Pembahasan RUU, Jangan Terus-Menerus Mudah Digugat ke MK

Diterbitkan
Sabtu, 12 Sep 2026 00.42 WIB
Bagikan:
Aspek Kualitas Harus Jadi Syarat Utama Pembahasan RUU, Jangan Terus-Menerus Mudah Digugat ke MK

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Jazuli Juwaini saat Kunjungan Kerja Baleg ke Kota Serang, Provinsi Banten.|Foto: Naden/jk

PARLEMENTARIA, Serang - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Jazuli Juwaini menyatakan agar target kuantitas dalam penyusunan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tidak mengorbankan kualitas produk hukum. Aturan yang disusun dengan tergesa-gesa, tambahnya,  sangat rentan digugat atau diajukan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Konstitusi.

 

Hal tersebut ia sampaikan merespons tingginya beban penyelesaian rancangan undang-undang dari publik. Sebagaimana diketahui, pada daftar Prolegnas 2025-2029, terdapat 95 RUU yang kini masih berproses dalam berbagai tahapan penyusunan dari total 202 judul yang disepakati.

Lihat Juga :

Fokus ke Koruptor, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Celah Aparat Lakukan Abuse of Power

Fokus ke Koruptor, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Celah Aparat Lakukan Abuse of Power

Lifting Migas Terus Menurun Jadi Aspek Utama Revisi Undang-Undang

Lifting Migas Terus Menurun Jadi Aspek Utama Revisi Undang-Undang

 

"Kadang-kadang kita dikejar oleh waktu, pengen buru-buru, itu bagus. Tetapi juga tetap tidak boleh mengabaikan tentang kualitas daripada undang-undang itu," ujarnya kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Baleg ke Kota Serang, Provinsi Banten, Jumat (11/09/2026).

 

Legislator dari Dapil Banten II ini menyoroti tren pembatalan pasal usai undang-undang disahkan karena penyusunan yang kurang matang. Ia memandang gugatan judicia review (JR) ke MK memang hak konstitusional setiap warga negara, tapi DPR tidak boleh berlindung di balik dalih tersebut secara terus-menerus. 

 

"Tetapi kan kalau setiap undang-undang selesai (tapi malah) di-JR (di MK), dan seterusnya ini dalam waktu yang sama harus menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bagi kita di Badan Legislasi," terang Politisi Fraksi PKS itu.

 

Meski demikian, Jazuli mengapresiasi ritme kerja Baleg DPR RI periode saat ini yang dinilainya sangat selektif dan serius. Keseriusan ini terlihat dari tingginya intensitas pembahasan materi undang-undang yang melibatkan banyak pakar dan elemen masyarakat.

 

"Artinya selektif, kemudian juga serius sampai rapat itu tiap hari. Saya di Komisi II itu agak tergeser waktunya karena di Baleg itu maraton. Sampai hari libur saja kita rapat di Badan Legislasi ini," ungkapnya.

 

Lebih jauh, ia menekankan bahwa setiap undang-undang yang lahir harus memberikan efek langsung bagi kesejahteraan rakyat, mulai dari kemudahan akses lapangan kerja hingga harga kebutuhan pokok yang terjangkau. (ndn/rdn)

Berita terkait

Fokus ke Koruptor, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Celah Aparat Lakukan Abuse of Power
Politik dan Keamanan
Fokus ke Koruptor, RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Celah Aparat Lakukan Abuse of Power
Lifting Migas Terus Menurun Jadi Aspek Utama Revisi Undang-Undang
Politik dan Keamanan
Lifting Migas Terus Menurun Jadi Aspek Utama Revisi Undang-Undang
Tidak Hanya Integrasi, Integritas Data Juga Jadi Aspek Penting dalam Pembahasan Blockchain RUU SDI
Politik dan Keamanan
Tidak Hanya Integrasi, Integritas Data Juga Jadi Aspek Penting dalam Pembahasan Blockchain RUU SDI
Tags:#Baleg#Prolegnas#Jazuli Juwaini
Sebelumnya

Komisi VIII Minta Persiapan Haji 1448H Harus Perbaiki Kelemahan Tahun Sebelumnya

Selanjutnya

Serap Aspirasi Dari NTB, Pansus RUU Daerah Kepulauan Perjuangkan Keadilan Masyarakat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1164)
  • Industri dan Pembangunan(4002)
  • Isu Lainnya(1080)
  • Kesejahteraan Rakyat(3986)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4847)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Baleg|Prolegnas|Komisi VIII|Komisi V|BMKG|Hamka B. Kady|Komisi I|Komisi X|Komisi IX|Pansus|Haji|Guru|MBG
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h